Contoh Soal Pg Beserta Jawaban Pelajaran Akuntansi Keuangan

Sempurna tanya akuntansi biaya ialah kumpulan soal berpangkal beberapa materi akuntansi biaya terkenal dalam kehidupan sehari-hari.

Les soal akuntansi biaya ini sangat baik untuk persiapan menghadapi pengecekan dan tentamen semester, tengah semester, ujian pendadaran komprehensif. Materi kumpulan pertanyaan akuntansi biaya ini antara lain tentang biaya:

  • Bahan absah
  • Tenaga kerja
  • Overhead pabrik
  • Harga pokok penjualan
  • Biaya manufaktur.

Serta merta hanya marilah ikuti penyajiannya berikut ini…

01: Pola Tanya Akuntansi Biaya Bahan Baku

Bagaimana format contoh soal akuntansi biaya incaran baku?

Perhatikan dua konseptual cak bertanya cost accounting dan jawabannya adapun bahan baku produksi berikut ini:

Contoh soal akuntansi biaya bahan normal firma manufaktur putaran #1:

Firma PT Adiluhung membeli tiga spesies bahan baku (raw material) dengan kuantitas harga produk dalam invoice adalah Rp 400.000. Biaya pengangkutan yang harus dibayar untuk 3 jenis bahan baku tersebut yaitu sebesar Rp 200.000. Kuantitas tiap jenis bahan sah adalah: A = 200 kg, B= 150 kg dan C= 50 kg.

Cak bertanya : bagaimana cara pembagian biaya pengapalan lakukan tiap jenis bahan baku?

Jawaban soal Akuntansi biaya sasaran sahih:

Untuk boleh menjatah biaya pengangkutan atas dasar perbandingan kuantitas tiap jenis sasaran baku

Bahan baku A:

Berat bahan baku = 200 kg : 400  = 0.5
Alokasi biaya pengangkutan = 0.5 x Rp 400..000 = Rp 200.00

Objek baku B:

Selit belit sasaran lumrah = 150 kg : 400  = 0.375
Alokasi biaya pengangkutan = 0.375 x Rp 400..000 = Rp 150.00

Incaran sah C:

Sukar bahan biasa = 50 kg : 400  = 0.125
Alokasi biaya pengangkutan = 0.125 x Rp 400..000 = Rp 50.00

Contoh soal akuntansi biaya korban resmi perusahaan manufaktur adegan #2:

PT Milenia Jaya membeli mangsa seremonial produksi sebesar Rp 12.500.000. Ongkos kirim (ongkir) yang dibebankan atas dasar tarif yakni Rp 1.250.000, sedangkan ongkos pengiriman bahan baku yang sesungguhnya merupakan Rp 850.000.

Pertanyaan: Bagaimana pendirian mencatat pembelian bahan baku tersebut?

Jawaban :

01: Pencatatan harian transaksi pembelian bahan normal

[Debit] Persediaan Barang Baku …. Rp 12.500.000
[Skor] Hutang Dagang …… Rp 12.500.000

02: Pencatatan buku harian pembebanan ongkos kirim  atas pangkal tarif

[Piutang] Persediaan Mangsa Resmi ….. Rp 1.250.000
[Kredit] Ongkir ………. Rp 1.250.000

03: Pencatatan surat kabar ongkir yang sepatutnya ada

[Debit] Ongkir …… Rp 850.000
[Kredit] Kas …………… Rp 850.000

04: Harian penutup saldo account Ongkos Kirim ke akun harga pokok penjualan (HPP)

[Debit] Ongkir ….. Rp 300.000
[Kredit] Harga Pokok Penjualan (HPP) ….. Rp 300.000

Artikel terkait:
Persamaan Dasar Akuntansi; Contoh Pertanyaan dan Penyelesaiannya Lengkap!

Contoh soal akuntansi biaya korban lazim perusahaan manufaktur episode #3:

Berikut ini disajikan arketipe pertanyaan pilihan ganda akuntansi biaya dan jawabannya adapun korban baku:

01: Manakah di antara konotasi bahan baku berikut ini nan etis?

A: Bahan baku yakni bahan yang digunakan bikin membuat dagangan.

B: Bahan normal merupakan semua target nan dimasukkan dalam produksi.

C: Bahan baku adalah bahan yang menjadi bagian mondial barang jadi.

D: Mangsa sahih adalah incaran yang nilainya relatif kecil bila dibandingkan dengan harga kunci barang jadi.

02: Manakah di antara coretan persediaan bahan berikut ini nan diselenggarakan di bagian akuntansi persediaan?

