Bahasa Inggris Tidak Percaya Diri

Prof. Dr.-Ing. Ir. H.

Bacharuddin Habibie

FREng.

Foto Presiden Habibie 1998.jpg
Kepala negara Indonesia ke-3

Periode jabatan


21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999
Wakil Presiden Tidak ada
Pendahulu Soeharto
Penukar Abdurrahman Wahid
Duta Presiden Indonesia ke-7

Hari jabatan


11 Maret 1998 – 21 Mei 1998
Presiden Soeharto
Pendahulu Try Sutrisno
Penukar Megawati Soekarnoputri
Menteri Negara Pendalaman dan Teknologi Indonesia ke-4

Tahun jabatan


29 Maret 1978 – 11 Maret 1998
Presiden Soeharto
Pendahulu Soemitro Djojohadikoesoemo
Pengganti Rahardi Ramelan
Kepala Awak Eksploitasi Batam ke-3

Masa jabatan


Maret 1978 – Maret 1998
Pendahulu JB Sumarlin
Pengganti Junus Effendi Habibie
Informasi pribadi
Lahir 25 Juni 1936
Afdeeling Parepare, Celebes, Hindia Belanda
Meninggal 11 September 2022(2019-09-11)
(hayat 83)
Jakarta, Indonesia
Sebab kematian Gagal jantung
Makam Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta
Kewarganegaraan
  • Indonesia
  • Jerman (kehormatan)
Partai politik  Golkar
Suami/istri

Hasri Ainun Besari

(m. 1962; wafat 2010)

Anak
  • Ilham Akbar
  • Thareq Kemal
Ibu bapak
  • Alwi Abdul Jalil Habibie
  • Tuti Marini Puspowardojo
Alma mater
  • Universitas Indonesia Bandung
  • Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen
Profesi Insinyur
Tekenan Tanda tangan B. J. Habibie

Dokumentasi Pernikahan B.J. Habibie dan Ainun menggunakan adat pernikahan Jawa (akad nikah).

Prof. Dr.-Ing. Ir. H.
Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng.[1]
(25 Juni 1936 – 11 September 2022)[2]
adalah Kepala negara Republik Indonesia yang ketiga. Sebelumnya, B.J. Habibie menjabat sebagai Konsul Presiden Republik Indonesia ke-7, menggantikan Try Sutrisno. B. J. Habibie menggantikan Soeharto nan mengundurkan diri berusul jabatan presiden pada sungkap 21 Mei 1998.[3]
[4]
Sebelum memasuki dunia strategi, Habibie dikenal luas sebagai koteng profesor dan ilmuwan dalam teknologi aviasi internasional dan suatu-satunya presiden Indonesia sebatas ketika ini nan berlatarbelakang teknokrat.

B.J. Habibie kemudian digantikan oleh Abdurrahman Wahid[5]
(Gus Loklok) nan terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999. Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 perian (sebagai konsul presiden) dan lagi selama 1 tahun dan 5 rembulan (sebagai kepala negara), B. J. Habibie adalah Duta Kepala negara dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek.[6]

B. J. Habibie ialah kepala negara Indonesia pertama nan terlahir di luar Jawa dan berasal dari etnis Gorontalo, Sulawesi[7]
[8]
terbit garis keturunan ayahnya yang berpangkal mulai sejak Kabila, Gorontalo dan etnis Jawa dari ibunya nan berasal dari Yogyakarta.[9]

Saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah membangun Monumen B.J. Habibie di depan ki gerbang utama Lapangan terbang Djalaluddin, di Kabupaten Gorontalo.[10]
[11]
Selain itu, mahajana Provinsi Gorontalo sekali lagi luang mengusulkan nama B.J. Habibie digunakan sebagai nama perhimpunan kawasan setempat, mengaplus nama Universitas Negeri Gorontalo yang masih digunakan.

Keluarga dan pendidikan

[sunting
|
sunting sumber]

Keluarga

[sunting
|
sunting sendang]

B.J. Habibie merupakan anak asuh keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Ayahnya yang berprofesi andai ahli pertanian yang berasal mulai sejak kesukuan Gorontalo,[12]
[13]
sedangkan ibunya berpangkal bersumber etnis Jawa.[14]

Alwi Abdul Jalil Habibie (ayah berusul B.J. Habibie) memiliki marga “Habibie”, salah satu marga putih dalam struktur sosial
Pohala’a
(Kerajaan dan Kekeluargaan)[15]
di Gorontalo. Sementara itu, R.A. Tuti Marini Puspowardojo (ibu mulai sejak B.J. Habibie) merupakan anak koteng dokter spesialis mata di Yogyakarta dan ayahnya yang bernama Puspowardjojo bertugas sebagai pemilik sekolah.[16]

Marga Habibie dicatat secara kuno pecah dari negeri Kabila, sebuah daerah di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.[17]
[18]
Terbit alur keluarga, bibit buwit mulai sejak B.J. Habibie ialah seorang pemuka agama, anggota majelis peradilan agama, serta keseleo satu pemangku sifat Gorontalo yang tersohor pada detik itu.[19]
Keluarga ki akbar Habibie di Gorontalo terkenal senang beternak sapi, memiliki jaran privat jumlah yang banyak, serta memiliki perkebunan salinan.

