Contoh Laporan Akhir Kampus Mengajar

Warta Penutup

Program Kampus Mengajar Laskar 3 Program Pendampinagn Literasi, Adaptasi teknologi, Administrasi di UPT SPF SMP Negeri 33 Bulukumba, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Distrik Sulawesi Kidul

Disusun oleh: Siti Nurjannah NIM 1900011127

Program Pendalaman Pengelolaan
FAKULTAS EKONOMI DAN Komersial
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

II

LEMBAR Tes Kenyataan KKN
KAMPUS MENGAJAR 3

UPT SPF SMP Negeri 33 Bulukumba

Siti Nurjannah 1900011127

Informasi ini disusun sesuai matra nan sudah ditentukan Program Kampus Mengajar 3

Yang memverifikasi DPL KKN Universitas Ahmad Dahlan

Liena Sofiana, S.,M.

IV

Kata pengantar

Segala apa puji dan terima kasih penulis panjatkan kehadirat Almalik SWT atas berkat, rahmat dan hidayah-Nya sehingga pencatat boleh tanggulang Programa Kampus Mengajar Angkatan 3 yang berlokasi di UPT SPF SMP 33 Bulukumba Kabupaten Bulukumba ini dapat terlaksana dengan baik. Penyusunan laporan intiha kegiatan Programa Kampus Mengajar ini diajukan bagaikan syarat kerjakan memenuhi salah suatu kewajiban peserta diakhir Acara Kampus Mengajar sekalian memberika paparan akan halnya Program Kampus Mengajar di UPT SPF SMP 33 Bulukumba.

Intern pelaksanaan program kampus mengajar sebatas dengan penyusunan kabar penutup ini bukan akan terlaksan tanpa adanya Kerjasama dari pihak-pihak yang terlibat. Maka itu pencatat ingin menyampaikan banyak cak dapat kasig atas apa ajudan, bantuan, dan kontribusi yang telah dipercayakan kepada penulis. Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat,

  1. Kepada seluruh dosen dan civitas akademik Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta nan telah menyerahkan kesempatan kepada katib kerjakan mengikuti program kampus mengajar Legiun 3.
  2. Kepada ketua sekolah UPT SPF SMP 33 Bulukumba, Guru Pamong, seluruh guru, pegawai, serta siswa UPT SPF SMP 33 Bulukumba yang telah bersedia menjadi sekolah target sejauh kegiatan berlantas.
  3. Kepada Ibu Wahdaniya, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pengajar lapangan sejauh kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 3 di UPT SPF SMP 33 Bulukumba.
  4. Kepada ibu Liena Sofiana, S.K., M. selaku dosen instruktur KKN Reguler Periode REGULER KE-94 Kampus Mengajar 3.
  5. Kepada n antipoda satu penempatan saya Mudina Widiyanti yang telah menjadi patner saya selama Program Kampus Mengajar.
  6. Serta berbagai pihak yang bukan barangkali dapat juru tulis sebutkan satu tiap-tiap satu yang telah membantu setiap proses internal Program Kampus Mengajar.

V

Penulis menyadari masih terdapat kehabisan dalam penyusunan laporan ini. Oleh karena itu, suara dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan oleh penulis cak bagi memperSetanbaiki kekurangan pemberitahuan pengunci ini. Agar dengan adanya pemberitaan ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca dan berlimpah ikut serta berkontribusi dalam membuat merdeka belajar.

Yogyakarta, 7 Juli 2022

Siti Nurjannah NIM: 1900011127

VII

  • Penutup
    • A. Konklusi
    • B. Saran
  • DAFTAR Pustaka
  • LAMPIRAN
      1. Rencana Program dan Kegiatan
      1. Kegiatan Mingguan
      1. Hasil Pelaksanaan
      1. Dokumentasi Kegiatan
Mujarad

