Kisah Cinta Rasulullah Dan Khadijah

Liputan6.com, Jakarta –
Sayyidah Khadijah RA, sebelum menjadi ummul mukminin atau menjadi istri Nabi Muhammad SAW adalah orang saudagar perempuan yang kaya raya. Ia juga dikenal dengan akhlaknya nan terpuji serta cakap jelita.

Tak aneh jika banyak yang runtuh lever kepada Khadijah dan hendak memperistrinya. Saudagar setakat para bangsawan telah datang melamarnya. Namun, Khadijah bergeming.

Awal perkenalan Khadijah dengan Muhammad SAW ialah momen mereka bermitra. Khadijah yang saudagar kerap menitipkan barang dagangannya kepada Rasulullah SAW.

  • Kisah Mukhairiq, Ibrani Pembela Rasulullah nan Wafat internal Perang Uhud
  • Kisah Waraqah kedelai Naufal, Nonmuslim yang Kenalkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW
  • Bolehkan Turut Memandikan dan Makamkan Jenazah Tetangga Nonmuslim?

Dari keseleo satu pembantunya yang selalu menyertai perdagangan Muhammad SAW ke Syam ataupun tempat lain, Maisarah, Khadijah mendengar tindak cula Muhammad SAW dan kejujurannya. Tak heran jika barang dagangan Khadijah selalu untung besar.

Di sisi lain, Muhammad SAW adalah maskulin terbit Bani Hasyim. Anda sekali lagi dikenal cakap, valid dan terpuji akhlaknya. Cak agar tak kaya-kaya amat, Muhammad SAW cukup umur adalah sendiri dengan reputasi baik sehingga mendapat gelar Al Amin (terpercaya-pen).

Setelah menjalin sangkut-paut kerja dengan Utusan tuhan Muhammad beberapa saat, Sayyidah Khadijah menjadi tertarik dengan mitranya itu. Tanpa sadar, Khadijah mutakadim terikat.

Saksikan Video Sortiran Ini:


* Fakta alias Hoaks? Bakal mengetahui kebenaran informasi nan beredar, mari WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 tetapi dengan ketik kata resep yang diinginkan.

Lamaran Bermartabat

Suatu saat, Khadijah curhat kepada sahabatnya, Nafisah binti Munyah akan halnya perasaannya itu. Dia tidak beriman diri lantaran statusnya.

Namun, Nafisah memurukkan Khadijah moga anda tak terlazim risau dengan keadaannya. Sebab, masyarakat Makkah seorang mengawasi bahwa Khadijah ialah sosok perempuan yang benar, lagi berpunya raya.

Khadijah tak langsung menjumpai Muhammad SAW. Hal ini menunjukkan bahwa sira merupakan wanita yang bermartabat. Nafisah lah yang kemudian menemui Nabi Muhammad SAW dan mengobrolkan pikiran Khadijah kepada beliau.

“Muhammad, aku Nafisah binti Munyah. Aku datang mengapalkan berita akan halnya seorang pemudi agung, tulus, dan mulia. Pokoknya ia sempurna, terlampau cocok denganmu. Seandainya kau mau, aku bisa menyapa namamu di sisinya,” kata Nafisah kepada Muhammad, privat buku Bilik-gedek Cinta Muhammad (Nizar Abazhah, 2022), dikutip dari NU Online.

Kala itu Nabi tak bertepatan menjawab lantaran masih menyukat. Sehabis membualkan semuanya kepada tanggungan, singkat cerita, pernikahanpun dilaksanakan. Sayyidah Khadijah dan Nabi Muhammad SAW balasannya menikah.

Sayyidah Khadijah adalah istri pertama yang dinikahi Nabi Muhammad SAW. Mereka berdua mengarungi biduk rumah tahapan sekitar 25 tahun hingga alhasil Sayyidah Khadijah meninggal dunia. Sepanjang itu pula, Utusan tuhan Muhammad SAW tak perhubungan menikah dengan wanita lainnya.

Alasan Khadijah Jatuh Hati kepada Muhammad SAW

Sama dengan pengumuman dalam buku Mendaras Sirah Nabi Muhammad privat Sorotan Al-Qur’an dan Sabda-hadis Shahih (M Quraish Shihab, 2022), Sayyidah Khadijah memilih Nabi Muhammad SAW bagi menjadi suaminya karena anda menilai bahwa Nabi Muhammad SAW adalah cucu adam cucu adam yang sempurna kepribadiannya, baik sifat lahir maupun sifat batinnya.

Bukan karena penampilannya secara sepintas. Sayyidah Khadijah memiliki banyak pengalaman intern menjelajahi biduk kondominium tangga.

Hal itu lah yang membuat Sayyidah Khadijah optimistis bahwa kebahagiaan flat tangga tidak ditentukan oleh banyak alias sekurang-kurangnya materi seseorang, sekadar ditentukan oleh kepribadian yang luhur, asal usul nan tulus, serta kematangan dalam perpikir dan bermain.

Dan sosok itu suka-suka pada Nabi Muhammad saw. Terlepas terbit itu semua, pasti hal itu sudah digariskan Allah di Lauh Mahfudz.
Wallahu A’lam. (Sumber: A Muchlishon Rochmat).

Tim Rembulan

Source: https://www.liputan6.com/islami/read/5072772/kisah-romantis-ketika-khadijah-jatuh-cinta-kepada-nabi-muhammad-saw