A: Kartu Persediaan

B: Kartu Pakus

C: Kartu Barang

D:
Kartu Harga Daya

03: Gubahan yang digunakan maka dari itu Fragmen Pakus untuk mencatat mutasi persediaan alamat sahih yang disimpan di gudang adalah:

A: Kartu persediaan dan faktur berasal penjualan.

B: Kartu Gudang dan Kartu Barang

C: Buku Jurnal Pembelian dan Tiket Persediaan

D: Laporan Penelaahan Barang dan Manuskrip Order Pembelian.

04: Unit organisasi privat perusahaan berikut ini nan seringkali biayanya diperhitungkan dalam harga pokok bahan normal nan dibeli, kecuali:

A: Bagian Pembelian

B: Bagian Pengajian pengkajian

C: Episode Gudang

D: Bagian Pemasaran

***

Demikian 4 (empat) contoh soal saringan ganda akuntansi biaya beserta jawabannya dengan tema biaya bahan baku.

02: Contoh Pertanyaan Akuntansi Biaya Karyawan


contoh soal akuntansi biaya tenaga kerja

Bagaimana bentuk pertanyaan akuntansi biaya tenaga kerja?

Perhatikan sajian berikut ini tentang acuan soal akuntansi biaya tenaga kerja seumpama keseleo satu onderdil penting biaya harga pokok proses  dan harga taktik produksi secara keseluruhan.

Soal akuntansi biaya tenaga kerja refleks  #1:

PT Karya Momongan Nusantara memiliki sistem penggajian karyawan. Kalau personel berkreasi lebih dari 40 jam dalam satu pekan, maka pegawai berhak menerima uang lewat waktu dan premi lembur.

Misalnya internal satu minggu Dia, sendiri pegawai bekerja selama 45 jam dengan tarif upah privat jam kerja biasa maupun lembur Rp 1000 sendirisendiri jam. Premi lembur dihitung sebesar 20% berpangkal tarif upah.

Soal:

Bagaimana cara menotal upah sida-sida tersebut?

Jawaban:

(a). Jam biasa : 40 x Rp  10.000 = Rp 400.000

(b). Lembur : 5 x Rp 10.000 = Rp 50.000

(c). Premi Lewat waktu : 5 x Rp 5000 = Rp 25.000

(d). Jumlah gaji personel tersebut per minggu : (a) + (b) + (c) =
Rp 475.000

Soal akuntansi biaya sida-sida langsung  #2:

Misalkan seorang pegawai harus bekerja 40 jam setiap minggu dengan gaji Rp 1000 per jam. Bersumber 40 jam kerja tersebut misalnya 8 jam merupakan waktu menganggur dan sisanya digunakan untuk mengerjakan pesanan tertentu.

Bagian bakal mencatat buku harian biaya tenaga kerja tersebut adalah sebagai berikut:

[Tagihan] Barang dalam proses – Biaya Pegawai Langsung …. Rp 36.800
[Debit] Biaya overhead pabrik sesungguhnya …. Rp Rp 3.200
[Poin] Gaji …… Rp 40.000

03: Abstrak Tanya dan Jawaban Akuntansi Biaya Full Costing dan Variable Costing

Berikut ini disajikan contoh pertanyaan dan jawaban akuntansi biaya full costing dan variable costing.

Abstrak soal akuntansi biaya metode full costing:

PT Mekanika Utama menentukan tarif biaya overhead pabrik sebesar Rp 1000 per jam mesin. Kalau firma menerima 100 varietas pesanan dan menghabiskan waktu pengerjaan sebanyak 60.000 jam mesin privat waktu 2022.

Bila perusahaan menggunakan metode full costing, berapa biaya overhead pabrik yang dibebankan kepada komoditas? Bagaimana inventarisasi harian akuntansinya?

Jawaban:

1: Biaya overhead pabrik :

= 60.000 x Rp 1.000
= Rp 60.000.000

2: Pendaftaran harian :

[Piutang] Barang N domestik Proses – Biaya Overhead Pabrik ….. Rp 60.000.000
[Kredit] Biaya Overhead Pabrik yang Dibebankan ………….. Rp 60.000.000

Konseptual Soal dan Jawaban Akuntansi Biaya Variable Costing:

Firma pengolahan peranakan kebutuhan sehari hari, PT Anda Food menentukan tarif biaya overhead pabrik variabel sebesar Rp 200 sendirisendiri jam mesin. Seandainya perusahaan menerima 50 jenis pesanan dan menghabiskan hari pengerjaan sebanyak 30.000 jam mesin.

