Buku Karya Buya Syakur Yasin

Daftar Isi Profil Prof Dr KH Abdul Syakur Yasin, MA

  • Kelahiran
  • Pendidikan
  • Keistimewaan
  • Karya-Karya
  • Channel Pengajian Buya Syakur’
  • Chart Silsilah Sanad

Kelahiran

Prof Dr KH  Abdul Syakur Yasin, MA  alias yang biasa dikenal dengan sapa Buya Syakur lahir pada 12 November 1960 di Indramayu, Jawa Barat.  Kiai Syakur adalah sosok ulama yang dahulu rendah diri (tawadhu), sederhana dan cak acap memuliakan kepada siapapun dan berpokok meres bokong apapun.

Dalam menyampaikan kajiannya Buya Syakur n kepunyaan ciri istimewa seperti cerdik pandai Nahdlatul Ulama (NU) sreg umumnya, celaan Buya Syakur tidak pernah meninggi, beliau menjelaskan aneka persoalan yang sememangnya cukup rumit, hanya dia jelaskan dengan perlahan, jelas dan fokus.

Ciri singularis NU lainnya ialah isi kajian Buya Syakur kian mengutamakan kehidupan bermuamalah di tengah roh masyarakat yang bermacam-macam.

Baca juga:Prasyarat N kepunyaan Suhu, Penjelasan Kiai Syakur terbit Arah Tasawuf

Pendidikan

Masa pendidikan Buya Syakur dari boncel setakat dewasa banyak dihabiskan di saung pesantren. Beliau secara intensif mengebor takrif keagamaan bersumber Saung Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon.

Lamanya membiasakan di dangau pesantren, takhlik Buya Syakur menjadi mahir internal berbahasa Arab. Hal ini kemudian yang menciptakan menjadikan Bapak Syakur menerjemahkan kitab-kitab bahasa Arab ke n domestik bahasa Indonesia.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Babakan, plong tahun 1971, Buya Syakur melanjutkan pendidikan di Cairo. Ketika Buya Syakur menjadi mahasiswa di sana, beliau diangkat menjadi ketua PPI (Perhimpunan Murid Indonesia) Cairo.

Buya Syakur selesai dengan skripsi sarjananya nan berjudul Celaan Sastra Objektif terhadap karya novel-novel Yusuf as-Siba’i (Novelis Mesir).

Kemudian pada hari 1977, Buya Syakur mengamankan ilmu al-Qur’an di Libya. Pada tahun 1979, sira memintasi sastra Arab. Dua tahun seterusnya, tepatnya pada tahun 1981, anda telah menyeselesaikan S2-nya internal bidang sastra linguistik di Tunisia. Setelah itu, kemudian beliau diangkat menjadi staff juru di kedutaan samudra Tunisia.

Pada tingkat doktoral, Buya Syakur, mengambil pidato di London dengan konsentrasi dialog teater dan lulus pada tahun 1985. Makara kurang bertambah sekitar 20 tahun lamanya anda habiskan buat sparing di Timur Paruh dan Eropa.

Tepat pada hari 1991, Buya Syakur pulang ke Indonesia bersama Gusdur, Quraish Shihab, Nurcholis Majid dan Alwi Shihab. Setelah kembali ke Indonesia, beliau membaktikan diri berdakwah di kampung halamannya, di Indramayu.

Lima tahun (1995) setelah Buya Syakur pulang, beliau kemudian mendirikan Pondok Pesantren Cadangpinggan yang beralamat di Jl. By Pass Kertasemaya KM. 37 Rt.01 Rw. 01 Cadangpinggan, Sukagumiwang, Indramayu.

Guna

Kurnia yang dimiliki maka itu Bapak Syakur ialah, seperti yang kawin Gus Dur katakan bahwa di Indonesia ini cuma ada tiga orang yang nanang analitis dalam memaklumi Islam, yaitu Quraish Shihab, Sampul Syakur, Kongkalikong Nur.

Kejadian ini terbukti berpokok tema-tema yang diunggah lewat akun Youtube beliau yang bertema cukup sulit dan banyak yang berbasis kitab kontemporer atau tasawuf, ucap namun misalnya
fi Zhilali al-Qur’an, La Tahzan karya ‘Aidh al-Qarni,
sampai al-Hikam Ibn ‘Athaillah as-Sakandari, dan kegemaran engkau pada menggambar dan pertal buku-buku berbahasa Arab pun terlihat pada beberapa video yang diunggah akun Youtube beliau yang bertema Pembacaan Puisi.

Bilang puisi yang engkau bacakan seringkali diangkat berdasarkan hal yang sering melanda awam umum, tak langka dipahami namun konstan berbobot.

Dengan mode dan logat nan distingtif bahasa pantura, Buya Syakur menggambarkan hamba allah berisi mantra dalam setiap menirukan beliau berpidato. Beliau menjelaskan aneka persoalan.

Baca juga: Tuhan yang Berkebudayaan kerumahtanggaan Pandangan Buya Syakur Yasin

Karya-Karya

  1. Renungan Spiritual Buya Syakur Yasin
  2. Surat-Dokumen Cinta Buya Syakur Yasin
  3. Menembus Palung Hati Yang Paling Kerumahtanggaan
  4. Buku Wamima: Zikir Wamima dan Doa Ya Latif

Channel Pengajian Buya Syakur

Selepas Buya Syukur kembali ke tanah air di awal perian 90-an, Buya Syakur lebih banyak mengajar dan memuati pengajian dikalangan masyarakat bawah khususnya di Indramayu dan Cirebon.

Baca sekali lagi:Allah Selalu Menawarkan Hendaknya Cucu adam Meminta Doang kepada-Nya

Lega awalnya pengajian yang disampaikan makanya Buya Syakur dilakukan secara offline, tapi sejak 7 Mei 2022, pengajian Bapak Syakur dilakukan secara online juga. Untuk mengetahui pengajian Buya Syakur bisa mengakses silam akun Youtubenya di KH Buya Syakur MA dengan Label Wamimma TV.

Chart Galur Sanad

Berikut ini chart galur sanad temperatur Prof Dr KH. Abdul Syakur Yasin MA dapat dilihatDI SINI.



Artikel ini sebelumnya diedit tanggal 12 November 2020, dan bontot diedit tanggal 01 September 2022.

Source: https://www.laduni.id/post/read/67081/biografi-prof-dr-kh-abdul-syakur-yasin-ma