Level Kognitif Soal Hots Mata Pelajaran Ppkn

Hai, Sobat Zenius! Gue akan menggosipkan secara detail tentang pengertian pertanyaan HOTS, karakteristik, contoh soal HOTS, hingga uang pelicin dalam mengerjakannya.

Akan cuma, sebelum gue masuk ke pembahasannya, gue ingin kisahan habis, nih, sekacip pengalaman gue berkecimpung di dunia pendidikan.

Lima musim yang suntuk, gue memulai pegangan di Zenius andai Tutor bimbel. Awalnya, gue mengajar seadanya. Segala yang ada di daya, gue jelaskan. Segala apa nan ditanya peserta, gue jelaskan.

Ya semua berjalan biasa saja. Malah pelajar-murid gue kerap terlihat bosan. Gue suka apa yang gue ajarkan, tapi mereka nggak terlalu gemar dengan pengajaran gue.

Sampai suatu hari, gue bercerita tentang ini di kelas:

“Kenapa nadi (tenggorokan darah) kita warnanya biru? Padahal kan bakat warnanya sirah.”

Sonder disangka-sangka, beberapa murid gue ketika itu tersenyum, menganggut-angguk, cak semau nan beberapa “oohh”, dan ada yang kehidupan mengingat-ingat. Gue bisa melihat antusiasme mereka, biarpun hanya sesaat.

Sebagai pencinta sains, gue merasa pertanyaan tentang warna talenta dan pembuluhnya yaitu “peristiwa normal”. Tapi ternyata pengetahuan ini n kepunyaan sendi pikat untuk siswa yang (mungkin) belajarnya lakukan testing doang.

Memang segala, sih, yang unik berbunga pertanyaan ini? Setelah gue tilik-tilik, pertanyaan ini dimulai bermula fenomena sehari-hari nan sangat dekat dengan siswa atau identik dengan karakteristik soal HOTS.

Dan buat menjawabnya, gue bisa mengaitkan beberapa materi pelajaran sekaligus menjadi sebuah narasi besar yang seru.

Momen singkat tersebut membuat gue berpikir. Bisakah gue menciptakan saat tersebut tiap mengajar?

Gue pun menafsirkan cara mengajar. Gue mengadopsi ide Sabda bikin melontarkan “Apa pertanyaan terbesar dalam hidup lo?” di kelas.

Peserta-pesuluh dengan semangatcome up
dengan pertanyaannya masing-masing. Bahkan suka-suka murid yang karsa mengetik dan mencetak semua pertanyaannya ke sejumlah pelataran HVS. Berpunca sini, gue jadi makin mengenal budi tiap siswa, level intelektualitas mereka, dan usia mereka secara masyarakat.

Gue kumpulkan semua tanya terbesar dalam hidup mereka. Tiap ahad, gue berusaha menjawab pertanyaan tersebut suatu masing-masing suatu. Gue coba kaitkan dengan materi yang sedang dipelajari. Gue coba tantang mereka kembali dengan cak bertanya-pertanyaan liar.

Gue kukuh mengajarkan isi sosi teks,
apalagi menjelang ujian. Tapi gaya pengajaran gue tidak lagi didominasi dengan pengajaran satu arah di depan kelas. Kadang kami nonton sinema atau main
gameterkait materi tuntunan.

Hingga suatu waktu, seorang siswa berkata sebagai halnya ini:

“Kak, sejak lo datang ke kehidupan gue, gue ga pernah lagi remed Ilmu hayat. Tadinya gue itu males banget selevel Biologi, sekarang gue jadi suka!”

Kebayang nggak perasaan gue saat itu?😊😊😊

Sepenggal asam garam ini mewujudkan gue merenungkan makna pendidikan. Dalam musim ringkas, transformasi prinsip mengajar bisa mengubah keadaan kelas 180o.

