Bagaimana Sifat Iringan Tarian Jawa

KOMPAS.com
– Perbendaharaan seni budaya di Provinsi Jawa Timur tidak akan pernah terserah habisnya buat dibahas. N domestik artikel ini, akan dibahas 7 diversifikasi tarian Jawa Timur untuk ragam keperluan salah satunya penyongsongan tamu.

1. Tari Reog Ponorogo

Tari Reog berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Tarian ini dipentaskan dengan biang keladi, peran dan kisahan yang berlainan-beda antara satu pementasan dengan yang tak.

Tari Reog tercantum tarian yang melibatkan banyak anak bangsawan yaitu 17 turunan. Mereka memerankan sejumlah peran berbeda, yaitu:

  • Raja hutan Barong: 1-2 orang
  • Pujangga Anom: 1-2 anak adam
  • Raja Klono Sewandono: 1 orang
  • Jathilan: 6 bani adam
  • Warok: 7 manusia

Selain jumlah pemerannya yang banyak, Tari Reog pun diperankan dengan durasi nan cukup panjang. Tari Reog terdiri atas sejumlah gabungan, adalah tari pembuka, tari inti dan tari pengunci.

Baca juga: Tari Reog Ponorogo, Kisah Melamar Putri Kediri sebatas Sarana Dakwah

2. Tari Jejer Gandrung

Tari Deret Gandrung berbunga berbunga wilayah Banyuwangi. Sejak April 2022 silam, Tari Jejer ini sudah lalu ditetapkan sebagai tarian selamat datang makanya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Berlandaskan wara-wara protokoler Pemkab Banyuwangi, Tari Leret Gandrung ini diciptakan oleh artis Banyuwangi bernama Sumitro Hadi pada hari 1974 silam.

Darurat kerumahtanggaan manifesto Isun Hang Gandrung karya Elan Fitra Dianto, Tari Jejer Obsesif ini masuk intern episode pergelaran Tari Kompulsif, selain Paju maupun Ngibing dan Seblang Fajar.

Berasal dari Banyuwangi, busana yang dikenakan para anak komidi Tari Lajur Gandrung dulu kental molekul persil Blambangan itu. Para pemeran mengalungkan omprog dan sewek dengan motif batik Gajah Oling.

Selain itu, para penandak Jejer juga mengenakan kostum kompulsif bercelup merah dan hitam. Fragmen celana faktual kain batik serta selendang biram yang dikenakan di gala.

Tari Banjar Gandrung dimainkan makanya perempuan dengan mengenakan mahkota dan membawa kipas. Tarian ini diiringi gawai musik tradisional sama dengan gong, gendhang, biola, kethuk dan kluncing.

Baca lagi: Tari Remo, Tarian Pembuka Ludruk dan Penyambut Pengunjung di Jawa Tmur

3. Tari Remo

Tari Remo khas Jawa Timur DOK. Shutterstock/syamhari photography
Shutterstock/syamhari photography
Tari Remo unik Jawa Timur Galangan. Shutterstock/syamhari photography

Tarian Jawa Timur berikutnya ialah Tari Remo. Tarian ini bertema keprajuritan dan ditampilkan sebelum pertunjukan Ludruk.

Menurut Robby Hidayat dalam buku Evolusi Remo Malang (2001), perjalanan Tari Remo bermula pda tahun 1920-an nan sangat religius.

Pada perkembangan berikutnya, dansa ini menjelma menjadi hiburan mahajana. Peristiwa ini ditandai dengan meleburnya antara Tari Remo dengan pagelaran seni Ludruk.

Tontonan Tari Remo dilakukan secara eksklusif, menempel, atau berkawanan. Ideal gerakan dasar disko ini yaitu sikap tancep, yaitu badan tegak dengan kedua tungkai kuak.

Selain itu, penari Remo sekali lagi harus mengarahkan pandangan tajam verbatim ke depan, dengan sesekali mencerling ke sisi kiri dan kanan.

Baca kembali: Tari Jejer Gandrung dari Jawa Timur

4. Tari Muang Sungkal

Muang Mata bajak merupakan ajojing Jawa Timur yang berusul dari Kabupaten Sumenep, Madura. Disko ini dilakukan untuk tolak bala atau menjauhkan diri berpunca bahaya.

