Contoh Pidato Maulid Nabi Singkat

Ilustrasi pidato akan halnya maulid rasul. Sendang: Unsplash


Perayaan


maulid nabi


setiap 12 Rabiul Awal lazimnya selalu diisi dengan penyelenggaraan kegiatan islami maka itu umat muslim di Indonesia. Misalnya saja dengan menggelar programa sholawat bersama, tadarus alquran, ataupun mendustai tabligh akbar di masjid atau tempat tertentu. Beberapa diantaranya juga kerap merayakan maulid nabi dengan menggelar lomba ceramah atau pidato.


Jika anda termasuk salah seorang yang mengikuti adu lektur tentang maulid utusan tuhan, maka


contoh


naskah ceramah berikut ini bisa anda jadikan pustaka.


Mengutip dari buku


Di Balik 7 Hari Besar Islam karangan Muhammad Sholikhin (2012: 48),


peringatan maulid utusan tuhan awalnya dirayakan dengan tujuan untuk menyemangati umat orang islam agar kembali bergairah dan memiliki semangat juang paska kekalahannya internal perang Salib di abad ke-11. Prabu Shalahudin Al-Ayyubi pron bila itu disebutkan memelopori maulid nabi agar umat Islam boleh lagi bergembira dengan memperingati hari kelahiran Rasul Muhammad SAW, sedarun lakukan kembali meneladani narasi-cerita inspiratif dari si nabi.


Berdasarkan proklamasi tersebut, maka para peserta juga bisa membahas perkara pentingnya perayaan maulid nabi guna meneladani sifat dan kisah nabi Muhammad SAW agar umat muslim bisa pula memiliki semangat keislaman. Jika membutuhkan referensi teks


syarah


atau pidato tentang maulid nabi, maka simaklah model pidato berikut ini, sebagaimana dikutip berusul anak kunci


Dakwah Milenial, Abdul Basit (2021):

Ilustrasi lektur tentang maulid nabi. Sumber: Unsplash


Hipotetis Kuliah Adapun Maulid Nabi Muhammad SAW

Bismilahirrahmanirrahim, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin wa bihi nasta’in wa ‘ala umurid dunya wad din. Wa shatu wa salam ‘alla sayyidina wa maulana Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pertama-tama Ayo kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Karna atas hadiah dan Pemberian-Nya lah, Kita semua masih diberi Kelancaran dan kesempatan sehingga kita boleh bersilaturahmi di acara yang di muliakan oleh Tuhan SWT sungguhpun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu program memperingati Musim Maulid Nabi Muhammad SAW. Kemudian shalawat serta salam semoga setia tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hadirin yang dimuliakan Allah.

Bulan Rabiul Awwal adalah wulan nan habis kuno dalam semangat umat Muslim, terutama pada copot 12 Rabiul Sediakala tahun gajah, telah dilahirkan seorang pemimpin umat cucu adam yang merupakan hadiah bagi liwa segenap. Ia adalah suami kita yakni Rasul Besar Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam. Melewati beliau Halikuljabbar menunjukan manusia menuju alam yang penuh dengan cahaya kimanan dan ketakwaan kepada Almalik Swt.

Adanya peringatan maulid nabi sreg tahun ini memiliki tujuan,

1. Menanamkan, Memupuk dan Menambah Rasa Cinta (Mahabbah) Kita Kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.

Mencintai dan menganakemaskan Nabi Muhammad melebihi diri sendiri dan basyar tercinta ialah amalan yang adv amat utama. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 6:

النَّبِيُّ أَوْلَىٰ بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ

Artinya, “Utusan tuhan itu makin terdepan bikin orang-turunan mukminin dari diri mereka sendiri.” (QS Al-Ahzab: 6)

Dengan demikian, sudah menjadi keharusan bagi umat Muslim lakukan mendahulukan kecintaan kepada Allah dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam di dalam lever, lebih dari siapa alias apa yang dicintai.

2. Meneladani Adat-aturan Nabi Shallallahu ‘Alahi Wa sallam

Dengan peringatan kelahiran Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam dapat dapat dijadikan umpama teladan pecah Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam dan jihad perjuangannya di dalam menegakkan agama Islam. Dalam memegang dan memperingati maulid Utusan tuhan Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam yuk kita telusuri dan kita hayati perilaku spirit Rasulullah, yang selanjutnya kita jadikan sempurna di dalam aktivitas kita sehari-hari dan berjuang di jalan Allah SWT. Allah bersuara di privat Surah Al-Ahzab ayat 21 yang berbunyi:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِر وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan bagimu, ialah orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menegur akan Allah.”

Dengan kelahiran beliau, dunia menjadi kian sorot dari ketaksaan yang melanda hidup, yaitu aktual cahaya hidayah yang dapat menembus kegelapan jahiliah.

Wasalam, saya mengangankan seharusnya dengan peringatan maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam ini dapat meninggi keimanan kita kepada Allah dan Rasul-Nya, mencintainya dan mengirimkan perubahan-perubahan positif n domestik segala bidang nasib walaupan epidemi melanda dunia ini, tidak menjadi halangan untuk meneladani Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan melipatkan ibadah kepada Allah SWT. Amin

Akhirul pelir

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Demikianlah contoh ceramah atau pidato akan halnya maulid nabi Muhammad SAW yang dapat ia jadikan referensi keefektifan takhlik wacana pidato kerjakan


lomba


nanti. Semoga dapat bermanfaat! (HAI)

Source: https://kumparan.com/berita-terkini/contoh-ceramah-atau-pidato-tentang-maulid-nabi-singkat-untuk-referensi-belajar-1wiczoYJLxq