Bermula nan sediakala bosan dengerin gue ngomong jadi nyawa mendiskusikan pertanyaan liar mereka ke gue. Gue kembali bintang sartan teringat sebuah kutipan dari sendiri penyair Irlandia:

“Education is not the filling of a pail, but the lighting of a fire”
– William Butler Yeats

Pendidikan sesungguhnya bukanlah sekadar mengisi (ember) informasi ke kepala siswa, tapi mudahmudahan juga menggalakkan api rasa mau tahu dan semangat berlatih mereka melalui transendental cak bertanya HOTS yang lebih akrab dengan hidup sehari-hari.

Upaya ini enggak dilakukan oleh gue sendiri doang, tapi juga dilakukan oleh tim Zenius secara keseluruhan.

Buat yang sudah lalu mengikuti Zenius sejak lama, boleh jadi mutakadim
aware
dengan visi dan misi Zenius Education misal lembaga pendidikan. Zenius tidak sekadar ingin tetapi transfer pengetahuan dengan para murid, tapi kami cinta berusaha untuk mengobarkan rasa penasaran dan menumbuhkan hidup #BelajarBerkelanjutan di diri siswa.

Dan sebenarnya, apa yang dilakukan Zenius selama ini
nyambungbanget dengan soal HOTS.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 129


Fenomena Soal HOTS

Cak bertanya HOTS pertama kali mulai dibicarakan saat Kemendikbud mengkhususkan kebijakan untuk menjaringkan soal HOTS di Ujian Kebangsaan 2022.

Kebijakan ini juga menuai banyak suara miring karena diumumkan secara tiba-start dan para peserta ujian nasional merasa kesulitan berbuat UN 2022 suntuk.

Selepas sempat reda, soal HOTS pula ramai dibicarakan. Kali ini, kebijakan datang dari Kemenristekdikti nan menyatakan bahwa soal HOTS akan masuk di SBMPTN 2022. Kemendikbud lagi tunak melanjutkan program mereka untuk memasukkan cak bertanya HOTS di UN 2022.

Sampai ketika ini, soal HOTS masih dipakai untuk UTBK-SBMPTN 2022 belakang hari. Galibnya, dalam soal TKA, materi tes yang ditekankan mengarah ke HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Nah, sebenarnya apa, sih, pengertian soal HOTS? Daripada elo semakin penasaran, gue akan menjelaskannya secara detail di privat artikel ini!


Apa itu Soal HOTS?

kondisi otak orang marah
Ilustrasi Patrick sedang berpikir (Gudi. memegenerator.net)

Sebelum beranjak ke pembahasan contoh soal HOTS dan tips mengerjakannya, gue cak hendak memperkenalkan kepada elo semua adapun definisinya.

Secara garis ki akbar, tanya HOTS adalah sebuah konsep pendidikan yang didasarkan pada Taksonomi Bloom.

Taksonomi Bloom merupakan kerangka yang membagi tujuan pendidikan menjadi beberapa kelompok.

Berdasarkan Taksonomi Bloom, privat mempelajari suatu topik, ada beberapa tahapan kemampuan berpikir, tiba dari tingkat rendah (Lower-bestelan thinking skills,disingkat LOTS) sampai tingkat tinggi (Higher-pesanan thinking skills,disingkat HOTS).

Semenjak namanya aja, pembelajaran HOTS tentunya memerlukan kemampuan nanang makin daripada soal LOTS. Eh biar praktis, mulai bermula sini dan seterusnya, kita ucap sahaja soal bukan HOTS (non-HOTS) umpama soal LOTS, ya, Sobat Zenius.

Emang kemampuan berpikir
lower-pesanandanhigher-antaranitu segala aja, sih? Supaya lebih jelas, gue ilustrasikan tinggal contoh, ya. Misalnya, tutor Matematika Zenius, Ivan, madya mengajarkan Sistem Pertepatan Linear. Ia bisa membuat soal seperti ini:

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 130

Soal di atas adalah tipe pertanyaan LOTS (Lower-order Thinking Skill), bukan contoh soal HOTS. Mengapa demikian? Karena pertanyaan di atas hanya menguji 3 kemampuan berikut:

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 131

Tanya di atas hanya menguji apakah elo MENGINGAT dan MEMAHAMI bagaimana menyelesaikan sistem paralelisme linear dengan dua laur.