Berapa biaya overhead industri yang dibebankan kepada produk dan bagaimana pencatatan buletin transaksinya?

Jawaban soal:

1: Jumlah biaya overhead industri :

=  30.000 x Rp 200
= Rp 6.000.000

2: Pencatatan jurnal akuntansi :

Perhatikan jawaban teoretis soal akuntansi biaya dan jurnalnya berikut ini:

[Volume] Barang Kerumahtanggaan Proses – Biaya Overhead Pabrik …. Rp 6.000.000
[Angka] Biaya Overhead Industri yang Dibebankan ……………… Rp 6.000.000

04: Komplet Soal Akuntansi Biaya 2 Departemen

Perhatikan contoh cak bertanya akuntansi biaya 2 departemen dan contoh soal akuntansi biaya satu departemen berikut ini:

1: Berikut ini adalah metode alokasi berantara biaya overhead 2 departemen, yaitu departemen pembantu ke departemen produksi, kecuali :

A: Metode alokasi membenang

B: Metode alokasi serampak

C: Metode urutan alokasi yang diatur

D: Metode aljabar

2: Takdirnya jasa departemen-departemen pembantu sahaja dinikmati oleh kementerian-departemen produksi saja, minus ada jasa departemen pembantu yang dipakai maka itu kementerian pembantu lainnya, maka metode alokasi biaya overhead departemen pembantu ke departemen produksi yang kiranya digunakan ialah :

A: Metode aljabar.

B: Metode alokasi terus-menerus.

C: Metode alokasi langsung.

D: Metode sekaan alokasi yang di atur.

3: Jika jasa yang dihasilkan oleh departemen pembantu, di samping digunakan oleh departemen produksi, digunakan juga oleh departemen-departemen tak maka metode alokasi yang minimum tidak cocok digunakan merupakan :

A: Metode alokasi langsung.

B: Metode alokasi kontinu.

C: Metode aljabar.

D: Metode usap alokasi yang diatur.

05: Komplet Pertanyaan Akuntansi Biaya Overhead Pabrik

Berikut ini disajikan contoh soal akuntansi biaya overhead pabrik perumpamaan suku cadang biaya harga pokok antaran berusul pelanggan. Termasuk model soal akuntansi biaya departementalisasi bop.

Contoh soal akuntansi biaya overhead industri #1:

Anggaran biaya overhead pabrik selama satu masa perincian adalah senilai Rp 10.000.000. Perkiraan produk jadi yang akan dihasilkan privat periode berjalan adalah sebesar 2.000 unit.

Pertanyaan:

  1. Berapa tarif biaya overhead pabrik?
  2. Berapa biaya overhead industri yang akan dibebankan jika melayani titipan sebanyak 100 unit?

Jawaban soal:

1: Tarif biaya overhead industri: Rp 10.000.000 : 2.000 = Rp 5.000 tiap-tiap unit produk

2: Biaya overhead pabrik : Rp 5.000 x 100 = Rp 50.000

Contoh pertanyaan akuntansi biaya overhead industri #2:

Perkiraan biaya overhead industri selama satu tahun anggaran adalah Rp 4.000.000. Antisipasi biaya personel sedarun sejauh suatu periode anggaran yaitu sebesar Rp 10.000.000.

Soal: Berapa biaya overhead pabrik?

Jawaban soal:

Untuk cak menjumlah tarif biaya overhead pabrik adalah dengan rumus ibarat berikut:

(Estimasi biaya overhead pabrik : Anggaran biaya personel langsung) x 100%

Jadi, tarif biaya overhead pabri terbit soal di atas ialah :

= (Rp 4.000.000 : Rp 10.000.000) x 100%
= 40% mulai sejak biaya TK langsung yang digunakan.

06: Contoh Soal Akuntansi Biaya Manufaktur


contoh soal akuntansi biaya manufaktur

Buat contoh pertanyaan akuntansi biaya manufaktur ini kami sajikan beberapa ideal soal pilihan ganda berikut ini:

1: Berpokok aktivitas berikut ini, mana yang terdaftar aktivitas utama perusahaan manufaktur?

A: Mengolah bulan-bulanan baku menjadi dagangan kaprikornus.

B: Membeli produk kemudian menjualnya kembali.

C: Menghasilkan jasa untuk dijual kepada pihak asing.

D: Melakukan pengadaan dagangan.

2: Berikut ini adalah kepentingan-fungsi pokok nan terdapat dalam organisasi perusahaan manufaktur, kecuali:

A: Kemustajaban logistik.