Program Kampus Mengajar adalahh salah satu tulang beragangan pelaksanaan merdeka berlatih kampus merdeka (MBKM) nan di usung oleh Kementerian Pendidikan, Kultur, Riset, dan Teknologi RI untuk memperkaya kompetensi mahasiswa dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa cak bagi belajar di luar kelas dengan memberikan asistensi kepada temperatur dan tenaga kependidikan di tingkat Pendidikan dasar. Mahasiswa dari seluruh perguruan jenjang dibawah naungan Kemendikbudristek nan akan ditempatkan di 3 Sekolah Radiks dan Sekolah Menengah Purwa di seluruh Indonesia kerumahtanggaan upaya membantu peningkatan literasi dan numerasi di tingkat pendidikan pangkal, salah satu sekolah nan menjadi berusul program Kampus Mengajar adalagh UPT SPF SMP Distrik 33 Bulukumba yang terletak di Dusun Bakung-Bakung, Desa Lembanna, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Kidul.

Pamrih berusul keikutsertaan mahasiswa dalam program Kampus Mengajar ini yaitu sebuah proses dalam menambah gabungan, menambah asam garam di luar dunia perkuliahan, mengembangkan wawasan, karakter dan soft skill mahasiswa, menjorokkan dan memacu pembangunan kebangsaan dengan menumbuhkan cambuk siswa untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta mengedit fiil siswa dan meningkatkan minat belajar siswa sejauh musim pandemi ini.

Hasil dari Programa Kampus Mengajar yaitu laksana penanaman empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap persoalan semangat masyarakat nan cak semau di sekitarnya terutama latar pendidikan, mengasah keterampilan dan problem solving kerumahtanggaan berkarya lintas rataan hobatan dan ragam asal mahasiswa, mengembangkan wawasan, dan meningkatkan peran kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa internal pembangunan nasional.

Pembukaan kunci: Kampus Mengajar, Adaptasi Teknologi, Minat Berlatih Peserta

mendapatkan Kesempatan bakal mengasah kemampuan sosial dan karakter mahasiswa khusunya kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan interpersonal lainya melalui pengalaman ini.

B. Maksud Program Kampus Mengajar Maksud dilaksanakanya program Kampus Mengajar ialah memberdayakan mahasiswa untuk membantu proses pencekokan pendoktrinan di Sekolah Asal dan Sekolah Sedang Permulaan di peletakan dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan kemampuan softskill dan mendampingi suhu untuk bermitra mereka cipta startegi, metode dan model pembelajaran di SD dan SMP. Tujuan program Kampus Mengajar merupakan sebagai berikut:

  1. Menanamkan empati dan kepekaan sosail pada diri mahasiswa terhadap permasalahana jiwa kemasyarakatan yang ada di sekitarnya.
  2. Untuk menghadirkan pembelajaran di masa pandemic, terumtama lakukan SD didaerah 3T
  3. Mengembangkan wawasan, khuluk dan softskill mahasiswa
  4. Memerosokkan dan memacu pembangunan kewarganegaraan dengan menumbuhkan motivasi masyarakat buat berpartisipasi dalam pembangunan Pendidikan yang unggul
  5. Meningkatkan peran dan kontribusi aktual perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional melalui bidang Pendidikan
  6. Menggerinda kelincahan berpikir n domestik bekerja sama lintas bidang ilmu
Ki II
ANALISIS SITUASI DAN PERENCANAAN PROGRAM

A. Analisis Situasi UPT SPF SMP Provinsi 33 Bulukumba Sekolah yang menjadi sasaran Program Kampus Mengajara adalah sekolah yang memiliki akreditasi paling tinggi B dsan Akreditasi pang strata adalah A yang fertil di wiliyaha terpencil atau pinggiran kota. Acara ini dilaksanakan secara luring di wilayah penempatan. Salah satu sekolah yang menjadi wadah dijalankannya acara Kampus Mengajar adalah UPT SPF SMP Negeri 33 Bulukumba ang terletak di Dusun Bakung- Bakung, Desa Lembanna, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sebelum programa Kampus Mengajar dilaksanakan, mahasiswa lebih-lebih lewat mengamalkan amatan kebutuhan di UPT SPF SMP Kewedanan 33 Bulukumba dengan maksud agar mahasiswa memperoleh gambaran awam mengenani proses penerimaan yang dilakukan di UPT SPF SMP Kawasan 33 Bulukumba, karakteristikm siswa tuntun, dan kelengkapan sarana dan prasarana yang menubruk proses pembelajaran.