Kemudian apakah elo dapat MENERAPKAN penyelesaian tersebut bikin menemukan jawabannya. Ketiga kemampuan ini (MENGINGAT, MEMAHAMI, MENERAPKAN) adalah kemampuan tingkat rendah dalam sebuah penataran (lower-order thinking skills).

Gimana kalau soal LOTS di atas diganti kaprikornus soal HOTS? Ivan bisa
modif
soalnya menjadi seperti ini:

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 132

Soal tentang Deposito ini merupakan tanya HOTS. Kenapa? Karena pertanyaan di atas menguji bilang kemampuan berikut:

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 133
Tataran berpikir menurut Taksonomi Bloom

Bikin bisa menjawab soal Deposito ini, lo teradat melakukan beberapa langkah berikut:

1. Elo MENGANALISIS informasi apa aja nan terserah di cak bertanya.
2. Berdasarkan analisis siaran tadi, elo MENGEVALUASI harapan soal itu apa.
3. Elo MENCIPTAKAN model matematika berpokok kisah deposito. Ternyata model matematikanya ialah sistem kemiripan linear dengan dua variabel yang mirip banget dengan soal LOTS sebelumnya, semata-mata beda skor doang:

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 134

4. Sehabis menciptakan contoh matematikanya, elo perlu Menghafal cara penyelesaiannya.
5. Elo juga harus MEMAHAMI cara penyelesaiannya.
6. Elo MENERAPKAN cara penyelesaian tersebut untuk menemukan jawaban berpokok model matematika tadi.

Kelihatan bedanya kan? Pertanyaan HOTS memerlukan tingkatan kemampuan berpikir yang kian ketimbang soal LOTS. Eh, kalau elo bisa jawab, bantu
share
jawaban elo di bagiancommentdi bawah, ya.

Selanjutnya, coba cek soal berikut ini. Menurut elo masuk ke dalam kategori pertanyaan barang apa?

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 135

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 136

Waduh kelihatannya
ngejelimet ya.
Eits tapi jangan salah, soal logaritma ini masih tergolong soal LOTS, belum termasuk pertanyaan HOTS ya!

Lho kenapa? Karena soal tersebut hanya menguji apakah elo Memahfuzkan dan MEMAHAMI definisi radiks dari logaritma semata-mata, tinggal MENERAPKAN rumus logaritma untuk mencari jawabannya.

Ya emang penjabarannya rada strata, sih. Tapi tidak cak semau kemampuan analisis, evaluasi, atau bahkan mencipta nan dibutuhkan buat menjawab soal ini. 😊

Dari 2 contoh yang kontras ini, gue bisa mementingkan bahwa:

Soal HOTS tidak berhenti di menguji kemampuan MENGINGAT, Mencerna, dan MENERAPKAN, tetapi sekali lagi memaksudkan pelajar untuk MENGANALISIS, MENGEVALUASI, dan MENCIPTA model/kesimpulan dari butir-butir yang disediakan.


Ciri-ciri Pertanyaan HOTS

soal hots

Supaya elo semakin perseptif adapun ciri-ciri atau karakteristik tanya HOTS, gue mau menjabarkannya satu masing-masing satu dalam babak ini. Sudah siap? Simak sampai habis, ya, Sobat Zenius!

1. Soal LOTS Fokus puas “Menghafaz”, beda dengan HOTS yang fokus pada “Menalar”

Soal LOTS (Lower Antaran Thinking Skills) cuma menguji apakah elo ingat, paham, dan boleh menerapkan apa nan lo pahami adapun suatu materi.

Nah, pertanyaan nan dibutuhkan untuk menguji 3 kemampuan radiks ini lazimnya fokus bertanya “apa”, “siapa”, dan “pada saat”. Mapel Biologi dan Album selalu banget, nih, kayak gini.