Tari Muang Sungkal tercipta terbit kepedulian seniman sumber akar Sumenep bernama Taufiqurrachman. Muang bermakna membuang, sungkal berarti petaka. Muang sungkal berjasa membuang petaka.

Ajojing ini suntuk erat kaitannya dengan Kastil Sumenep, Madura. Bawah gerakan Tari Muang Sungkal bertolak bersumber gaya Yogyakarta yang dipadukan dengan gerak ciptaan yang satu bahasa dengan ciri-ciri Kastil Sumenep.

Dalam pementasannya, penari Muang Mata bajak harus berjumlah ganjil, masih perawan, dan tidak sedang dalam keadaan haid atau menstruasi.

Tentang rok yang dikenakan peronggeng Muang Sungkal adalah dodot legha. Saat menari, penarinya menjabat cemong ataupun mangkok gangsa nan berisi beras kuning dan aneka anakan.

Baca sekali lagi: Tari Muang Sangkal, Tari Tradisional Madura

5. Tari Topeng Malangan

Tari Topeng Malangan mutakadim dipentaskan sejak abad 8 Kristen. Tarian ini pun sudah ditetapkan laksana warisan budaya Takbenda mulai sejak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pergelaran Tari Topeng Malangan dimulai dengan atraksi Tari Masker Bangtih ataupun Tari Beskalan Lanang.

Tukang tari Tari Topeng Malangan bertindak sebagai Panji. Suka-suka sejumlah gerakan n domestik joget ini, yaitu Jejer Jawa, gerakan Perang Gagal, putaran Gunung Esensi Patrajaya, gerakan Jejer Sabrang, adegan Perang Buruh dan Bubaran.

6. Tari Tiban

Tarian Jawa Timur berikutnya yaitu Tari Tiban nan berasal dari Desa Wajak, Boyolangu, Tulungagung. Leluri Tiban ini dipentaskan dengan maksud khas yaitu meminang hujan.

Tari Tiban diperankan oleh beberapa insan penari nan saling ki dorongan satu setolok lain. Tembung yang digunakan terbuat dari lidi pohon aren yang dipilin menjadi satu.

Setiap pemeran berbahagia jatah tiga kali mencambuk lawan secara bergantian. Pemeran nan sudah mencambuk akan diganti oleh pemain tak dan seterusnya.

Luka tempat cambukan akan segera diobati oleh penggerak yang dituakan, sehingga tidak butuh waktu lama luka itu akan lekas sembuh.

Detik pementasan Tari Tiban ini, publik sekitar pula menyediakan kudap tradisional yaitu dodol seribu atau dawet. Saat ini, jajanan ini menjadi khas saat diadakan pergelaran Tari Tiban.

Baca lagi: Kuda Lumping, Tarian Magis Asal Ponorogo

7. Tari Jaranan Buto

Tarian Jawa Timur yang satu ini berasal berpangkal Banyuwangi. Jaranan berarti aswa, dan buto penting osean. Sehingga Jaranan Buto berarti kuda lumping raksasa.

Tontonan Tari Jaranan Buto ini dilakukan oleh penayub sebanyak 16-20 orang. Tari Jaranan Buto absah dipentaskan momen terserah acara khitanan maupun pernikahan.

Penari Jaranan Buto adalah suku bangsa pria yang didandani dengan make up yang sangat berpenunggu. Tarian ini diiringi oleh alat musik tradisional sebagaimana kendang, bonang, kecer, mungmungan, dan terompet.

Sumber:

https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/30/150505269/tari-jejer-obsesif-berusul-jawa-timur
https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/05/141059069/tari-remo-bertema-keprajuritan-dari-jawa-timur?page=all
https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/05/151810069/tari-reog-ponorogo-kisahan-melamar-putri-kediri-hingga-ki alat-dakwah?page=all
https://www.kompas.com/skola/read/2021/02/09/133000769/tari-muang-sangkal-tari-tradisional-madura?page=all
https://www.kompasiana.com/berta06165/61a7474c75ead63c3b29d962/tradisi-tiban-di-tulungagung
https://bibliotek.id/tarian-jawa-timur/

Dapatkan update
berita sortiran
dan
breaking news
setiap musim dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install permohonan Telegram terlebih tinggal di ponsel.

Source: https://regional.kompas.com/read/2022/01/04/210716578/7-macam-tarian-jawa-timur-dan-ciri-khasnya-ada-yang-digunakan-menyambut?page=all