Modul Akuntansi Keuangan Lanjutan 2

Modul

Akuntansi K

2016

i Keuangan Lan

Dy Ilham Sa

Lanjutan 2

m Satria, SE,. M. Si

Modul Akuntansi Keuangan Lanjutan 2 Dy Ilham Satria

i

DAFTAR ISI

Gerbang 1 Penyimpulan Propaganda 1 Gerbang 2 Manifesto Moneter Konsolidasi Firma Induk & Anak asuh 14 Pintu 3 Laporan Keuangan Konsolidasi Dengan Metode Equity 35 BAB 4 Wara-wara Keuangan Konsolidasi Dengan Persoalan Spesial 47 BAB 5 Laba Rugi, laba ditahan & Laporan keuangan nan dikonsolidasikan 64 Pintu 6 Laporan Moneter Konsolidasian Perusahaan Anak asuh Di Luar Negeri 75

  1. Penundaan Persuasi Makin Sedikit (Fewer Operating Delays). Fasilitasfasilitas pabrik yang diperoleh melalui penyimpulan usaha bisa diharapkan buat taajul beroperasi. Sedangkan apabila membangun kemudahan firma nan baru akan menimbulkan kebobrokan yang mentah juga misalnya perlunya izin pemerintah.
  2. Mencegah Pengambilalihan (Avoidance of Takeovers). Beberapa perusahaan bergabung bikin mencegah pengambilalihan diantara mereka.
  3. Akuisisi Harta Tidak Maujud (Acquisition of Intangible Assets).Penyimpulan usaha mengikutsertakan pengikatan sumber anak kunci tidak berwujud maupun konkret. Akusisi atas hak paten, nasib baik atas mineral, database pelanggan, atau keahlian manajemen bisa jadi menjadi faktor terdepan nan memotivasi satu penggabungan usaha.
  4. Alasan-alasan tak. Selain bakal perluasan, perusahaan-firma mungkin memilih penggabungan usaha untuk memperoleh manfaat mulai sejak segi fiskal. Walaupun pada dasarnya garis haluan penggabungan kampanye yang dilakukan maka dari itu beberapa perusahaan menyerahkan banyak manfaat, tetapi ada juga risiko yang harus ditanggung oleh perusahaan yang berbuat penggabungan tersebut ialah risiko sumber daya manusia, dalam hal ini dampak terbit pemberkasan usaha tersebut.

Rancangan pengikatan usaha Adapun bentuk-bentuk semenjak penyatuan usaha dalam segi hukum dapat dilihat pada bagan berikut ini:

Perusahaan induk dan anak perusahaan adalah penyimpulan usaha dengan cara membeli sebagian osean saham atau seluruh saham perusahaan enggak untuk memperoleh hak

Penggabungan gerakan

Integrasi secara badan Perusahaan induk dan anak

Merger konsolidasi

pengendalian (controlling interest). Firma nan dikuasai tersebut tidak kehilangan pamor hukumnya dan masih beroperasi sebagaimana perusahaan lainnya. Pihak yang mempunyai saham minoritas disebut anak perusahaan (subsidiary) dan pihak yang memiliki saham mayoritas adalah induk perusahaan (parent). Sejak saat itu perusahaan anak dan induk telah mengamalkan penggabungan usaha yang disebut afiliasi (affiliated companies). Integrasi secara fisik merupakan suatu rajah penngabungan usaha yang menjangkitkan aktiva bersih (jejala assets) dari sejumlah jenis perusahaan nan akan melakukan penyimpulan. Adapun bentuknya ada dua keberagaman yaitu merger dan konsolidasi. Merger, yaitu penggabungan usaha dengan cara satu perusahaan membeli perusahaan tidak nan kemudian perusahaan yang dibelinya tersebut menjadi anak perusahaannya alias dibubarkan. Perusahaan yang dibelinya sudah tidak mempunyai gengsi syariat lagi dan yang mempunyai gengsi hukum adalah firma yang membelinya. Dan yang kedua adalah Konsolidasi, ialah bentuk enggak dari merger, yaitu pengikatan aksi dengan cara satu perusahaan bergabung dengan perusahaan tidak membentuk satu perusahaan baru. Bikin memperjelas perbedaan antara merger dan konsolidasi, kita cermati gambar berikut ini:

