Kelebihan Dan Kekurangan Jurusan Kebidanan

Kelebihan dan Kehabisan Menjadi Bidan

Sebagaimana halnya dengan profesi perawat, bekerja dan berprofesi menjadi bidan pun mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan dan kekurangan bekerja, berprofesi dan sekolah menjadi ataupun khotbah menjadi bidan ini mudahmudahan boleh menambah hayat alias bisa menjadi panduan bakal beliau yang akan menyinambungkan kuliah atau akan memilih profesi menjadi dukun bayi. Penulis pula berharapa agar tulisan ini tidak menjadi korban diskriminasi alias bahan olok-olokan berpangkal sesama profesi kesehatan. Akan saja penulis mencoba menulis berdasarkan fakta yang terserah kerumahtanggaan nasib sehari – hari.

Kekuatan dan Kekeringan Berkarya Sebagai Bidan




Keuntungan Berkreasi Menjadi Seorang Bidan:

  1. Tahukah engkau bahwa beliau lahir dari tangan-tangan mulia seorang dukun beranak? ya, dialah nan membantu ibumu membawamu ke standard bumi yang indah ini. Majemuk upaya resistansi telah ibumu dan juga bidanmu usahakan bersama momen kau masih didalam kandungan ibumu hingga anda lahir. Profesi dukun beranak itu sangat luhur dagi. Disaat orang – manusia hanya berkreasi buat mendapatkan uang maupun gaji yang banyak, namun seorang bidan tidak belaka memperoleh itu saja. disamping profesi dukun beranak akan memperoleh gaji nan banyak, dukun bayi juga insyaAlloh akan berbintang terang pahala dari setiap langkahnya, sebab beliau berkreasi bikin menolong sesama nan tidak bisa dilakukan maka dari itu orang lain kecuali belaka dukun bayi, ya.. itulah nikmat anda menjadi sendiri bidan. Pahala yang besar siap menanti engkau.
  2. Ceramah bidan merupakan perkuliahan yang waktunya patut singkat, adalah hanya 3 tahun kerjakan memintasi gelar diploma 3 Kebidanan anda. Hanya dengan belajar selama 3 tahun sehabis itu engkau akan mendapatkan jalan hidup dan gaji serta pahala yang siap menjemputmu.
  3. Istri seorang bidan masih menjadi dambaan para tamtama TNI dan Polisi loh.. Banyak morong kita temui paramedis yang memiliki junjungan polisi dan TNI? yah.. itulah hebatnya seorang bidan. Gemuk menggaet seorang TNI dan Polri hanya dengan namanya.
  4. Bidan itu juga dambaan bagi para calon ibu dan bapak mertua loh. Dijaman seperti masa ini ini banyak para orang tua yang masih mencitacitakan dan bertarget hendaknya anaknya dapat menikah dengan seorang dukun beranak loh.. entah apa penyebabnya penulis sekali lagi kurang tau,, hehe..
  5. Menjadi perawat masih mempunya pandangan yang positif dalam awam, khususnya sreg mahajana pedesaan. Di pedesaan para bidan masih sangat dihargai, dihormasti, disayangi dan disegani. Sebab selain bisa melahirkan, dukun beranak juga bisa memberikan terapi sederhana kerjakan anak adam atau penduduk yang remai.
  6. Berlainan dengan perawat, bidan bisa mendirikan praktek mandiri maupun urai praktek mandiri yang berwujud Paramedis Praktek Swasta (BPS) dan Bidan Praktek Mandiri (BPM). Disini beliau bisa menyerahkan penyuluhan mandiri, pengobatan mandiri dan asuhan partus mandiri.
  7. Menjadi bidan boleh juga kuak peluang cak bagi membuka lowongan jalan hidup lakukan paramedis lainnya ataupun lepasan bidan fresh graduate untuk bekerja di BPS atau BPM sira.

Kesuntukan Berkarya Menjadi Seorang Bidan:

  1. Disamping banyaknya faedah sendiri bidan atau profesi kebidanan, tentunya profesi dukun bayi kembali mempunya sejumlah kekurangan yaitu lapangan kerja yang sempit. Hal ini disebabkan semakin banyaknya lepasan kebidanan yang dicetak setiap tahunnya sedangkan para bidan nan pensiun masih sedikit. Sehingga sudah dapat dipastikan penumpukan lulusan bidan akan terjadi.
  2. Mahalnya biaya kulian D3 Kebidanan. Biarpun tahun restitusi ceramah D3 Kebidanan cukup singkat, belaka biaya yang dibutuhkan lakukan kuliah Kebidanan cukup besar dibandingkan dengan syarah di Keperawatan.
  3. Mudah terpapar atau beresiko sekali terhadap penularan keburukan apabila alat perlindungan dirinya tidak dipakai detik bekerja.
  4. Menjadi bidan harus siap jauh semenjak cucu adam jompo dan anak bini, sebab jika engkau ingin maju beliau harus nekat berkreasi menjaddi suster PTT atau harus mencari lowongan kerja di kota – metropolis. Sebab namun di kota – kota besar banyak dibuka lowongan pekerjaan untuk perawat entah itu rumah nyeri maupun klinik. Padalah, bakal menjadi bidan PTT yang sukses, anda harus siap ditempatkan didaerah pelosok yang terpencil nan masih minim fasilitas masyarakat dan kesehatan, sebab disananlah banyak dibuka lowongan kerja bidan PTT Terbaru di Indonesia.
  5. Menjadi bidan harus siap memberi waktunya yang untuk batih menjadi cak bagi para pasiennya.

Itulah minus tulisan yang dapat penulis sajikan bakal pembaca tunak tentang Kelebihan dan Kesuntukan Bekerja Menjadi Koteng Bidan. Semoga bermanfaat..

Source: http://www.kesehatanonline.com/2017/10/kelebihan-dan-kekurangan-menjadi-bidan.html