Ijab nikah

[sunting
|
sunting sumur]

Taaruf keduanya bermula sejak masih mulai dewasa, ketika keduanya masih duduk di bangku sekolah madya pertama hingga berlangsung ketika bersekolah di SMA Kristen Dago Bandung, Jawa Barat.[20]
Komunikasi mereka hasilnya terputus setelah Habibie melanjutkan kuliah dan bekerja di Jerman Barat, temporer Ainun tetap di Indonesia dan berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

B.J. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Besari puas tanggal 12 Mei 1962 di Rangga Malela, Bandung.[21]
Akad kekeluargaan Habibie dan Ainun digelar secara aturan dan budaya Jawa, padahal resepsi ijab nikah digelar keesokan harinya dengan aturan dan budaya Gorontalo[22]
di Hotel Preanger.[23]

Ketika menikah dengan Habibie, Ainun dihadapkan dengan dua pilihan, memilih untuk tetap berkreasi di kondominium sakit anak-momongan di Hamburg ataupun berperan serta bekerja di belakang layar sebagai ulam-ulam dan ibu rumah janjang.[24]

Dari pernikahan keduanya, Habibie dan Ainun dikaruniai dua insan putra, ialah Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.[25]

Pendidikan

[sunting
|
sunting sumber]

Habibie belajar akan halnya keilmuan teknik mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (masa ini Perserikatan Teknologi Bandung) pada tahun 1954. Puas 1955–1965, Habibie melanjutkan eksplorasi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat. Mengamini gelar diploma ahli mesin pada 1960 dan gelar doktor insinyur pada 1965 dengan predikat summa cum laude.

Gelar Adat

[sunting
|
sunting sumber]

Intern perhatian masyarakat Gorontalo, Habibie telah mengamini gelar adat tertinggi bermula persekutuan 5 Imperium Sifat Gorontalo.

Gelar sifat tertinggi ini runyam diberikan kepada seseorang kecuali memiliki karya pengabdian nan tinggi kepada tanah leluhur, agama, bangsa, dan negara, adalah:[26]
[27]

  • Gelar rasam Pulanga, “Ti Tilango Lo Madala” nan berjasa Sang Cahaya Distrik
  • Gelar sifat Gara’i,
    “Ta Lopo Lolade Tilango”
    yang berfaedah Sang pemberi Terang dengan aji-aji yang dimilikinya”

Pekerjaan dan jalan hidup

[sunting
|
sunting sumber]

Habibie sangkut-paut bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah firma penerbangan nan berpusat di Hamburg, Jerman Barat.[28]
Pada perian 1973, kamu kembali ke Indonesia atas permohonan Presiden Soeharto.

Habibie kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Eksplorasi dan Teknologi (Menristek) sejak masa 1978 sebatas Maret 1998. Gebrakan B. J. Habibie saat menyandang Menristek diawalinya dengan keinginannya untuk mengimplementasikan “Visi Indonesia”. Menurut Habibie, lompatan-lonjak Indonesia internal “Visi Indonesia” bertumpu puas riset dan teknologi, khususnya sekali lagi dalam industri strategis yang dikelola oleh PT IPTN, PT Pindad, dan PT PAL.[29]
Targetnya, Indonesia sebagai negara agraris dapat nocat langsung menjadi negara industri dengan penguasaan ilmu pesiaran dan teknologi.

Sementara itu, ketika menjabat sebagai Menristek, Habibie lagi terpilih sebagai Ketua Perikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) yang purwa. Habibie tersortir secara aklamasi menjadi Atasan ICMI pada tanggal 7 Desember 1990.[30]

Puncak pegangan Habibie terjadi sreg tahun 1998, di mana saat itu ia diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia (21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999), setelah sebelumnya menjabat seumpama Wakil Kepala negara ke-7 (menjabat sejak 14 Maret 1998 setakat 21 Mei 1998) dalam Kabinet Pembangunan VII di radiks Presiden Soeharto.[31]

Prototipe pesawat kebangsaan Kaki langit-250 yang digagas Habibie, berniat untuk merintih ribuan pulau yang membentang di Indonesia.

Riwayat jalan hidup

[sunting
|
sunting sumber]

Riwayat karir profesional Habibie[32]

  • 1960–1965 Asisten Riset, Lehrstuhl und Perguruan tinggi fur Leichtbau (Pimpinan dan Lembaga Konstruksi Ringan), Rheinisch-Westfaelische Technische Hochshule (RTWH), Aachen, Jerman – sekarang Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen;
  • 1965-1966 Special Scientist, Hamburger Flugzeugbau (HFB) GmbH, Hamburg, Jerman;
  • 1966–1969 Kepala, Episode Riset dan Ekspansi Analisis Struktur, HFB GmbH, Hamburg, Jerman – 1968 Messerschmitt AG merger dengan Bolkow GmbH menjadi Messerschmitt-Bolkow GmbH – 1969 Messerschmitt-Bolkow GmbH merger dengan Hamburger Flugzeugbau menjadi Messerschmitt-Bolkow-Blohm (MBB) GmbH;
  • 1969–1973 Pemimpin, Divisi Metode dan Teknologi Pesawat Angkut Niaga dan Militer, MBB GmbH, Hamburg, Jerman;
  • 1974–1978 VP, Direktorat Penerapan Teknologi, MBB GmbH, Hamburg, Jerman;
  • 1974-1998 Atasan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) – berawal dengan 5 Jan’74 menjadi Penasehat Direktur Utama PN Pertamina dan Penasehat Presiden sampai sreg Mei’74 membentuk dan menjadi Kepala Divisi Teknologi dan Teknologi Penerbangan (ATTP) PN Pertamina – lalu plong 1 Apr’76 ATTP menjadi Divisi Advance Teknologi PN Pertamina (ATP) – kemudian pada 21 Agu’78 menjadi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi;
  • 1976-1998 Direktur Terdahulu PT Industri Kapal terbang Nurtanio (Persero) – dibentuk 26 Apr’76 andai penggabungan zarah Teknologi Penerbangan Divisi ATTP PN Pertamina dengan Rencana Pabrik Penerbangan Nurtanio (LIPNUR) – sekarang PT Dirgantara Indonesia (Persero);
  • 1978-1998 Direktur Utama Perum Dok dan Galangan Kapal – dibentuk 29 Mar’78 dari Komando Penataran Angkatan Laut (KONATAL), sebelum 1970 bernama Penataran Bala Laut (PAL) – masa ini PT PAL Indonesia (Persero);
  • 1978-1998 Bos Otorita Pengembangan Wilayah Pabrik Pulau Batam (Otorita Batam) – waktu ini Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Objektif dan Pelabuhan Independen Batam (BP Batam);
  • 1983-1998 Direktur Utama PT Pindad (Persero) – dibentuk 29 Apr’83 dari Perindustrian TNI Angkatan Darat (Pindad);
  • 1984-1998 Pemimpin Dewan Riset Nasional – peningkatan dari Cak regu Perumus Programa Utama Kebangsaan Penyelidikan dan Teknologi (PEPUNAS RISTEK) yang dibentuk 11 Mei’78;
  • 1989-1998 Ketua Awak Organisator Industri Politis (BPIS) dan Ketua muda Dewan Pembina Pabrik Diplomatis (DPIS);