Berlandaskan analisis kebutuhan yang dilakukan, sekolah tersebut makmur di ujung pulau Sulawesi, jalanan mendekati sekolah tersebut punya akses nan mudah, dan memiliki akses internet yang bagus serta sekolah sekali lagi dilengkapi dengan Wi-fi. Sekolah ini sudah mendapatkan akreditasi B dan berstatus negeri. Kurikulm yang diterapkan dalam penelaahan sehari-tahun yaitu kurikulum 2022 dengan jumlah petatar 228 yang terdiri berusul 9 gerombolan belajar.

Disekolah tersebut terdapat 11 ruang kelas, 1 kantor hawa, 1 mengaung tata usaha, 1 urat kayu kepala sekolah, 1 perpustakaan, 1 masjid, 1 urat kayu bimbingan konseling, 1 ruang UKS, 3 Gudang, 1 Laboraturium IPA, 1 Laboraturium Komputer jinjing, 1 toilet guru, 2 toilet peserta, 2 toilet mahasiswa, dan saat ini toilet pelajar telah direnovasi dengan menggunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Selain itu, air disekolah tersebut cukup susah karena sirkulasi pipa PDAM yang digunakan secara seling dengan warga sekitar.

BAB III
PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN Amatan HASIL

A. Persiapan Pelaksanaan programa Kampus Mengajar Angkatan 3 terdiri dari kegiatan persiapan yang dilakukan mulai dari pembekalan, penerjunan, observasi, dan perencanaan programa.

  1. Pembekalan Pembekalan dilakukan kepada mahasiswa dan dosen pembimbing untuk memberikan mualamat minimal nan diperlukan dalam kegiatan asistensi mengajar di Sekolah Menengah Pertama, materi pembekalan meliputi:
  1. Pedagogi sekolah

  2. Profil peserta Pancasila

  3. Growth mindset

  4. Komunikasi dan kearifan local

  5. Facilitating skill

  6. Konsep dasar literasi dan numerasi

  7. Asesmen dan pemetaan literasi numerasi

  8. Memilih bacaana wacana SD dan SMP

  9. Matematika dan standard SD dan SMP

  10. Literasi lintas ain pelajaran SMP

  11. Numerasi lintas pelajaran SMP

  12. Startegi penerimaan mendaras menulis SD

  13. Strategi pembelajaran literasi mengaji ki menenangkan amarah SD

  14. Facilitation skill

  15. Kebijakan pembelajaran membaca menyenangkan SMP

  16. Merancang model pendedahan numerasi SD dan SMP

  17. Microlearning PISA

  18. Etnomatematika

  19. Eksporlasi math city map Indonesia

  20. Menumbuhkan budaya literasi di sekolah

  21. Financial literacy

  22. Literasi numerasi sesuai modul tinggi SD dan SMP

  23. Kurikulum merdeka

  24. Pembelajaran berbasis proyek

  25. Pencegahan 3 dosa raksasa

  1. Penurunan Kegiatan tadinya dari program ini adalah melakukan pengharmonisan dengan Maktab Pendidikan Kabupaten/Ii kabupaten setempat dan sekolah yang menjadi sekolah peletakan program. Langkah koordinasi meliputi kegiatan sebagai berikut:
  • Mahasiswa dan Dosen pembimbing lapangan melakukan komunikasi awal dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat
  • Mahasiswa melakukan lapor diri dan menyerahkan surat tugas belmawa dan surat tugas berbunga perguruan tataran ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat
  • Kantor Pendidikan Kabupaten/Kota setempat membuatkan kopi tugas untuk mahasiswa ke sekolah sasaran
  • Pengharmonisan dengan sekolag tempat penugasan mahasiswa untuk melakukan lapor diri kepada Atasan Sekolah dan hawa pamong serta memasrahkan surat tugas mulai sejak Kantor Pendidikan Kabupaten/Ii kabupaten setempat, Salinan sahifah tugas dari direktorat Belmawa dan surat tugas berusul perguruan tinggi
  1. Observasi Observasi yang digunakan merupakan metode partisipan atau terkebat langsung dalam mengobservasi di UPT SPF SMP Provinsi 33 Bulukumba baik, observasi ini mencakup adminitrasi, pembelajaran, teknologi, tingkat literasi dan numerasi, dsb. Mata air data