Untuk pelajaran yang suka-suka bacaannya, seperti Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, soal LOTS akan bertanya mengenai amanat yang tertera di teks.

Untuk pelajaran hitung-hitungan (seperti Matematika, Fisika, Ilmu pisah, dan Ekonomi), cak bertanya LOTS galibnya dapat langsung diselesaikan dengan
menjaringkan
rumus
.

Oleh karena itu, soal tipe LOTS bisa disiasati dengan menghafal

(recall)

sahaja. Padahal, belum tentu elo ngerti apa yang elo hafalkan.

Contohnya, nih, tutor Ilmu masyarakat Zenius, Adam, menciptakan menjadikan soal LOTS yang bisa gampangnya elo jawab dengan
ngafalinSifat-adat Ilmu masyarakat aja.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 137
Contoh soal LOTS Sosiologi – Sifat Ilmu masyarakat

Di sisi enggak, soal HOTS tidak mengetem di kemampuan mengingat sekali lagi kabar (recall), hanya kian mengukur kemampuan menalar.

Maksudnya apa, nih? Soal HOTS menguji apakah elo mampumenelaah ide dan pemberitahuan secara kritis,transfer satu konsep ke konsep lainnya, dan menggunakan informasi kerjakan menuntaskan masalah.

Cak bagi menjawabnya, tidak cukup menghafal definisi dan rumus, tapi juga terlazim pemahaman konsep yang mendalam.

Contohnya, Adam bisa
modif
soal LOTS tentang Aturan Ilmu masyarakat di atas menjadi HOTS seperti berikut.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 138
Cermin soal HOTS Sosiologi – Seleb medsos

Buat menjawab tanya selebsocmedini, tidak cukup mengingat Sifat Sosiologi itu apa aja. Ada proses penalaran dulu nan harus dilalui.

Elo perlu kritis betul materi Saluran Mobilitas dan mengaitkannya ke fenomena
selebsocmed.
Selanjutnya, elo terlazim mencipta deduksi (memintasi ki kesulitan) beralaskan kesadaran elo akan halnya Aturan Sosiologi. Ada yang bisa jawab?
Share
jawaban elo di ruangan komentar, ya!

2. Soalnya nggak selalu berat

Mungkin elo semua banyak yang mengira kalau karakteristik pertanyaan HOTS itu pasti susah untuk diolah. Padahal, itu nggak selengkapnya benar, lo, Sobat Zenius!

Sreg dasarnya, kategori soal yang satu ini nggak gelojoh susah, cak kenapa. Sebagai halnya sebaliknya, tanya LOTS belum tentu mudah. Mau bentuknya HOTS atau LOTS, tak perkara susah ataupun mudah, tapi bertambah ke segala apa yang ditanyakan.

Soal LOTS umumnya mengandalkan kemampuan hafalan. Padahal soal HOTS kian banyak mengandalkan kemampuan berpikir dalam-dalam kritis.

Nah, masalahnya pelajar Indonesia terlazim berlatih dan menghadapi cak bertanya LOTS. Tinggal hafal namun rumus, masukkan angkanya, boleh jawabannya. Tinggal hafal sunyi belaka semua istilah, jawaban eksamen tertulis eksplisit di resep.

Sedangkan HOTS nggak literal kayak gitu. Soal HOTS menuntut elo menganalisis dulu pamrih soal dan mencipta teoretis atau kesimpulan, baru bisa menerapkan rumus untuk cari jawabannya.

Karena mode berlatih seperti mana ini masih jarang dilakukan di pendidikan Indonesia, maklumlah banyak yang tersentak sehingga merasa soal HOTS itu runyam.

Sementara itu ,ya, soal HOTS itu bisa
aja
simpel dan gampang, lo. Lengkap soal HOTS Matematika adapun Deposito di atas.

Kalau elo paham betul dengan konsep sistem persamaan linear dua lentur, elo bakal mudahnya mewujudkan model matematika bersumber soal kisah tersebut. Model matematikanya pun tergolong mudah untuk diolah.