Riwayat pekerjaan tadbir

[sunting
|
sunting sumber]

  • Menteri Negara Penggalian dan Teknologi Kabinet Pembangunan III (1978–1983);
  • Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Pembangunan IV (1983–1988);
  • Nayaka Negara Penggalian dan Teknologi Dewan menteri Pembangunan V (1988–1993);
  • Nayaka Negara Riset dan Teknologi Dewan menteri Pembangunan VI (1993–1998);
  • Ketua Tim Keputusan Kepala negara (Keppres) 35;
  • Wakil Presiden RI (1998);
  • Presiden RI (1998–1999).

Masa kepresidenan

[sunting
|
sunting sumur]

Joko Widodo Susilo Bambang Yudhoyono Megawati Soekarnoputri Abdurrahman Wahid Baharuddin Jusuf Habibie Soeharto Soekarno

Pergantian tampuk didikan
pemerintahan Indonesia.

Pelantikan Kepala negara B.J. Habibie pada tanggal 21 Mei 1998

Habibie mewarisi kondisi hal negara kacau balau pasca pengunduran diri Soeharto lega musim Orde Yunior sehingga menimbulkan maraknya kerusuhan dan disintegerasi hampir seluruh distrik Indonesia. Segera setelah memperoleh kekuasaan, Presiden Habibie segera membentuk sebuah kabinet. Salah satu tugas pentingnya adalah kembali mendapatkan dukungan dari Dana Moneter Internasional dan peguyuban negara-negara donor untuk programa pemulihan ekonomi. Dia juga mengeluarkan para tahanan garis haluan dan mengurangi kontrol sreg independensi berpendapat dan kegiatan organisasi.[33]
[34]

Pada era pemerintahannya yang singkat, ia berhasil memberikan landasan kokoh bagi Indonesia. Pada eranya, dilahirkan UU Bertentangan-Monopoli atau UU Persaingan Sehat, perubahan UU Partai Kebijakan, dan yang paling terdepan adalah UU Kemandirian Daerah. Melalui penerapan UU Otonomi Daerah inilah gejolak disintegrasi nan diwarisi sejak era Orde Baru berdampak diredam dan akhirnya dituntaskan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tanpa adanya UU Kebebasan Kawasan, bisa dipastikan Indonesia akan mengalami nasib setimbang seperti Uni Soviet dan Yugoslavia.

Pengangkatan B.J. Habibie sebagai Kepala negara menimbulkan berbagai macam diversifikasi kontroversi untuk masyarakat Indonesia. Pihak yang cak membela menganggap pengangkatan Habibie mutakadim konstitusional.[35]
Kejadian itu sesuai dengan ketentuan pasal 8 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa
“bila Presiden berpulang, cak jongkok, alias lain boleh melakukan kewajibannya dalam musim jabatannya, ia diganti oleh Wakil Presiden sampai habis waktunya”. Sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa pengangkatan B.J. Habibie dianggap bukan konstitusional. Hal ini bertentangan dengan ganjaran Pasal 9 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa
“Sebelum presiden memangku jabatan, maka presiden harus mengucapkan serapah alias janji di depan MPR ataupun DPR”.

Ketatanegaraan politik

[sunting
|
sunting sumber]

Ancang-persiapan yang dilakukan BJ Habibie di bidang politik adalah:[36]
[37]

  • Membagi independensi pada rakyat untuk menyalurkan aspirasinya sehingga banyak bermunculan partai-partai politik plonco yakni sebanyak 48 partai strategi
  • Membebaskan terhukum politik (napol) seperti Sri Bintang Pamungkas (mantan anggota DPR nan masuk penjara karena mengkritik Presiden Soeharto) dan Muchtar Pakpahan (pemimpin buruh yang dijatuhi hukuman karena dituduh memicu kerusuhan di Medan tahun 1994)
  • Mencabut larangan berdirinya maskapai-serikat buruh independen
  • Membentuk tiga undang-undang nan demokratis, yaitu:
  1. UU No. 2 Tahun 1999 tentang Puak Politik
  2. UU No. 3 Masa 1999 tentang Pemilu
  3. UU No. 4 Tahun 1999 mengenai Susunan Kedudukan MPR/ DPR
  • Menetapkan 12 Ketetapan MPR dan cak semau 4 kekekalan nan mencerminkan jawaban dari permintaan pembaruan, merupakan:
  1. Tap MPR No. VIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Tap No. IV/MPR/1983 tentang Referendum
  2. Tap MPR No. XVIII/MPR/1998 adapun Pencabutan Tap MPR No. II/MPR/1978 tentang Pancasila Sebagai Asas Istimewa
  3. Tap MPR No. XII/MPR/1998 mengenai Pencabutan Tap MPR No. V/MPR/1978 tentang Presiden membujur mandat terbit MPR bagi memiliki milik-hak dan kebijakan di luar batas perundang-invitasi
  4. Tap MPR No. XIII/MPR/1998 tentang Pemagaran Waktu Jabatan Presiden dan Wakil Presiden maksimal namun dua kelihatannya periode.

