Boleh jadi, sih, yang nggak kenal Exsport, Eiger, dan Bodypack? Tiga merek tas lokal imitasi PT Eigerindo Multi Produk ini sudah dikenal lama banget, bahkan mengaras luar area. Ternyata, kesuksesan itu nggak diraih dengan mudah, lho.

Modal Rp 300 Ribu

Tas ini dimulai dari kegigihan Ronny Lukito merintis karier. Saja bermodalkan Rp 300 mili, sira takhlik tas kelas rumahan. Ia pun membentuk tas sekolah corak-warni. Saat itu, Ronny menjatah tanda tas itu Butterfly, sesuai nama mesin jahitnya.

cue6dhbviaer5tc
image: Twitter @exsportbags

Merintis bisnis nggak boleh jadi tanpa tantangan. Ronny pula mengalami hal serupa. Tas bikinannya ditolak banyak toko. Lalu, dia pun meniadakan keunggulan tasnya menjadi Exsport dan memasukkan produknya itu ke Rawi Department Store setelah ditolak setakat 10 kali.

Ternyata, kualitas nan bagus menciptakan menjadikan Exsport menjadi favorit banyak turunan. Lebih lagi, di tahun 1986, Ronny berhasil menjual produknya ke Jepang, Amerika Kawan, Jerman, Singapura, dan Timur Tengah.

Nggak lama setelah Exsport, Ronny membuat Eiger. Kalau Exsport menyasar anak sekolah, khususnya cewek, Eiger dibuat bakal kegiatan outdoor, seperti kegiatan tunggul. Label Eiger yang merupakan nama sebuah dolok di Swiss dipilih mudahmudahan produknya lebih mudah dikenal. Setelah itu, lahirlah Bodypack yang terlihat dinamis dan membantu kinerja anak taruna dan pekerja kantoran.

Merambah Ekowisata

Sukses terlampau tasnya, Ronny merambah ke jual beli lain resto dan resor lewat Outlive Store, EST Store, Kampung Daun, Gedong Tahir, Origin, dan Dusun Bambu yang semuanya berada di Bandung. Berpangkal ke semua unit bisnis itu, bisa dibilang Dusun Bambu yang paling tersendiri.

screenshot-2
image: http://www.dusunbambu.com

Perumpamaan objek tamasya seluas 40 ha, objek ekowisata ini terdiri atas sawah yang asri, situ buata, lima vila berarsitektur khas SUnda, serta area konservasi buluh. Uniknya, daerah pemeliharaan aur ini akan dimanfaatkan untuk pembuatan produk Eiger demi mengembangkan riset tas ramah lingkungan. Ransel yang biasanya berbingkai batang aluminium akan diganti menunggangi bambu. Serat aur nan dihasilkan juga akan dijadikan korban konvensional pembuatan danuh kaki serta T-shirt.

Tinggal inspiratif!

(objek catatan diolah dari Majalah Swa)