kondisi sebelum, sesudah dan sesaat setelah penggabungan usaha

Kondisi sebelum penyatuan aksi KONSOLIDASI A B C

MERGER X Y Z

Kondisi saat terjadinya penyimpulan usaha MERGER KONSOLIDASI

B

D

C

A

Y

X Z

Kondisi segera setelah terjadinya penggabungan usaha KONSOLIDASI D

MERGER Z

kewajiabannya. Dalam penyatuan secara penyatuan kepemilikan, jumlah yang dicatat maka dari itu tiap-tiap perusahaan dengan memperalat metode akuntansi yang berlainan boleh disesuaikan menjadi dasar akuntansi yang sekelas apabila perusahaan tersebut diperlukan maka itu firma lainnya. Pergantian metode akuntansi untuk menyesuaikan saban harus berlaku surut, dan pengetahuan-embaran finansial nan disajikan cak bagi periode-periode sebelumnya harus disajikan kembali (restated). Prosedur Akuntansi Penyimpulan usaha Metode Pooling Of Interest a. Semua aktiva dan kewajiban properti firma yang berintegrasi dinilai plong nilai buku saat diadakan pengikatan b. Besarnya nilai investasi pada perusahaan yang bergabung sebesar jumlah modal perusahaan yang digabung atau sebesar aktiva zakiah firma yang digabung c. Bila terjadi selisih antara jumlah yang dibukukan sebagai modal saham nan diterbitkan ditambah kompensasi pembelian lainnya dalam bentuk kas maupun aktiva lainnya dengan jumlah aktiva bersih nan diperoleh, maka harus diadakan penyesuaian terhadap modal perusahaan nan akan digabung d. Takrif keuangan gabungan adalah pembilangan berasal laporan moneter milik perusahaan nan bergabung.

  1. Metode Pembelian (purchase method) Metode pembelian didasarkan lega asumsi bahwa penyimpulan usaha ialah suatu transaksi yang pelecok satu entitas memperoleh aktiva tahir semenjak firma- perusahaan lain yang bergabung. Berdasarkan metode ini perusahaan nan memperoleh atau membeli mencatat aktiva yang dituruti dan beban yang ditanggung sebesar nilai wajarnya. Biaya untuk memperoleh firma (biaya perolehan) ditetapkan dengan kaidah nan sama seperti mana pada transaksi lain. Biaya ini dialokasikan pada aktiva dan kewajiban yang dapat diidentifikasikan sesuai dengan nilai wajarnya pada rontok pemberkasan. Menurut PSAK waktu 2007 No setiap kelebihan biaya akuisisi atas nilai wajar aktiva bersih nan diperoleh dialokasikan ke goodwill dan diamortisasikan sejauh maksimum 20 musim. Prosedur Akuntansi Penyatuan aksi Metode Purchase a. Menyetimbangkan poin aktiva dan kewajiban milik perusahaan yang akan digabung sebesar biji wajarnya

b. Menyadari transaksi penggabungan sebesar ponten investasinya (biaya perolehan). Seandainya pengakuisisi mengeluarkan saham, maka nilai wajar saham tersebut sebesar harga pasar sreg tanggal transaksi penggabungan. Bila harga pasar enggak boleh digunakan sebagai indikator, maka diestimasi secara setinggi perusahaan pengakuisisi atau yang diakuisisi (mana yang kian dapat ditentukan). c. Membuat surat kabar pemilikan aktiva dan kewajiban berpunca perusahaan yang digabung. Apabila terjadi selisih antara poin pendanaan dengan aktiva bersih yang diterima perusahaan pengakuisisi, maka cedera tersebut dicatat ke intern rekening goodwill sreg kelompok aktiva. 2.1. Menghitung kontribusi relatif firma yang bergabung Kontribusi nisbi firma yang bergabung

  1. Kekayaan Steril
  2. Laba yg diproyeksikan
  3. Aset masif Dan Goodwill Untuk menghindari ketidak adilan tersebut,kontribusi masing masing pihak ditentukan dg kemampuan lebih bagi mendapat keuntungan dan menambahkan besaran tersebut ke kekayaan tahir nan diserahkan. Sumber akar pembagian modal saham adalah kontribusi relative ketimbang aset safi msg2 yg telah ditambah goodwill Seandainya penggabungan dengan mengeluarkan 1 spesies saham PT Anom PT Dian PT Dani Kuantitas Kekayaan zakiah yang diserahkan (tanpa goodwill) Goodwill Laba rata rata Laba normal 6% Keistimewaan diatas laba biasa Penanaman modal kelebihan laba normal 20%
15.
2.
900
1.
6.
22.
2.
1.
900
4.
37.
3.
2.
750
3.
75.
15.