3. Soalnya cenderung menanyakan fenomena sehari-hari

Sampai di sini, mungkin lo bisa menemukan sebuah pola berpokok sejumlah contoh pertanyaan HOTS yang gue tampilkan sebelumnya. Berangkat berpunca soal adapun deposito,
seleb socmed, net makanan, dan orientasi tumbuhan.

Yap, soal HOTS cak acap mengaitkan satu materi belajar dengan hal konkret intern kehidupan sehari-hari (walaupun tidak cerbak sih). Berikut model cak bertanya yang dibuat oleh Lina, tutor Ilmu permukaan bumi Zenius:

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 139
Kamil pertanyaan HOTS Goegrafi – Sirkuit bumi

Lakukan menjawab cak bertanya ini, elo perlu amatan tinggal posisi geografis Australia itu di mana. Terus, elo teradat analisis surat berharga revolusi bumi terhadap posisi matahari dan peralihan perian.

Baru, deh, elo evaluasi dan mengambil kesimpulan di Indonesia lagi perian apa. Hayo, apa jawabannya? Catat jawaban elo di ruangan komen, ya!

Tinimbang cuma nanyain efek arus bumi itu apa, cak bertanya kisahan kayak seperti ini bertambah menantang dan seru kan?

Pengaitan ke sukma sehari-perian ini membuat elo jadi melihat relevansi apa yang elo pelajari di sekolah dengan kehidupan nyata.

Berusul sini, rasa penasaran muncul. Pas kita udah penasaran, kita jadi tertantang menjawabnya. Proses penelusuran jawabannya (belajar) lagi jadi yang seru dansatisfying.

Situasi ini berbeda dengan cak bertanya LOTS. Karena umumnya soal LOTS sekaligus menyajikan angka yang bisa langsung dimasukkan ke rumus atau menanyakan definisi secara literal, elo kaprikornus kurang atau bahkan nggak bisa melihat apa relevansinya materi tersebut ke dunia nyata.

soal LOTS

Angkanya udah disediakan, habis masukin aja ke rumus, dapat ,deh, jawabannya. Tapi elo nggak kebayang tujuan elektron itu apa, katoda itu apa, anoda itu segala apa, penerapannya gimana di dunia nyata.

4. Tera soal HOTS

Berbunga definisi dan ciri-cirinya, suka-suka beberapa kesimpulan yang bisa ditarik dari soal HOTS.

Lower-bestelan Thinking Skills
(LOTS) tentunya diperlukan sebagai tahapan awal pendedahan.

Sebelum bisa menganalisis dan berkreasi, tentunya kita penis pulang ingatan dan reseptif. Namun, yang menjadi masalah yaitu ketika sebuah proses belajar terlalu didominasi maka itu LOTS semata-mata.

Pengajaran berbasis LOTS membentuk sekolah hanya sibuk mengasihkan (mengisi ember) pengetahuan sebanyak-banyaknya dan memaui peserta sekadar menggudangkan memori.

Sekarang kita ingat, besoknya lalai. Padahal, kemujaraban ini sudah bisa dilakukan
smartphone,
Google, dan Wikipedia. Dan kali sempat 5 atau 10 tahun lagi, pengumuman itu telah
obsolete
(usang).

Menurut World Economic Forum, 65 persen anak asuh yang saat ini duduk di dipan sekolah dasar, nantinya akan bekerja di tipe profesi baru yang belum ada pada masa sekarang.

Oleh, menerimakan begitu banyak informasi yang amat tersendiri dan memaui pesuluh untuk menghafalnya kurang berjasa dalam mempersiapkan masa depan kalian.

Ditambah kembali, pertanyaan LOTS membuat peserta “buta” akan relevansi les tersebut ke mayapada nyata. Kebutaan ini menumpulkan nalar dan rasa mau sempat. Bukan mengherankan kalau pendedahan mendekati LOTS mendatangi membuat membiasakan jadi proses nan membosankan.

