Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Adalah

Abstract

Abstrak
Laporan tugas akhir ini bermaksud kerjakan melaporkan hasil pelaksanaan asuhan keperawatan puas pasien cedera pembesar sedang dengan gangguan rasa nyaman linu di ruang bougenville RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung masa 2022. Pada rembulan Januari-Maret 2022 terdapat 38 pasien nan mengalami cedera penasihat sedang.
Pengumpulan data dilaksanakan di Ruang Bougenville RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Wilayah Lampung tanggal 25-30 Maret 2022. Subjek asuhan keperawatan ini sebanyak dua orang penderita cedera atasan sedang dengan godaan rasa nyaman nyeri. Penumpukan data menggunakan proses keperawatan, yaitu pengkajian keperawatan, menentukan diagnosa keperawatan, merencanakan tindakan keperawatan, implementasi, dan evaluasi keperawatan.
Hasil asuhan keperawatan adalah kedua subjek bisa menunaikan janji seluruh dan sebagian dari kriteria hasil nan diharapkan, yaitu secara subyektif mengatakan gempa bumi berkurang dengan skala remai 1-2, mengatakan nyeri berkurang dengan memperalat teknik manajemen gempa bumi, pasien tidak gelisah, TTV dalam batas konvensional. Sedangkan pada subjek asuhan II belum memenuhi kriteria hasil, dikarenakan saat dikaji pada hari terakhir pemeliharaan masih makmur lega skala nyeri 3 . Karena itu, penulis menyarankan kepada suster untuk tidak belaka berfokus puas tindakan pemberian terapi farmakologi namun penyembuhan non- farmakologi (teknik relaksasi & teknik distraksi) dan fasilitas pelayanan RS boleh melengkapi kendaraan dan infrastruktur yang mendukung tindakan keperawatan pada pasien dengan bujukan rasa nyaman nyeri.

Pembukaan kunci : Asuhan keperawatan, cedera ketua sedang, nyeri Bahan bacaan : 22 (2004-2018)

Source: http://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/75120