Kontribusi relatif kekayaan bersih (tertera goodwill)

21.
24%
27.
30%
41.
46%
90.
100%
  1. PT ABC dalam menggabungkan PT XYZ mengasingkan saham 10 tali dengan nominal @ Rp 1 bakal mengganti aktiva bersih properti PT XYZ lega tanggal 1 Januari 2022. Pada sungkap tersebut angka pasar saham adala @ Rp 2,00 per rayon. Internal proses penggabungan , PT ABC juga mengeluarkan biaya-biaya yaitu: Biaya akuntan buat membuat laporan moneter …………………….. Rp 300, Biaya hukum…………………………………………………………… Rp 160, Biaya komisi ………………………………………………………….. Rp 560, Biaya percetakan saham ………………………………………………. Rp 80, Biaya pendaftaran saham ……………………………………………… Rp 100, Biaya lain-lain ………………………………………………………… Rp 300,0 0 Total biaya Rp 1.500, Sekiranya penggabungan usaha tersebut menggunakan metode purchase maka angka investasinya adalah sebesar :… a. Rp 26.320, b. Rp 32.820, c. Rp 37.000, d. Rp 37.180,
  2. Dalam metode cost, rugi dan laba anak asuh perusahaan diakui pada momen : a. Pada saat laba rugi tersebut dilaporkan b. Pada ketika pembelian anak perusahaan c. Serta merta diakui dengan mengadakan penyesuaian terhadap rekening pemodalan sreg saham anak firma d. Pada ketika akan disusun rasio konsolidasi
  3. Di internal maklumat moneter konsolidasi, rekening KHPDNB (Maslahat Harga Pusat Diatas Nilai Buku) akan terbantah puas : a. Rekening neraca sebelah passiva b. Rekening rasio sebelah aktiva c. Rekening rugi laba arah harga kiat d. Rekening rugi laba sebelah biaya
  4. Pada akhir bulan juli 2022 PT Abjad membeli 70% saham yang beredar milik PT 123. Pada momen pembelian tersebut hal aktiva dan hutang properti PT 123 adalah sebagai berikut: – Aktiva lancar …………………….. Rp 2.
  • Aktiva tetap ……………………… Rp 4.
  • Hutang ……………………………. Rp 600. Dengan adanya pembelian saham tersebut, lega neraca konsolidasi PT Lambang bunyi timbul rekening Kelebihan Harga Pokok Diatas Biji Trik (KHPDNB) sebesar Rp 3.200. apabila disusun neraca konsolidasi, besarnya eliminasi atas investasi saham PT 123 ialah a. Rp 2.240, b. Rp 4.620, c. Rp 7.400, d. Rp 4.200,

SOAL URAIAN 1. PT. Langgeng membeli 80% saham yang beredar eigendom PT. JAYA. Pron bila pembelian tersebut keadaan neraca PT JAYA ialah sebagai berikut: Kas ……………………………………… Rp 200, Persediaan ……………………………… Rp 3.800, Persekot biaya …………………………… Rp 1.200, Kapling …………………………………… Rp 3.000, Bangunan ………………………………. Rp 1.500, Mobil ………………………………….. Rp 3.500, Hutang membahu …………………………. Rp 300, Hutang obligasi …………………………. Rp 900, Sehabis terjadinya transaksi pembelian tersebut, sreg sosi PT. ABADI timbul rekening KHPDNB sebesar Rp 4.600,00. Beralaskan data diatas, jawablah cak bertanya-pertanyaan dibawah ini:  Berapakah jumlahnya pendanaan saham PT. JAYA  Berapakah besarnya eliminasi atas modal PT. JAYA kapan akan disusun neraca konsolidasi  Apabila diketahui jumlah saham yang beredar milik PT. JAYA sebanyak 30. lembar, berapakah poin nominal perlembar saham PT. JAYA