12 Ketetapan MPR antara enggak:

  1. Tap MPR No. X/MPR/1998 mengenai daya-pokok reformasi pembangunan kerumahtanggaan rang penyelamatan dan normalisasi kehidupan nasional andai haluan negara
  2. Tap MPR No. XI/MPR/1998, adapun Penyelenggaraan Negara yang jati dan adil korupsi, kolusi, dan nepotisme
  3. Tap MPR No. XIII/MPR/1998, tentang pembatasan masa jabatan presiden dan duta presiden Republik Indonesia
  4. Tap MPR No. XV/MPR/1998, akan halnya penyelenggaraan Otonomi negeri
  5. Tap MPR No. XVI/MPR/1998, tentang strategi ekonomi dalam rang demokrasi ekonomi
  6. Tap MPR No. XVII/MPR/1998, tentang Hak Asasi Manusia (HAM)
  7. Tap MPR No. VII/MPR/1998, tentang perubahan dan tambahan atas Tap MPR No. I/MPR/1998 tentang regulasi tata tertib MPR
  8. Tap MPR No. XIV/MPR/1998, adapun Pemilihan Umum
  9. Tap MPR No. III/V/MPR/1998, tentang referendum
  10. Tap MPR No. IX/MPR/1998, tentang GBHN
  11. Tap MPR No. XII/MPR/1998, akan halnya pemberian tugas dan wewenang tunggal kepada Kepala negara/mandataris MPR kerumahtanggaan rangka menyukseskan dan pengamanan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila
  12. Tap MPR No. XVIII/MPR/1998, adapun pencabutan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)

Strategi ekonomi

[sunting
|
sunting perigi]

Di satah ekonomi, ia berhasil menyusup skor tukar mata uang terhadap dollar masih berkisar antara Rp10.000 – Rp15.000. Namun pada akhir pemerintahannya, terutama setelah pertanggungjawabannya ditolak MPR, ponten ubah rupiah meroket naik pada level Rp6.500 per dolar AS nilai yang tidak akan pernah dicapai lagi pada era pemerintahan lebih jauh. Selain itu, beliau juga memulai menerapkan independensi Bank Indonesia agar lebih fokus mengurusi perekonomian. Lakukan memintasi krisis moneter dan pembaruan ekonomi Indonesia, BJ Habibie melakukan ancang-langkah perumpamaan berikut :

  • Melakukan restrukturisasi dan rekapitulasi perbankan melalui pembentukan BPPN dan unit Pengelola Aset Negara
  • Melikuidasi sejumlah bank yang bermasalah
  • Menaikkan angka tukar dolar terhadap rupiah hingga di bawah Rp10.000,00
  • Membentuk tulang beragangan pemantau dan penyelesaian komplikasi tunggakan luar negeri
  • Mengimplementasikan pembaruan ekonomi yang disyaratkan IMF
  • Mengesahkan UU No. 5 hari 1999 mengenai Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan yang Tidak Cegak
  • Melegitimasi UU No. 8 tahun 1999 tentang Pelestarian Konsumen

Intiha jabatan

[sunting
|
sunting sendang]

Menurut pihak oposisi, salah satu kesalahan terbesar yang engkau bikin ketika menjabat sebagai Presiden ialah memperbolehkan diadakannya referendum provinsi Timor Timur (sekarang Timor Leste). Ia mengajukan hal nan cukup menggemparkan publik saat itu, yaitu mengadakan jajak pendapat buat warga Timor Timur bikin melembarkan merdeka atau masih tetap menjadi penggalan dari Indonesia. Pada musim kepresidenannya, Timor Timur abolisi dari Negara Kesendirian Republik Indonesia dan menjadi negara terpisah yang berdaulat lega tanggal 30 Agustus 1999.

Kasus inilah yang memurukkan pihak oposisi yang tidak puas dengan latar belakang Habibie semakin giat menjatuhkannya. Upaya ini karenanya berakibat detik Sidang Awam 1999, ia memutuskan bakal tak mencalonkan diri sekali lagi selepas laporan pertanggungjawabannya ditolak oleh MPR.

Rukyat terhadap pemerintahan Habibie pada era tadinya reformasi menghadap bersifat negatif, tapi sepikiran dengan kronologi waktu banyak yang menilai positif rezim Habibie. Salah satu rukyah nyata itu dikemukakan makanya L. Misbah Hidayat privat bukunya Reformasi Administrasi: Kajian Komparatif Pemerintahan Tiga Presiden.[38]

Pasca-kepresidenan

[sunting
|
sunting sumur]

Setelah kamu tidak menjabat sekali lagi seumpama presiden, Habibie sempat tinggal dan menetap di Jerman. Tetapi, ketika era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono, ia juga aktif ibarat penasihat presiden untuk mengawal proses demokratisasi di Indonesia lewat organisasi yang didirikannya Habibie Center dan akhirnya menetap dan berdomisili di Indonesia.