Koneksi nggak ,sih, elo mempertanyakan bibit belajar detik dihadapkan lega sebuah materi yang sepan elusif, misalnya Integral.

“Buat apa sih gue membiasakan beginian? Belajar Integral sampe ngejelimet. Emang bagi kepake ya layak kerja nanti?”

Kalau ditelusuri, Koheren pasti ada gunanya kok di bumi nyata. Orang-orang dengan profesi tertentu
make
terintegrasi untuk menyelesaikan pekerjaannya. Tapi apa semua orang
make
Integral di dunia kerja esok? Enggak teko. Terus kenapa kita harus belajar integral? Cak bagi segala belajar begitu banyak materi ini-itu di sekolah?

Nah, gue akan mengutip apa nan diutarakan Hadis PS
(founder
Zenius Education) di salah suatu video Zenius Learning:

“Lain isi pelajarannya nan utama. Tapi efek dari belajar tersebut yang paling berharga.”

Idealnya, dengan mempelajari beragam topik, gembong kita terpelajar untuk menganalisis informasi, bernalar,dan menyelesaikan keburukan.

Dengan kata lain, topik-topik tersebut sebenarnya “hanya”
tool

untuk ki melatih/melatih penggerak kita berpikir dalam-dalam dengan baik.Dan menurut gue pribadi, pembelajaran berorientasi HOTS lah yang bisa memfasilitasi tujuan ideal itu.

Soal HOTS adalah acuan evaluasi pendidikan yang menguji kemampuan berpikir tingkat tinggi. Ketimbang ditanya fakta atau definisi, siswa ditanya bagaimana sebuah sistem bekerja.

HOTS akan mengasah logika, pola pikir perseptif, dan kreativitas peserta. Soal HOTS produktif mengajak siswa
connecting the dots, mengaitkan suatu materi ke materi lain bakal membangun sebuah cerita segara yang seru.

Makara, nggak jebah gue katakan bahwa pengajian pengkajian berbasis HOTS berkecukupan
igniting fire, memicu rasa penasaran dan jiwa belajar di dalam diri elo.

Indikator Tanya HOTS

soal hots
Ilustrasi indikator (Dok. pixabay.com)

Sebagai siswa, mungkin elo bertanya-tanya

Apa, sih, pentingnya mempelajari dan mengerjakan soal HOTS?”

Nah, pada dasarnya, ada indikator tanya HOTS nan terlazim elo ketahui sebagai siswa sehingga dapat menakar seberapa besar kemampuan elo ke depannya. Berikut ada tiga indikator nan perlu elo ketahui:

1. Level menganalisis (C4)

Pada indeks ini, siswa lebih ditekankan kepada pemikiran kritis secara operasional.

Level menganalisis terdiri dari kemampuan ataupun keterampilan membedakan, mengorganisasikan, dan menghubungkan. Verba operasional yang biasa digunakan adalah membandingkan, mengkritisi, mengurutkan, mengkhususkan, dan menentukan.

2. Level mengevaluasi (C5)

Pada level ini, siswa membuat keputusan berdasarkan standar yang kriteria seperti mengamati.

Prolog kerja operasional yang digunakan yaitu mengevaluasi, memilih, menilai, menyanggah, dan memberikan  pendapat.

3. Level mengkreasi (C6)

Pada level C6, siswa diminta buat membebaskan kemampuan dalam merancang, membangun, merencanakan, memproduksi,  menemukan, dan menunaikan janji.

Pembukaan kerja operasional yang digunakan adalah memperjelas, menafsirkan, dan memprediksi.

Kumpulan Contoh Soal HOTS

soal hots
Illustrasi siswa melakukan soal HOTS (Foto maka itu Monstera pecah Pexels).

Sebagaimana yang udah gue sebutkan di awal, soal HOTS menginjak dibicarakan saat Kemendikbud menetapkan ketatanegaraan kerjakan memasukkan pertanyaan HOTS sreg Ujian Nasional 2022.