Biaya percetakan saham ………………………………………………. Rp 80, Biaya kodifikasi saham ……………………………………………… Rp 100, Biaya lain-lain ………………………………………………………… Rp 300,0 0 Total biaya Rp 1.500, Jika penggabungan usaha tersebut menggunakan metode purchase maka skor investasinya merupakan sebesar :… e. Rp 26.320, f. Rp 32.820, g. Rp 37.000, h. Rp 37.180, 4. Dalam metode cost, rugi dan laba anak perusahaan diakui bilamana : d. Puas momen laba rugi tersebut dilaporkan e. Pada saat pembelian momongan firma f. Refleks diakui dengan mengadakan penyesuaian terhadap rekening kapitalisasi pada saham momongan perusahaan e. Puas saat akan disusun neraca konsolidasi 5. Di dalam informasi keuangan konsolidasi, rekening KHPDNB (Kemujaraban Harga Kiat Diatas Nilai Buku) akan terbantah pada : d. Rekening neraca sebelah passiva e. Rekening neraca sebelah aktiva f. Rekening rugi laba jihat harga pokok e. Rekening rugi laba sebelah biaya 6. Pada penghabisan wulan juli 2022 PT ABC membeli 70% saham yang beredar milik PT 123. Bilamana pembelian tersebut kejadian aktiva dan hutang milik PT 123 adalah sebagai berikut:

  • Aktiva laju …………………….. Rp 2.
  • Aktiva kukuh ……………………… Rp 4.
  • Hutang ……………………………. Rp 600. Dengan adanya pembelian saham tersebut, pada neraca konsolidasi PT ABC kulur rekening Kurnia Harga Rahasia Diatas Nilai Buku (KHPDNB) sebesar Rp 3.200. apabila disusun skala konsolidasi, besarnya eliminasi atas investasi saham PT 123 adalah e. Rp 2.240,

f. Rp 4.620, g. Rp 7.400, h. Rp 4.200, Kunci Jawaban :

  1. C
  2. A
  3. A
  4. D
  5. B
  6. D

SOAL Jabaran 2. PT. Kuat membeli 80% saham nan beredar milik PT. JAYA. Pada saat pembelian tersebut keadaan rasio PT JAYA adalah ibarat berikut: Kas ……………………………………… Rp 200, Persediaan ……………………………… Rp 3.800, Tempah biaya …………………………… Rp 1.200, Tanah …………………………………… Rp 3.000, Konstruksi ………………………………. Rp 1.500, Otomobil ………………………………….. Rp 3.500, Hutang dagang …………………………. Rp 300, Hutang obligasi …………………………. Rp 900, Setelah terjadinya transaksi pembelian tersebut, lega buku PT. Lestari timbul rekening KHPDNB sebesar Rp 4.600,00. Berdasarkan data diatas, jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini:  Berapakah jumlahnya investasi saham PT. JAYA  Berapakah besarnya peminggiran atas modal PT. JAYA bilamana akan disusun neraca konsolidasi  Apabila diketahui besaran saham nan beredar milik PT. JAYA sebanyak 30. lembar, berapakah nilai nominal perlembar saham PT. JAYA Sendi Jawaban: Langkah 1 : menentukan asset kalis PT JAYA. Asset bersih = Besaran Aset – Total Hutang

Modul Akuntansi Keuangan Lanjutan 2 Dy Ilham Satria

14

2

LAPORAN KONSOLIDASI HUBUNGAN

PERUSAHAAN INDUK DAN ANAK

Tujuan Institusional Umum : Memafhumi hubungan perusahaan indung dan anak dalam konsolidasi

Pencatatan Investasi Pada Perusahaan Momongan Pemilikan saham-saham makanya suatu firma terhadap firma lain dapat dilakukan dengan berbagai pendirian. Di antara prinsip – cara yang paling sering dijumpai adalah pembelian langsung (tunai), persilihan dengan perbendaharaan (aktiva) lainnya atau pertukaran dengan salinan – surat berharga. Kerumahtanggaan hal saham – saham diperoleh dengan urut-urutan membeli secara tunai, investasi tersebut dicatat sebesar harga perolehannya ialah sebesar jumlah uang nan diperlukan (nan dikeluarkan) untuk memperoleh saham-saham tersebut. Contoh 1 : PT. X beralamat kedudukan di Yogjakarta, bermaksud untuk membuka sebuah kantor cabangnya di Jakarta pada sungkap 1 Januari 2005. Untuk meksud tersebut PT. X mutakadim mengirim uang tunai dan barang dagangan masing – masing sebesar Rp. 100,- dan Rp. 400,-. Berikut ini Neraca PT. X dan Kantor Cabang Jakarta, sesaat setelah terjadinya transaksi tersebut :

PT. X Kantor besar Yogyakarta Neraca per 1 Januari 2005 Aktiva Kewajiban dan Ekuitas

  • Kas 200 – Ketinggalan Memikul
  • Piutang Menggandar 400 – Modal Saham
  • Persediaan Barang Dagangan 1.500 – Agio Saham
  • Perwakilan Jakarta 500 – Laba Yang Ditahan
  • Aktiva Tetap (Biji Sentral)
Bab

2.400 4. Kuantitas Aktiva 5.000 Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 5.

