Bahasa Inggris Nya Capek Banget

Ketika kita merasa kelelahan, kita bisa mengungkapkannya dalam bahasa Inggris dengan frasa
“I’m tired”. Saja, bahasa Inggris memiliki layak banyak frasa dan alas kata nan bisa digunakan untuk mendeskripsikan perasaan payah. Bagi itu, terdapat kaidah lain cak bagi mengatakan
“I’m tired”. Kita akan mempelajarinya melalui tulisan di bawah ini:


  • I am fatigued

Saat kita lejar, kita bisa menggunakan frasa ini untuk menunjukkannya. Frasa ini mengungkapkan bahwa kita sangat penat karena sudah lalu berbuat aktivitas intens. Contoh:
I am fatigued after working for hours non-stop.
(Saya sangat payah setelah berkarya sejauh berjam-jam tanpa berhenti)


  • I am drained

“I am drained”
secara harfiah berarti “saya terkuras”. Frasa ini menunjukkan bahwa kita sangat capek sebagaimana semua energi kita terkuras. Konseptual:
I am drained because of a long week at work.
(Saya lelah karena minggu tinggi di tempat kerja)


  • I am exhausted

Frasa selanjutnya yang bisa mewakili
“I’m tired”
adalah
“I am exhausted”.
Frasa ini umumnya kerjakan mendeskripsikan manah capek yang intens. Pola:
I was so exhausted yesterday after going for a run.
(Saya suntuk lelah kemarin setelah berlari)


  • I am knackered

“I am knackered”
merupakan frasa
slang
atau frasa bahasa gaul dalam
British English
(bahasa Inggris Britania). Oleh karena itu, frasa ini sebaiknya digunakan dalam konteks tidak stereotip. Paradigma:
I was too knackered to go to work.
(Saya terlalu letih buat pergi bekerja)


  • I am worn out

Frasa
“worn out”
bermakna “memburuk”. Frasa ini masyarakat digunakan cak bagi mendeskripsikan komoditas terutama pakaian yang bukan patut digunakan kembali karena telah digunakan plus sering dan berlebihan.
“I was worn out”
adalah ekspresi untuk menyatakan bahwa kita sedang merasa sangat lelah. Abstrak:
I was worn out after babysitting my nephew.
(Saya lampau lelah setelah menjaga keponakan saya)


  • I am on my last leg

“I am on my last leg”
merupakan frasa kiasan yang secara harfiah berari “saya hanya tinggal memiliki satu kaki”. Frasa ini dipakai untuk mengindikasikan perasaan silam penat nan membuat kita merasa seperti kita akan pingsan. Contoh:
I am on my last leg now. I need to get some rest or I will pass out.
(Saya sangat payah kini. Saya harus istirahat atau saya akan terlengar)


  • I am weary

“Weary”
yaitu kata sifat yang menunjukkan keadaan lemah dan letih karena mutakadim mengerjakan sesuatu bersisa lama dan menguras energi. Contoh:
I am too weary to do my homework now.
(Saya terlalu lelah untuk melakukan pekerjaan rumah saya sekarang)


  • I am wiped out

“Wipe”
artinya ialah menghapus atau menyapu sesuatu sampai bersih. Frasa
“I am wiped out”
menunjukkan bahwa kita sangat letih seakan energi di privat jasad kita disapu dengan bersih. Contoh:
I was completely wiped out after studying math for hours.
(Saya tekun lelah setelah sparing matematika selama berjam-jam)


  • I cannot keep my eyes open

“I cannot keep my eyes open”
pun terjadwal ke dalam frasa kiasan yang secara harfiah signifikan “saya tidak boleh mencelangap saya”. Frasa ini mengindikasikan bahwa kita merasa payah sehingga kita merasa mengantuk, dan kita tidak boleh menahan rasa mengangut tersebut. Model:
I woke up very early to help my mom out with the chores and now I cannot keep my eyes open.
(Saya bangun sangat awal untuk kondusif ibu saya mengerjakan pekerjaan flat dan sekarang saya tak bisa membuka mata saya)


  • I am beat

“Beat”
yaitu perkenalan awal kerja nan signifikan “menggampar” atau “mempercundang”.
“I am beat”
merupakan frasa buat mengunkapkan seakan-akan kita dipukul maupun dikalahkan oleh kelelahan. Contoh:
I was totally beat because of a tough day at work.
(Saya benar-bermoral kelelahan karena periode nan melelahkan di wadah kerja)


  • I am shattered

Perkenalan awal
“shattered”
punya kurnia “hancur”. Frasa
“I am shattered”
boleh digunakan bagi mendeskripsikan perasaan penat yang sedang kita alami seakan-akan tubuh kita remuk dibuatnya. Frasa ini termasuk ke dalam frasa tak formal atau tidak resmi sehingga hanya boleh dipakai dalam peristiwa tidak jamak saja. Contoh:
I could not join my kid and husband to go hiking because I was shattered from doing intense work at my office.
(Saya tidak bisa berintegrasi dengan anak dan suami saya bagi pergi kelana tunggul karena saya habis lelah akibat melakukan pekerjaan musykil di kantor saya)


  • I am whacked

“I am whacked”
adalah frasa lainnya pengganti frasa
“I am tired”. Frasa ini merupakan frasa tidak formal. Oleh karena itu, sebaiknya kita memperalat frasa ini dalam peristiwa tidak formal saja. Transendental:
I am whacked from flying. I think I am jet-lagged.
(Saya lelah karena naik pesawat. Sepertinya saya letih kusut)


  • I am pooped

“I am pooped”
juga cara tak formal lain untuk mengatakan
“I’m tired”.
Contoh:
I am pooped. I think I am just going to take rest for awhile.
(Saya lelah. Sepertinya saya akan berlindung lalu sebentar)


  • I am fried

Frasa
“I am fried”
merupakan frasa
slang
ataupun frasa gaul yang bisa mengaplus
“I am tired”.
Kerjakan itu, jangan koalisi menggunakan frasa ini dalam keadaan seremonial. Kamil:
I am so fried. I cannot do anything well.
(Saya silam lelah. Saya bukan bisa melakukan apapun dengan baik)

Source: https://www.sederet.com/tutorial/expresi-untuk-menyatakan-capek-im-tired/