menerapkan literasi pada setiap kesempatan denga meningkatkan minat murid melaui games dengan materi yang sesuai dengan kurikulum.

  1. Membantu Adapatasi Teknologi Membantu guru untuk lebih memahami aplikasi AKM Papan bawah internal keberhasilan murid memaklumi pembelajaran yang sepanjang ini sudah lalu diberikan. AKM Kelas digunakan andai alat bantu temperatur di kelas untuk mendiagnosa hasil belajar setiap individu murid. Tujuannya adalah bakal merancang pembelajaran yang menyamakan tingkat kompetensi siswa (teaching at the right level).

  2. Membantu Administrasi Sekolah dan Master Menata ulang perpustakaan dengan meplotan buku sesuai denga jenisnya, mahasiswa pula mendukung menyisihkan perangkat pembelajaran sebagai kelengkapan adminitrasi dalam pendedahan ialah bahan ajar dan materi ajar, media penelaahan serta bahan evaluasi setiap tema penataran. Mahasiswa juga membantu melengkapi beberapa instrument yang dibutuhkan dalam penilaian majikan sekolah yang weduk akan halnya administrasi di sekolah.

C. Amatan Hasil Pelaksanaan Program

  1. Mengajar Analisis hasil pelaksanaan Kampus Mengajar n domestik proses mengajar yang telah dilaksanakan maka itu mahasiswa Kampus Mengajar khususnya di UPT SPF SMP Negeri 33 Bulukumba telah sesuai dengan intensi Acara Kampus Mengajar yaitu penanaman empati dan kepekaan sosial pada berpangkal diri mahasiswa terhadap permasalahan spirit sosial di sekitarnya dan pengembangan minat literasi dan numerasi di Indonesia.

Dengan penerapan sepanjang 3 bulan penuh pesuluh dibiasakan untuk mengerti literasi dan numerasi ini memberikan hasil serta dampak konkret bakal murid, guru dan sekolah khususnya di UPT SPF SMP Negeri 33 Bulukumba. Adapun dampak yang dirasakan siswa adalah meningkatnya motivasi dan minat membiasakan siswa baik bermula segi literasi alias pecah segi numerasi dan peserta kreatif menangkap apa yang diajarkan maka dari itu guru dengan cepat, serta

berkecukupan berpikir kritis. Hal tersebut sudah sesuai dengan ketercapaian nan tertulis dalam tujuan Acara Kampus Mengajar. Padahal dampak yang dirasakan oleh master dan sekolah ialah bisa melincirkan dan kondusif hawa intern berbuat pengajian pengkajian secara langsung.

  1. Mendukung Adaptasi Teknologi Analisis hasil pelaksanaan Program Kampus Mengajar Armada 3 dalam memandu adaptasi teknologi baik lakukan siswa, master, dan Tenaga kependidikan di UPT SPF SMP Kawasan 33 Bulukumba telah sesuai dengan ketercapaian pamrih berbunga Program Kampus Mengajar yakni pelajar, guru dan sekolah diharapkan mampu memaksimalkan pemanfaatan teknologi internal kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan pembelajaran yang berbasis teknologi pada abad ke 21 ini. Di samping itu, penataran jarak jauh lega masa epidemi Covid- semuanya berbasis teknologi. Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman kepada guru dan siswa tentang pentingnya teknologi lega masa waktu ini ini. Dampak dirasakan dengan adanya penggunaan teknologi pada pembelajaran jarak jauh dapat berlangsung dengan efektif, efisien serta waktu dan tempat yang enggak mengikat sonder harus bersemuka wajah.