PT. X Jawatan Cabang Jakarta Neraca, per 1 Januari 2005 Aktiva Kewajiban dan Ekuitas

  • Kas 100 – Kantor pusat
  • Persediaan Barang Dagangan
  1. Jumlah Aktiva 500 Total Pikulan & Ekuitas

PT. X dan Maktab Cabngnya Daftar Lajur Cak bagi Penyusunan Neraca Gabungan masing-masing 1 Januari 2005 Rekening Kantor Kantor Penyingkiran Proporsi Kombinasi Neraca Sosi Silang D K D K

Debit :

  • Kas 200 100 300.
  • Piutang Dagang 400 400.
  • Persediaan Dagangan Produk 1.500 400 1.
  • Kantor Cagak 500 500.
  • Aktiva Ki ajek 2.400 2. 5.000 500.

Poin :

  • Utang Kulak 300 300.
  • Kantor Buku 500 500.
  • Modal Saham 3.000 3.
  • Agio Saham 1.000 1.
  • Laba Ditahan 700 700. 5.000 500 500 500 5.000 5.

Saham-saham PT. Prambini) Rp. 50.000,-

  • Aneh-aneh Hutang Rp. 12.500,-
  • Eigendom – hak para pemegang saham :
  • Modal Saham, 500 lbr @ Rp. 100 = Rp. 50.
  • Laba Ditahan Rp. 25. Kuantitas Rp. 75.000,- Jika pada sungkap nan sama (sesaat sesudah terjadinya aneksasi saham PT. Prambini maka dari itu PT. Dani), disusun Rasio Konsolidasi, maka daftar lajur cak bagi penyusunan Perbandingan Konsolidasi puas sungkap 1 Januari 2001 adalah bagaikan berikut :

PT. Dani dan Perusahaan Anaknya (PT. Prambini) Daftar Lajur Bagi Penyusunan Neraca Konsolidasi saban 1 Januari 2001 Rekening PT. Dani PT Eliminasi Neraca Konsolidasi Proporsi Rp. Rp. D K D K

Debit : Investasi saham PT 37.500 – – – – Elim 100% Modal Saham – – – 25.000 – Elim 100% Laba Ditahan – – – 12.500 – Varietas-macam Aktiva 50.000 45.000 – – 95.

87.500 45.

Kredit : Keberagaman-macam Utang 12.500 7.500 – – – 20. Modal Saham PT. Dani 50.000 – – – – 50. Laba Ditahan PT. Dani 25.000 – – – – 25. Modal Saham PT. Prambini – 25.000 – – – – Elim 100% – – 25.000 – – – Laba Ditahan PT. Prambini – 12.500 – – – – Elim 100% – – 12.500 – – – 87.500 45.000 37.500 37.500 95.000 95.

PT. Dani dan Perusahaan Anaknya (PT) Neraca Konsolidasi, tiap-tiap 1 Januari 2001


AKTIVA Macam – varietas Aktiva Rp. 95.000,- Jumlah Aktiva Rp. 95.000,-

Pikulan DAN EKUITAS Diversifikasi – macam Utang Rp. 20.000,- Kepunyaan – hak Pemegang Saham :

  • Modal Saham Rp. 50.000,-
  • Laba Ditahan Rp. 25.000,- Rp. 75.000,- Total Utang & Ekuitas Rp. 95.000,-

Teladan 3 : Penyusunan Neraca Konsolidasi, sekiranya perusahaan induk memiliki 100% saham-saham perusahaan anak sebesar / sesuai dengan nilai bukunya. Perusahaan anak dalam keadaan deficit. Jika diperhatikan dari hipotetis 2, khususnya adapun komposisi peruntungan-hak pemegang saham PT. Prambini (perusahaan momongan), maka kekayaan kudus PT. Prambini sebesar Rp. 37.500,- dapat juga terjadi dengan atak dimana perusahaan tersebut dalam keadaan deficit. Bagaikan : tata letak eigendom-hak pemegang saham PT. Prambini pada terlepas 1 Januari 2001 tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Modal saham, 250 lbr @ Rp. 200,- Rp. 50.000,-
  • Defisit (Rp. 12.500,-) Jumlah Hak – kepunyaan Pemegang Saham Rp. 37.500,-

Source: https://www.studocu.com/id/document/universitas-agung-podomoro/akuntansi/modul-akuntansi-keuangan-lanjutan-2-by-dy-ilham-satria/27669839