B: Keefektifan produksi.

C: Fungsi pemasaran.

D: Kemujaraban Administrasi dan Masyarakat.

3: Bagian-fragmen yang keluarannya digunakan oleh bagian produksi untuk mengolah objek sah menjadi barang jadi disebut:

A: Bagian produksi.

B: Departemen ajun.

C: Bagian administrasi dan umum.

D: Departemen pemasaran.

4: Di pabrik pembuatan sepeda gunung, manakah yang diklasifikasikan sebagai departemen pembantu?

A: Divisi
maintenance.

B: Penggalan marketing.

C: Divisi desain produk.

D: Divisi Information Technology (IT).

5: Manakah di antara bagian n domestik perusahaan pembuatan roda yang termasuk dalam divisi produksi?

A: Divisi Pelestarian

B: Bagian Adm dan Umum

C: Divisi Genset

D: Divisi Warehouse

07: Contoh Soal Cost Accounting Metode Harga Sendi Bestelan (Job Titipan)

Berikut ini disajikan sempurna tanya akuntansi biaya
job bestelan costing
:

Pesanan dari PT Satu Nol Satu sudah lalu radu diproduksi. Selepas dihitung biaya produksi nan dikeluarkan cak bagi pesanan tersebut berdasarkan karcis harga sentral bak berikut:

(a). Biaya bahan halal = Rp 1.000.000

(b). Biaya karyawan sekalian = Rp 500.000

(c). Biaya overhead industri = Rp 1.250.000

(d). Jumlah harga trik proyek =

= (a) + (b) + (c)
= Rp 1.000.000 + Rp 500.000 + Rp 1.250.000 =
Rp 2.750.000

Cak bertanya:

Bagaimana inventarisasi jurnal harga pokok produk bintang sartan?

Jawaban :

Produk Jadi …….. Rp 2.750.000 [Piutang]
Dagangan Dalam Proses – Biaya Sasaran Baku ….. Rp 1.000.000 [Kredit]
BDP – Tenaga kerja Langsung ……………. Rp 500.000 [Kredit]
BDP – Biaya overhead pabrik (BOP) ……. Rp 1.250.000 [Angka]

08: Hipotetis Soal Akuntansi Biaya Harga Pokok Proses

Bagaimana pencatatan harga pokok produk dalam proses? Perhatikan contoh cak bertanya berikut ini:

Pesanan PT Satu Kosong Dua plong akhir periode belum radu diselesaikan. Harga Kunci barang pesanan tersebut boleh dihitung dengan menjumlahkan biaya-biaya produksi yang telah dikeluarkan hingga akhir hari. Dan setelah dihitung, hasilnya adalah sebagai berikut:

  • Persediaan dagangan dalam proses = Rp 5.500.000
  • Biaya Bahan Baku (dalam proses) = Rp 1.500.000
  • Fungsionaris Langsung (privat prose) = Rp 750.000
  • Biaya Overhead Pabrik = Rp 250.000

Cak bertanya:

Bagaimana jurnal untuk mengingat-ingat harga pokok proses komoditas pesanan PT Satu Zero Dua yang belum selesai?

Jawaban cak bertanya:

Dari data-data privat contoh soal di atas kita bisa membuat pencatatan buku harian laksana berikut:

Persediaan produk dalam proses ….. Rp 5.500.000 [Debit]
Biaya Target Baku …………. Rp 1.500.000 [Kredit]
TK Serempak ………………… Rp 750.000 [Kredit]
Biaya Overhead Industri …. Rp 250.000 [Kredit]

09: Eksemplar Soal Akuntansi Biaya Sistem Biaya Perhitungan


sistem biaya taksiran

Bagaimana cara mencatat biaya produksi melalui sistem biaya kalkulasi?

Perhatikan contoh soal akuntansi biaya sistem biaya antisipasi berikut ini:

Soal:

Bagaimana
prosedur
pendaftaran biaya bahan legal, tenaga kerja, dan  biaya overhead pabrik (BOP)?

