Ciri Ciri Serat Daun Pandan

Serat umbul-umbul berbunga tumbuhan, begitu juga: 1.       Rabuk kapas: Ciri – ciri: Biji kapasnya gersang dan sangkil keras, padahal serat kapanya tandus dan agak abadi. Tulang beragangan: Serat kapas berbentuk menggumpal. Corak: Serabut kapas bercat ceria. Tekstur: Kawul kapas bertekstur kecil-kecil. Teknik penggodokan: Teknik pengolahannya merupakan serat kapas dimasukkan ke dalam sarung bantal. 2.       Serat eceng gondok: Ciri – ciri: Kawul kelayan gondok kering dan kuat. Bentuk: Baja eceng beguk berbentuk memanjang Warna: Serat eceng gondok berwarna kecoklatan. Tekstur: Serat kelayan beguk bertekstur sedikit bernafsu. Teknik pengolahan: Teknik pengolahannya yaitu serat genjer gondoknya dianyam. 3.       Jamur daun pandan: Ciri – ciri: Serat daun pandan kersang dan agak awet. Bentuk: Rabuk daun pandan berbentuk memanjang. Warna: Serat daun pandan bercat kecoklatan. Tekstur: Kawul patera pandan bertekstur sedikit kasar. Teknik pengolahan: Teknik pengolahannya yaitu pupuk daun pandannya dianyam.   4.       Serat pelepah pisang: Ciri – ciri: Serat tangkai daun pisang cengkar dan agak langgeng Bentuk: Serat pelepah mauz berbentuk mundur. Warna: Jamur pelepah pisang bercat kecoklatan. Tekstur: Jamur petiolus pisang bertekstur sedikit kasar. Teknik penggarapan: Teknik pengolahannya yaitu serat tulang daun pisangnya dianyam.   5.       Serat rami: Ciri – ciri: Baja jute agak rapuh, normatif dan berkilau Rencana: Serat rami berbentuk benang seandainya sudah dirajut, agak keriting dan memanjang Warna: Cendawan rami berwarna polos kecoklatan Tekstur: Serat rami bertektur minus kasar Teknik pengolahan: Teknik pengolahannya yaitu Jamur rami diarajut menjadi benang kemudian dapat dirajut menjadi kain.   Serat umbul-umbul dari hewan, seperti mana: 6.       Serat sutera: Ciri – ciri: Jamur suteranya mengerlap. Bentuk: Rabuk sutera berbentuk sebagai halnya lawe takdirnya sudah dipintal. Dandan: Jamur sutera berwarna putih. Tekstur: Serat sutera bertekstur lembut Teknik pengolahan: Teknik pengolahannya yaitu baja suteranya dipintal   7.       Serat kamhar: Ciri – ciri: Serat wol berkerut dan duga kuat. Bentuk: Serat wol berbentuk benang takdirnya sudah dipintal Warna: Rabuk sekelat berwarna kalis. Tekstur: Serat wol bertekstur lembut. Teknik pengolahan: Teknik pengolahannya yaitu serat wolnya dipintal.   8.       Baja kelinci: Ciri – ciri: Serat kelinci agak keriting dan tebak kuat Gambar: Kawul kelinci berbentuk makao sekiranya sudah dipintal Warna: Rabuk kelinci bercat kalis Tekstur: Baja kelinci bertekstur subtil Teknik pengolahan: Teknik pengolahannya yaitu serat terwelu dipintal   9.       Serat unta: Ciri – ciri: Kawul gamal agak keriting dan kuat Bentuk: Serat gamal berbentuk lawe sekiranya mutakadim dipintal Corak: Cendawan onta berwarna putih, coklat, dan juga kekuning – gangsa Tekstur: Serat unta bertekstur lembut Teknik penggarapan: Teknik pengolahannya yaitu jamur onta dipintal   10.   Jamur alpaca: Ciri – ciri: Serat alpaca asa keriting dan kuat Bentuk: Serat alpaca berbentuk benang jika telah dipintal Dandan: Kawul alpaca bercat nirmala, coklat, kekuning – perunggu dan berkilau Tekstur: Serat alpaca bertekstur lembut Teknik perebusan: Teknik pengolahannya yaitu pupuk alpaca dipintal.

Source: https://qanda.ai/id/solutions/6DT9WdWGon