Kontribusi besar Habibie bagi nasion ini pun tetap tersalurkan saat masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Habibie aktif memberikan akuisisi dan gagasan pembangunan buat peluasan sumber daya manusia di Indonesia.[40]
Kesibukan tak berpangkal B. J. Habibie adalah mengurusi industri pesawat terbang yang menengah dikembangkannya di Batam. Habibie menjabat sebagai Komisaris Terdahulu berbunga PT Regio Aeronautika Industri, sebuah perusahaan perancang pesawat udara R-80 dan kemudian menyerahkan pucuk bimbingan perusahaan tersebut kepada anaknya, Wahyu Habibie.[41]

Wafat

[sunting
|
sunting mata air]

Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada rontok 11 September 2022 martil 18.05 WIB karena gagal jantung. Sebelumnya, Habibie telah menjalani perawatan intensif sejak 1 September 2022.[2]
Sehari sebelum dimakamkan, Jenazah B.J. Habibie dibawa dari RSPAD menuju ke kediaman Habibie-Ainun di Jalan Patra Perunggu XIII Blok L15/7 No.5, kawasan Patra Perunggu lakukan disemayamkan. Dia kemudian dimakamkan di samping istrinya merupakan Hasri Ainun Besari di Taman Taman bahagia Pahlawan Kalibata slot 120 lega tanggal 12 September 2022 pukul 14.00 WIB. Upacara pemakaman dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bak juru ramal upacara.

B. J. Habibie adalah presiden Indonesia pertama nan dikebumikan di taman makam pahlawan di ibukota Jakarta, sementara kepala negara Sukarno dan Abdurrahman Wahid dimakamkan di Jawa Timur sementara itu presiden Suharto dimakamkan di Karanganyar, Jawa Tengah.

Penghargaan

[sunting
|
sunting perigi]

Apresiasi sejagat

[sunting
|
sunting perigi]

  • Anggota Virginitas Persatuan Ahli mesin Malaysia (IEM), Malaysia
  • Anggota Kesucian Japanese Academy of Engineering, Jepang
  • Anggota Kesucian The Fellowship of engineering of United Kingdom, Britania Raya
  • Anggota Kehormatan The National Academy of Engineering, AS
  • Anggota Virginitas Academie Nationale de l’Air et de l’Espace, Perancis
  • Anggota Kehormatan The Royal Aeronautical Society, Britania Raya
  • Anggota Kehormatan The Royal Swedish Academy of engineering Science, Swedia
  • Anggota Kehormatan Gesselschaft Fuer Luft und Raumfarht (Lembaga Penerbangan & Ruang Angkasa), Jerman
  • Anggota Kesucian American Institute of Aeronautics and Astronautics, AS
  • Anggota Keperawanan Masyarakat Ilmu penerbangan Kerajaan Inggris (1983)
  • Anggota Kehormatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa, Jerman (1983)
  • Anggota Kehormatan Akademi Aeronautika Perancis (1985)

Tanda kegadisan

[sunting
|
sunting perigi]

Indonesia

[sunting
|
sunting sumber]

Potret kenegaraan sah Kepala negara Habibie dengan semua bintang tertinggi yang sudah didapatkan.

Sebagai konsul presiden, dan kemudian presiden Indonesia, Habibie secara otomatis menerima semua Tanda Virginitas Bintang (sipil alias militer) dengan kelas tertinggi, yakni:[42]

Luar negeri

[sunting
|
sunting sumur]

Apresiasi dari pemerintah kewedanan

[sunting
|
sunting mata air]

Tanah leluhur dan kampung pelataran

[sunting
|
sunting sumber]

Gorontalo merupakan daerah asal berpunca keluarga samudra B.J. Habibie di Sulawesi. Provinsi ini begitu intim kaitannya dengan jejak bersejarah Habibie sekaligus kecil. Adapun beberapa buram apresiasi pemerintah daerah di Gorontalo atas jasa dan pengabdian Habibie bagi bangsa dan negara selama ini, diantaranya adalah:

  • Pemberian Gelar Adat Pulanga (sebuah gelar resan tertinggi) pecah Dewan Sifat dan Pemangku Rasam 5 Kekaisaran di Gorontalo (Limo lo Pohala’a)
  • Pembangunan Monumen B.J. Habibie di wilayah Isimu, Gorontalo[46]
  • Pembangunan dan Peresmian Rumah Remai Wilayah dr. Ainun Habibie di Limboto[47]
  • Proposisi penggunaan nama Institut B.J. Habibie, menggantikan tera Sekolah tinggi Negeri Gorontalo[48]
  • Proposisi penggunaan nama Bandar Udara B.J. Habibie, menggantikan nama Bandar udara Djalaluddin Gorontalo[49]
  • Ajuan Pembangunan Museum Habibie yang berlokasi di Flat Keluarga Besar Habibie, Gorontalo
  • Penggunaan segel B.J. Habibie sebagai etiket ruas urut-urutan protokol di Gorontalo[50]

Tanah kelahiran

[sunting
|
sunting sumber]

B.J. Habibie dilahirkan di pelecok satu ii kabupaten tua di Sulawesi Selatan, yaitu Kota Parepare. Daerah tingkat Parepare merupakan tempat dulu Habibie berbarengan kecil bersama kedua cucu adam tuanya. Karena kenangannya boncel berada di kota tersebut, maka pemerintah provinsi pun sedemikian itu tinggi mengapresiasi sosok Habibie sebagai tokoh kebanggaan Parepare nan diwujudkan privat bilang politik pemerintah, diantaranya:

  • Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun di Ii kabupaten Parepare[51]
  • Rumah Linu Regional dr. Hasri Ainun Habibie di Kota Parepare[52]
  • Penggunaan stempel B.J. Habibie sebagai stempel ruas kronologi protokol di Ii kabupaten Parepare
  • Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie[53]