Jawaban:

A: Prosedur inventarisasi Biaya Alamat Baku

Bila firma menunggangi metode mutasi persediaan barang, maka pembelian raw material dicatat dengan jurnal perumpamaan berikut:

[Tagihan] Persediaan Raw Material …. Rp xxxx
[Skor]  Utang Dagang ………………….. Rp xxxx

Pemanfaatan raw material:

[Debit] Material – Bahan Intern Proses … Rp xxxx
[Kredit] Persediaan Raw Material ……………. Rp xxxx

Bila firma menerapkan metode persediaan fisik, maka pembelian raw material dicatat sebagai berikut:

[Debit] Pembelian …. Rp xxxx
[Kredit]  Ketinggalan Dagang ….. Rp xxxx

B: Prosedur Mencatat Biaya Personel

Cara mencatat biaya TK beserta komponen-komponennya yang selayaknya adalah sebagai berikut:

Biaya Pegawai – Barang Dalam Proses …. Rp xxxx [Debit]
Administrasi dan Umum …………………………… Rp xxxx [Piutang]
Biaya Pemasaran …………………………………….. Rp xxxx [Debit]
Gaji dan Upah …………………………………………. … Rp xxxx [Biji]

C: Prosedur bikin mengingat-ingat Biaya Overhead Pabrik (BOP)

Bila firma menunggangi sistem biaya taksiran, mandu mencatat biaya overhead pabrik ada 2 (dua ) metode yang bisa digunakan, ialah :

Cara Pertama:

Biaya Overhead Industri Sesungguhnya …. Rp xxxx [Debit]
Persediaan Suku Cadang ………………………. Rp xxxx [Biji]
Akumulasi Penyusutan Mal Loyal ………… Rp xxxx [Kredit]
Kas ……………………………………………………. Rp xxxx [Biji]

Kodifikasi pembebanan biaya overhead industri di akhir periode:

[Piutang] Biaya Overhead Pabrik (n domestik proses) ……. Rp xxxx
[Nilai] BOP Senyatanya ……………………………….. Rp xxxx

Pendirian Kedua:

BOP Sesungguhnya ……………… Rp xxxx [Debit]
Persediaan Suku Cadang ……………. Rp xxxx [Angka]
Akumulasi Depresiasi Aset Tetap … Rp xxxx [Kredit]
Kas ………………………………………….. Rp xxxx [Kredit]

Pencatatan Pembebanan:

[Debit] BDP – Biaya Overhead Industri …. Rp xxxx
[Kredit] BOP Nan Dibebankan ……………… Rp xxxx

Buku harian Penutup:

[Debit] Biaya Overhead Industri yang Dibebankan …. Rp xxxx
[Poin] BOP Sesungguhnya ………………………………….. Rp xxxx

***

Dan untuk melengkapi contoh soal akuntansi biaya sistem biaya taksiran, bersama-sama sebagai bahan diskusi dan tuntunan sebelum ujian yang sesungguhnya, kami sajikan pola soal pilihan ganda akuntansi biaya berikut ini:

1: Apa pengertian sistem biaya taksiran?

A: Sistem akuntansi biaya yang mengumpulkan biaya menurut personel yang bertanggungjawab atas biaya tersebut.

B: Sistem akuntansi biaya produksi nan menggunakan satu rancangan biaya nan ditentukan di durja buat cak menjumlah harga pokok produk yang diproduksi.

C: Cost Accounting System nan mengumpulkan biaya yang seharusnya cak bagi memproduksi satu dagangan.

D: Sistem akuntansi biaya nan mengkalkulasikan biaya yang sesungguhnya dan biaya nan ditentukan menurut runding.

2: Puas sistem biaya taksiran, account Barang Dalam Proses di-volume dengan:

A: Biaya produksi yang sememangnya terjadi.

B: Biaya produksi menurut taksiran.

C: Campuran biaya produksi sebenarnya dengan biaya produksi menurut taksiran.

D: Biaya sesungguhnya.

10: Kesimpulan

Akuntansi biaya ialah babak mulai sejak dua tipe akuntansi, yaitu akuntansi moneter (financial accounting) dan akuntansi mananjemen (management accounting).

Cost accounting atau akuntansi biaya digunakan buat melakukan proses klasifikasi, penyederhanaan, pencatatan, dan proklamasi biaya pengolahan serta penjualan produk.

Karena seperti itu pentingnya makna akuntansi biaya, maka penyelenggaraan firma dan unit kerja nan terkait dengan produksi perlu mengetahui dan memahami topik dan tema yang dibahas intern akuntansi biaya.

Dan salah satu cara kerjakan melajukan dalam memahami akuntansi biaya dalah dengan memberikan dan menghidangkan teladan-hipotetis yang terkait dengan atma sehari-hari.

Sehingga kami bertekad dengan disajikannya eksemplar-contoh soal dan jawaban dapat membantu Anda internal memahami
cost accounting.

Demikian cacat yang dapat kami sampaikan, semoga berguna dan terima kasih.

Source: https://siklusakuntansi.com/contoh-soal-akuntansi-biaya/