Contoh Soal Un Kalimat Efektif Tahun Ajaran 2016 2017


PEMBAHASAN Soal UN 2022/2017 BAHASA INDONESIA SMP/MTs


MENGIDENTIFIKASI KALIMAT YANG Lain EFEKTIF DENGAN TEPAT


Kunci Jawaban



: D


Pembahasan



:




Soal di atas menanyakan kalimat yang tidak efektif. Jika dikaitkan dengan kisi-terali UN tahun 2022/2018 Bahasa Indonesia SMP/MTs termasuk dalam ruang spektrum materi menyunting kata, kalimat, dan paragraf level kognitif pengetahuan dan kognisi. Kompetensi yang diuji merupakan menunjukkan kalimat yang bukan sesuai prinsip/mengenali kalimat lain efektif dengan tepat.

Kalimat efektif ditandai antara bukan mudah dipahami isi ataupun pesannya, lengkap molekul kalimatnya, kata yang digunakan tepat, tak jebah, dan tidak taksa, dan sebagainya.

Kalimat bukan efektif antara lain ditandai dengan ketidaklengkapan elemen kalimat, ketidaktepatan penempatan unsur privat kalimat, eksploitasi unsur kalimat secara berlebihan, pilihan kata tidak tepat,
ketidakparalelan, kontaminasi, dan kesalahan kata penghubung.

Bersendikan syarat-syarat kalimat efektif tersebut yang merupakan kalimat efektif adalah kalimat (2), (3), dan (4). Sedangkan kalimat nan tak efektif merupakan kalimat (1) karena tak memenuhi syarat kehematan maupun pendayagunaan unsur kalimat secara berlebihan (seremonial ganda).

Amatan kalimat (1) andai berikut.


a.



Banyak remaja-cukup umur nan menyukai sport. (tidak hemat)


b.



Banyak akil balig yang menyukai latihan jasmani. (hemat)


RINGKASAN MATERI



A.





Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang jelas, mudah dipahami maka itu pendengar atau pembaca, dan
sesuai dengan kaidah bahasa, antara lain
paradigma zarah kalimatnya, alas kata yang digunakan tepat, tidak berlebihan, tidak ambigu, dan sebagainya.



B.





Syarat Kalimat Efektif


1.



Keutuhan

Pola:


a.



Dia bekerja saling membantu. (enggak utuh)


b.



Mereka bekerja saling kondusif. (utuh)


2.



Kesetaraan


1)



Bagan


a.



Tugas momongan-momongan periode ini adalah
membersihkan
ruang kelas,
mengeset
meja,
penyeselesaian
PR, dan
pemberesan
peranti-alat praktik. (bukan sebabat)


b.



Tugas anak-anak tahun ini yakni
membersihkan
urat kayu kelas bawah,
menata
kenap, menyeselesaikan
PR, dan
mengamankan
instrumen-alat praktik. (sepadan)


2)



Makna


a.



Biawak itu dipegang kepalanya agar tak murka dan melawan. (lain sejajar)


b.



Biawak itu dipegang kepalanya semoga tidak marah dan tidak menjajari. (sejajar)


3.



Kefokusan


1)



Pengedepanan


a.



Sangat mengagulkan pesuluh kita itu.


b.



Siswa kita itu lewat membanggakan.


2)



Pengulangan


a.



Anak yang pandai berbicara, tukang berbual mesra, dan pandai belajar karuan disukai banyak temannya.


b.



Generasi muda harus sadar, generasi muda harus bangkit, generasi muda harus nyali tampil di depan dalam membangun bangsa ini.


4.



Kehematan


1)



Penghilangan Subjek


a.



Pagi-pagi siswa itu mutakadim datang kemudian petatar
itu langsung membersihkan ira kelasnya. (tak hemat)


b.



Pagi-pagi siswa itu mutakadim menclok kemudian langsung membersihkan ulas kelasnya. (hemat)


2)



Penghilangan Kerangka Muradif


a.



Menjaga kebersihan sekolah adalah merupakan
pikulan jawab kita semua. (tidak hemat)


b.



Menjaga kebersihan sekolah yakni tanggung jawab kita semua. (hemat)


3)



Penghilangan Makna Lumrah Ganda


a.



Sejumlah master-guru berprestasi mendapat apresiasi berbunga pemerintah. (tidak hemat)


b.



Sejumlah guru berprestasi mendapat penghargaan berpunca pemerintah. (gemi)


5.



Kelogisan

Cermin:


a.



Petandang nan membawa tas minta dimasukkan ke loker. (enggak logis)


b.



Tas peziarah harap dimasukkan ke loker. (makul)

(Sriyanto: Badan Bahasa, Kemendikbud.)


Source: https://zuhriindonesia.blogspot.com/2017/10/pembahasan-soal-un-20162017-bahasa_26.html