Filmografi

[sunting
|
sunting sumber]

  • N domestik film
    Habibie & Ainun
    dan
    Rudy Habibie, Habibie diperankan makanya Reza Rahadian, provisional Bima Azriel bertindak laksana Habibie boncel,[54]
    Esa Sigit sekali lagi berlaku sebagai Habibie remaja privat komidi gambar
    Habibie & Ainun, dan Bastian Steel internal komidi gambar
    Rudy Habibie.
  • Dalam gambar hidup
    Di Genyot 98, Habibie diperankan oleh Agus Kuncoro.[55]
  • Dalam gambar hidup
    Habibie & Ainun 3, Habibie muda diperankan kembali oleh Reza Rahadian.[56]

Pengumuman

[sunting
|
sunting sumber]

Karya oleh Habibie

[sunting
|
sunting sumber]

  • Proceedings of the International Symposium on Aeronautical Science and Technology of Indonesia / B. J. Habibie; B. Laschka [Editors]. Indonesian Aeronautical and Astronautical Institute; Deutsche Gesellschaft für Luft- und Raumfahrt 1986
  • Eine Berechnungsmethode zum Voraussagen des Fortschritts von Rissen unter beliebigen Belastungen und Vergleiche mit entsprechenden Versuchsergebnissen, Penyampaian sreg Simposium DGLR di Baden-Baden,11-13 Oktober 1971
  • Beitrag zur Temperaturbeanspruchung der orthotropen Kragscheibe, Disertasi di RWTH Aachen, 1965
  • Sophisticated technologies : taking root in developing countries, International journal of technology management : IJTM. – Geneva-Aeroport : Inderscience Enterprises Ltd, 1990
  • Einführung in die finite Elementen Methode,Teil 1, Hamburger Flugzeugbau GmbH, 1968
  • Entwicklung eines Verfahrens zur Bestimmung des Rißfortschritts in Schalenstrukturen, Hamburger Flugzeugbau GmbH, Messerschmitt-Bölkow-Blohm GmbH, 1970
  • Entwicklung eines Berechnungsverfahrens zur Bestimmung der Rißfortschrittsgeschwindigkeit an Schalenstrukturen aus A1-Legierungen und Titanium, Hamburger Flugzeugbau GmbH, Messerschmitt-Bölkow-Blohm GmbH, 1969
  • Detik-momen Yang Menentukan – Jalan Panjang Indonesia Mengarah Demokrasi, 2006 (memoir mengenai situasi masa 1998)
  • Habibie dan Ainun, The Habibie Center Mandiri, 2009 (memoir akan halnya Ainun Habibie)
  • Pesawat Cakrawala-250 Gatot Kaca.

Karya akan halnya Habibie

[sunting
|
sunting sendang]

  • Salam, S., 1986.
    BJ Habibie, Mutiara berasal Timur. Intermasa.
  • Anwar, D.F., 2010. The Habibie presidency: Catapulting towards reform.
    Soeharto’s New Pesanan and its Legacy, p. 99.
  • Amir, S., 2007. Symbolic power in a technocratic regime: The reign of BJ Habibie in New Order Indonesia.
    Sojourn: Journal of Social Issues in Southeast Asia,
    22(1), pp. 83–106.
  • Hosen, Nadirsyah, Indonesian political laws in Habibie Era : Between political struggle and law reform, Nordic journal of international law, ISSN 0029-151X, Bd. 72 (2003), 4, hal. 483-518
  • Rice, Robert Charles, Indonesian approaches to technology policy during the Soeharto era : Habibie, Sumitro and others, Indonesian economic development (1990), hal. 53-66
  • Makka, Berlambak. A,
    The True Life of HABIBIE Cerita di Balik Kesuksesan, Teks IMAN, ISBN 978-979-3371-83-2, 2008

Tatap lagi

[sunting
|
sunting sumur]

  • Daftar Presiden Indonesia
  • Daftar Duta Presiden Indonesia

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    “List of Fellow: Habibie, Professor Dr Ing Bacharuddin Jusuf FREng: 1990”. Royal Academy of Engineering. 1990. Diarsipkan bermula versi asli rontok 2022-04-24. Diakses tanggal 2022.



  2. ^


    a




    b



    https://nasional.kompas.com/read/2019/09/11/18162731/bj-habibie-meninggal-manjapada-di-rspad

  3. ^

    Nurmalaningrum, R.W., 2022. Lengsernya Soeharto seumpama Presiden Republik Indonesia.

  4. ^

    Ratnawati, T., 2022. POLITICAL REFORM IN INDONESIA AFTER SOEHARTO.
    Masyarakat Indonesia,
    36(2), pp.245-266.

  5. ^

    Saadah, K.A.W., 2022. SISTEM POLITIK DAN Pemerintahan ERA KEPEMIMPINAN ABDURRAHMAN WACHID.
    SKRIPSI Jurusan Hukum dan Nasional-Fakultas Guna-guna Sosial UM.

  6. ^

    Fawzia, D., Noor, F., Bhakti, I.Kaki langit., Gayatri, I.H., Nurdin, Cakrawala., Haris, S. and Raharjo, W., 4.1. Transisi Politik Pasca Soeharto.

  7. ^

    Habibie, B.J., 2010.
    Habibie & Ainun. THC Mandiri.

  8. ^

    Elson, R.E., 2009.
    The idea of Indonesia. Penerbit Serambi.

  9. ^

    Supriyadi, H., 2022. Gaya Kepemimpinan Kepala negara Indonesia.
    Harian Agregasi: Kampanye Reformasi Government dalam Demokrasi,
    6(2).

