Indonesia Sebagai Satu Kesatuan Wilayah

Page 12 – Taman pustaka Lemhannas RI

P. 12

        12    Wawasan Nusantara yaitu wawasan nasional bangsa Indonesia yang   bersumber pada Pancasila dan UUD 1945.             Wawasan Nusantara n domestik hidup nasional dikembangkan untuk  mewujudkan dan memelihara persatuan dan kesatuan dalam semua aspek  kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta menumbuhkan  rasa bahara jawab privat pemanfaatan mileu roh dengan  memelihara keseimbangan dan kelestariannya. Wawasan Nusantara  memandang wilayah nusantara sebagai satu kesatuan ketatanegaraan, ekonomi, sosial  dan budaya, serta pertahanan dan keamanan.            Negeri Nusantara sebagai satu kesatuan politik berarti bahwa  Kebulatan kawasan kebangsaan dengan segala isi dan substansi merupakan satu  kesatuan wilayah, wadah, ruang lingkup dan kesatuan matra seluruh bangsa,  serta menjadi modal dan properti bersama bangsa. Wilayah Nusantara ibarat suatu kesatuan ekonomi berati bahwa sumber aset alam yang tersebar di distrik nusantara baik potensial maupun efektif yaitu modal dan milik bangsa, dan harus dimanfaatkan secara merata di seluruh kawasan kapling air. Kawasan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya bermakna bahwa publik Indonesia ialah suatu, perikehidupan bangsa harus yakni vitalitas yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang serta adanya kemesraan kehidupan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa. Hakekat inilah nan amat penting n domestik membangun kewedanan-provinsi yang tertinggal, d. Ketabahan Nasional bak Landasan Konsepsional           Bagaikan landasan kamil, konsepsi ketegaran nasional perlu dipahami faedah menjamin terbentuknya satu contoh pikir, sempurna sikap dan lengkap tindak bikin menyatupadukan segala upaya bangsa Indonesia nan bersifat interwilayah, intersektoral dan multidisipliner dalam upaya mewujudkan cita- cita dan tujuan nasional. Untuk implementasinya konsep ketahanan kebangsaan dijabarkan dalam programa pembangunan nan bertambah teknis operasional dengan barometer komprehensif, integral, ki liat dan tangguh serta keseimbangan antara kesejahteraan dan keamanan, dengan menimang-nimang bentakan, rayuan, obstruksi dan tantangan baik semenjak dalam maupun dari luar distrik.
      

Source: http://lib.lemhannas.go.id/public/media/catalog/0010-121500000011746/swf/307/files/basic-html/page12.html