  2. Membantu Administrasi Sekolah dan Master Analisis hasil pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 3 dalam membantu administrasi sekolah dan guru khususnya di UPT SPF SMP Negeri 33 Bulukumba sudah lalu sesuai dengan ketercapaian harapan yang diharapkan makanya programa kampus mengajar yaitu membantu administrasi sekolah seperti melengkapi administrasi perpustakaan dengan mendata dan mengatur buku nan terserah di perpustakaan. Selain itu, mahasiswa juga kontributif administrasi guru dalam kelengkapan administrasi pembelajaran berpunca segi kelengkapan peranti penelaahan ( sasaran ajar dan materi ajar, media penelaahan, Sutra Kerja Peserta Jaga (LKPD), Instrumen penilaian/evaluasi dan sasaran evaluasi per tema pembelajaran maupun Diktat) serta dalam kegiatan penilaian perdua semester maupun penilaian akhir semester. Dampaknya dapat melonggarkan kewajiban guru dan bagi mahasiswa dapat memperoleh asam garam intern administrasi pembelajaran privat ki melatih gawai penerimaan (RPP, bahan didik dan materi jaga, ki alat penataran, LKPD, peranti

Portal IV

Penutup

A. Kesimpulan

Wabah Covid – 19 yang terjadi sejak Februari 2022 di Indonesia telah mengubah cara aktivitas mahajana Indonesia. Dan saat ini semua bidang semenjana berusaha bikin memulihkan kembali kejadian dengan cara membentuk inovasi untuk mencegah penularan Covid-19. Sreg sektor pendidikan kerjakan mencegah penularan Covid-19 adalah dengan cara pembelajaran yang proses pembelajaran dilakukan secara Blended Learning alias penyatuan antara pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran lihat durja secara tekor. Cuma, privat proses pembelajaran jarak jauh belum selengkapnya efektif, tertentang pecah kurangnya pemahaman pesuluh dan guru internal penggunaan teknologi selain itu pesuluh juga tidak mendapatkan kesempatan buat mengasah kemampuan interpersonal dan kepemimpinan. Dengan adanya permasalahan tersebut maka dibentuk Program Kampus Mengajar yang yaitu salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa asistensi mengajar buat memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses penerimaan di Sekolah Bawah berbagai Desa/Daerah tingkat di seluruh Indonesia.

Program Kampus Mengajar ini silam kondusif dalam memajukan pendidikan di Indonesia karena dengan hadirnya mahasiswa dalam sekolah memberi dampak dan perubahan dalam cara mengajar. Yang biasanya penyampaian materi namun dengan cara memfoto lalu dikirim menerobos grup WhatsApp, dengan adanya mahasiswa mampu membuat video pembelajaran dan meningkatkan umur siswa n domestik mengerjakan tugas yaitu dengan cara berbasis teknologi. Selain itu, program tersebut dilaksanakan lakukan meningkatkan kompetensi baik soft skills maupun hard skills mahasiswa agar makin siap dan relevan dengan kebutuhan zaman ibarat pemimpin masa depan nasion yang unggul dan berkepribadian.

B. Saran

Dalam programa Kampus Mengajar ini sudah cukup baik dari Laskar sebelumnya dan menerimakan kesempatan kian cak bagi menghamba diluar domisili. Akan halnya saran saya yaitu komunikasi mulai sejak pusat ke sumber akar seperti panitia, dosen pengajar, dan mahasiswa sedikit komunikatif dan terkesan berantakan pada beberapa waktu dan keterlambatan uang saku nan membuat kami yang ditempatkan diluar domisili cukup lopak-lapik karena kekurangan uang dompet.

Source: https://www.studocu.com/id/document/universitas-ahmad-dahlan/bahasa-indonesia/laporan-akhir-kampus-mengajar-angkatan-3/31080507