  10. ^


    Skuat (2018-09-11). “BJ Habibie Seia Desain Reca Dirinya Dimonumenkan”.
    Humas Protokol
    (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan mulai sejak versi asli terlepas 2022-07-02. Diakses tanggal
    2019-07-02
    .





  11. ^


    “Salinan arsip”. Diarsipkan dari versi suci terlepas 2022-07-29. Diakses tanggal
    2019-07-31
    .





  12. ^

    Salam, S., 1986.
    BJ Habibie, Mutu berpunca Timur. Intermasa.

  13. ^

    ICMI: Perkariban Cendekiawan Muslim se-Indonesia dalam sorotan pers, Desember 1990-April 1991

  14. ^

    Hendrowinoto, Lengkung langit.K.S. ed., 2004.
    Ibu Indonesia dalam kenangan. Bank Skenario Gramedia berkarya proporsional dengan Yayasan Profil Indonesia.

  15. ^

    IHLAS, Y.I., 2022.
    Uang kancing Budaya di Gorontalo bagaikan Makmal Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal(Doctoral dissertation, Universitas Negeri Gorontalo).

  16. ^

    Makka, Congah.A, The True Life of Habibie Cerita di Mengot Kesuksesan, Wacana IMAN, 2008

  17. ^


    “BJ Habibie : Saya Orang Kabila | RGOL Radar Gorontalo RGOL”.
    RGOL. 2022-09-05. Diarsipkan bermula versi sejati sungkap 2022-07-02. Diakses tanggal
    2019-07-02
    .





  18. ^


    Haji, Mersin (2019-02-08). “Keluarga Habibie Hibahkan Tanah Bikin TPU Gorontalo”.
    Humas Protokol
    (privat bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi putih tanggal 2022-07-02. Diakses tanggal
    2019-07-02
    .





  19. ^

    Noer, G.S., 2022.
    Rudy: Kisah Masa Taruna Sang Visioner. Bentang Pustaka.

  20. ^

    Kesalahan pengutipan: Tag
    <ref>
    tidak sah; tidak ditemukan pustaka bakal ref bernama
    Noer, G.S. 20222

  21. ^

    B. J. HABIBIE. Turunan Paling kecil Dicari Dari Timur 25 Juni 1936 -11 September 2022. (2021). (n.p.): PENERBIT KBM INDONESIA.

  22. ^

    Noer, G. S. (2015). Rudy: kisah hari mulai dewasa sang visioner. Indonesia: Diterbitkan oleh Urai dan THC Mandiri.

  23. ^

    Situmorang, J. T. (2017).
    BJ. Habibie Si Jenius. IRCiSoD.

  24. ^

    https://nasional.kompas.com/read/2018/06/26/12264001/82-tahun-habibie-dan-cintanya-kepada-ainun?page=all

  25. ^


    “Bachruddin Jusuf Habibie, Perian Bakti 1998–1999”. Perpustakaan Kebangsaan Republik Indonesia. Diarsipkan pecah versi tulus tanggal 2022-07-29. Diakses tanggal
    10 Mei
    2022
    .





  26. ^


    Azhar, Rosyid A (2019-10-29). Khairina, ed. “Sesudahmangkat, BJ Habibie Dapat Gelar Adat Gorontalo “Ta Lopo Lolade Tilango“.
    Kompas.com
    . Diakses tanggal
    2022-09-30
    .





  27. ^


    Giu, Ismail Sam. “Almarhumah BJ Habibie Lengkapi Gelar Adat Gorontalo dengan Gara’i | PROVINSI GORONTALO”. Diakses rontok
    2022-09-30
    .





  28. ^


    Semangat, Weda S. (2017).
    Kisah, Perjuangan, & Inspirasi B. J. Habibie. Checklist. hlm. 236.





  29. ^

    Habibie, B.J., 1990. Sophisticated technologies: taking root in developing countries.
    International Journal of Technology Management,
    5(5), pp.489-497.

  30. ^


    “Surat kopi”. Diarsipkan dari versi murni terlepas 2022-07-31. Diakses sungkap
    2019-07-31
    .





  31. ^

    https://kewarganegaraan.kompas.com/read/2018/06/22/11462431/infografik-serial-presiden-bj-habibie?page=all

  32. ^

    Takashi Shiraishi.1996.Rewiring the Indonesian State, kerumahtanggaan Daniel S. Lev & Ruth Ufuk. McVey (Editors).Making Indonesia – Essays on Modern Indonesia in Honor of George McT.Kahin, pp.165, New York: Cornell Southeast Asia Acara

  33. ^

    http://www.kedaipena.com/cerita-habibie-bebaskan-terhukum-politik-di-era-soeharto-beda-pendapat-itu-normal/

  34. ^

    https://republika.co.id/berita/kewarganegaraan/umum/13/04/12/ml4fgy-ini-alasan-habibie-bebaskan-pers-saat-makara-presiden

  35. ^

    Wijaya, J.H. and Permatasari, I.A., 2022. Capaian masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie dan Megawati di Indonesia.
    CAKRAWALA,
    12(2), pp.196-207.

  36. ^

    Hidayat, L.M., 2007.
    Perombakan administrasi: Analisis komparatif pemerintahan tiga presiden: Bacharuddin Jusuf Habibie, Abdurrahman Wahid, Soekarnoputri. Gramedia Wacana Utama.

  37. ^

    Wijaya, A., 2022. Demokrasi dalam Memori Politik Republik Indonesia.
    al-Daulah: Surat kabar Hukum dan Perundangan Islam,
    4(01), pp.136-158.

  38. ^

    Reformasi Administrasi: Amatan Komparatif Pemerintahan Tiga Kepala negara

  39. ^

    Suryo B. Sulistyo.1999.”Kebijakan ekonominya mengandalkan maslahat pasar”, dalam Badaruddin et.al.
    Kepemimpinan BJ. Habibie. Visi, Misi, dan Stategi, Jakarta: Yayasan Bina Profesi dan Wirausaha

  40. ^

    https://nasional.tempo.co/read/1164933/jokowi-minta-saran-soal-peluasan-sdm-ke-habibie

  41. ^


    “About Organization of Regio Aeronautika Industri”. PT Regio Ilmu penerbangan Pabrik. Diarsipkan dari versi tulen tanggal 2022-01-15. Diakses tanggal
    10 Mei
    2022
    .





  42. ^


    Johannes Nainggolan (12 September 2022). “11 Nama Kehormatan dan Medalion Jasa Almarhum BJ Habibie Dibacakan”.
    Indozone.id.





  43. ^


    “Daftar WNI yang Menerima Tanda Keperawanan Bintang Republik Indonesia Hari 1959–Sekarang”
    (PDF).
    Sekretariat Negara Republik Indonesia
    . Diakses tanggal
    2021-10-29
    .




  44. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    “Daftar Warga Negara Republik Indonesia yang Mendapat Tera Kesucian Bintang Mahaputera Periode 1959 s.d. 2003”
    (PDF).
    Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia
    . Diakses tanggal
    2021-10-29
    .





  45. ^


    “Daftar Pemilik Medalion Budaya Parama Dharma Tahun 1988–2003”
    (PDF).
    Kementerian Kepaniteraan Negara Republik Indonesia
    . Diakses rontok
    2021-10-29
    .





  46. ^


    Ibrahim, Arfandi (2019-01-07). Apriyono, Ahmad; Ige, Edhie Prayitno, ed. “Patung BJ Habibie Senilai 1,7 Miliar Berdiri Megah di Perkembangan Trans Sulawesi”.
    Liputan6.com
    . Diakses tanggal
    2019-09-10
    .





  47. ^


    “Izin Operasional Berbunga, RSUD Ainun Habibie Kini Bertipe C”.
    Website Resmi Jawatan Kesehatan Kewedanan Gorontalo
    . Diakses rontok
    2019-09-10
    .





  48. ^


    “Perguruan tinggi BJ Habibie, Nama Baru Universitas Wilayah Gorontalo”.
    Republika Online. 2022-04-10. Diakses tanggal
    2019-09-10
    .





  49. ^


    “BJ Habibie Untuk Menjadi Nama Bandara Gorontalo”.
    Republika Online. 2022-12-11. Diakses tanggal
    2019-09-10
    .





  50. ^


    “Presiden Kelima RI Resmikan Jalan BJ Habibie di Gorontalo”.
    Republika Online. 2022-03-02. Diakses tanggal
    2019-09-10
    .





  51. ^


    Ratnasari, Bella Cynthia. “Monumen Selalu Sejati Habibie Ainun, Ikon Kota Parepare nan Mempesona”.
    Kumparan
    . Diakses copot
    2019-09-10
    .





  52. ^


    Darullah. “Gubernur Sulsel Pantau Pembangunan RS Hasri Ainun Habibie Parepare”.
    Tribunnews.com
    . Diakses terlepas
    2019-09-10
    .





  53. ^


    News, Rakyatku (2019-04-16). “Begini Progres Pendirian Institut Teknologi Habibie Parepare”.
    Rakyatku News
    (dalam bahasa Indonesia). Diakses rontok
    2019-09-10
    .





  54. ^


    Nurohmah, Aprilia (30 Juni 2022). “Kenalan yuk sama Bima, pemeran Habibie kecil di sinema
    Rudy Habibie“.
    Brilio
    . Diakses tanggal
    7 Agustus
    2022
    .





  55. ^


    Azasya, Stella (3 Mei 2022). “Mengingat Lagi Film
    Di Perot 98: Kisah Fiksi Berlatar Restorasi”.
    IDN Times
    . Diakses tanggal
    7 Agustus
    2022
    .





  56. ^


    Sundari, Zulfa Ayu (2 November 2022). Saputra, Aditia, ed. “Reza Rahadian Jadi Muda di Habibie & Ainun 3 Bernasib baik CGI”.
    Liputan6.com
    . Diakses tanggal
    7 Agustus
    2022
    .




Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)

    Situs web seremonial
  • (Indonesia)
    Kepustakaan Kepala negara-presiden Republik Indonesia – Biografi dan seputar B.J. Habibie Diarsipkan 2022-07-29 di Wayback Machine.
  • (Indonesia)
    Riwayat hidup Presiden BJ Habibie di Ensiklopedi Tokoh Indonesia Diarsipkan 2022-12-09 di Wayback Machine.
  • (Inggris)
    Katalog karya tulis B.J. Habibie
Jabatan garis haluan
Didahului oleh:
Soeharto
Presiden Indonesia

1998–1999
Diteruskan oleh:
Abdurrahman Wahid
Didahului makanya:
Try Sutrisno
Wakil Kepala negara Indonesia

1998
Jabatan lowong

Selanjutnya dijabat maka itu

Megawati Sukarnoputri

Didahului maka itu:
Soemitro Djojohadikoesoemo
Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia

1978–1998
Diteruskan oleh:
Rahardi Ramelan
Jabatan pemerintahan
Posisi baru Atasan Raga Pengkajian dan Penerapan Teknologi

1974–1998
Diteruskan maka itu:
Rahardi Ramelan



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/B._J._Habibie