Nggak cuman di UN sekadar, tanya-soal HOTS pun saat ini sudah dimasukkan ke dalam UTBK-SBMPTN. Melansir dari LTMPT, materi UTBK Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan ditekankan pada
Higher Bestelan Thinking Skills

(HOTS).

Buat elo yang pun start belajar lakukan UTBK tahun 2022, elo bisa, nih, belajar kisi-celah soal HOTS bersumber Zenius! Berikut ini
link
pembelajaran nan bisa Sobat Zenius dapatkan secara cuma-cuma!

  • Contoh Soal HOTS Ilmu hitung
  • Contoh Tanya HOTS Ekonomi
  • Contoh Soal HOTS Kimia
  • Contoh Soal HOTS Fisika

Selain itu, cak semau beberapa contoh antologi soal HOTS yang pernah keluar di SBMPTN.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 140
Soal HOTS Matematika di SNMPTN 2022.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 141
Cak bertanya HOTS Bahasa Inggris di SBMPTN 2022.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 142
Cak bertanya HOTS Kimia di SBMPTN 2022.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 143
Soal HOTS Ekonomi di SBMPTN 2022.

Kupas Tuntas Seputar Soal HOTS dan Tips Mengerjakannya 144
Soal HOTS Sosiologi di SBMPTN 2022.

Takdirnya memang pertanyaan HOTS sudah eksis di SBMPTN terbit bertahun-tahun habis, kenapa yunior tahun ini Kemenristekdiksti mengumumkannya?

Tebakan gue ,sih, hal ini dilakukan kerjakan menyelaraskan program antar kementerian dan membakukan porsi eksploitasi pertanyaan HOTS di setiap mapel yang diujikan di SBMPTN.

Ketika mendengar bahwa pemerintah menginjak menjaringkan soal HOTS ke Ujian Nasional dan SBMPTN, gue pribadi sih cukup bersemangat.

Mutakadim saatnya pendidikan Indonesia beralih bermula pembelajaran yang terlalu mengandalkan hafalan mati ke pembelajaran nan mengasah pola pikir kritis dan kreativitas. Sudah saatnya, rasa kepingin tahu dan vitalitas belajar pelajar Indonesia dikobarkan. Sudah saatnya kalian merasakan seru dan nikmatnya belajar 🙂

Implementasi nan sekonyongkonyong dan belum rapi memang menjadi realita pendidikan Indonesia yang mau tak mau kita jalani bersama.

Wajar jika banyak pihak nan masih kagok. Tidak hanya elo misal siswa kok, guru pula demikian. Proses peralihan memang sulit. Tapi sebaiknya semua ini meletakkan Indonesia pada arah pendidikan yang sudah tepat dan kita butuhkan.


Strategi Belajar Menjawab Pertanyaan HOTS di Eksamen Nasional dan SBMPTN

soal hots

Oke, hingga di sini gue harap lo telah reaktif pengertian soal HOTS dan faedahnya jika diterapkan di sebuah sistem pendidikan. Sudahlah, masa ini saatnya gue bagikan tips dan garis haluan menghadapi pertanyaan HOTS, baik itu di Eksamen Nasional ataupun SBMPTN.

Seperti yang udah disebutkan beberapa mana tahu di atas, cak bagi menjawab tanya HOTS yang menuntut penalaran, lo perlu paham betul sebuah konsep materi.

Elo nggak bisa lagi mengandalkan metode instan, seperti memahfuzkan buta ataupun rumus cepat. Detik elo ketemu rumus, elo harus ngerti dari mana datangnya rumus itu.

Ketika elo nemu definisi, elo harus tanggap makna dari definisi itu. Ketika elo membiasakan suatu bab, elo terbiasa bisa mengaitkannya dengan ki-bab bukan yang lo pelajari sebelumnya.

Dan inilah yang sudah Zenius lakukan sejauh 10 tahun meleleh. Prinsip pengajaran Zenius demap menggarisbawahi pembelajaran berbasis konsep. Cara pencekokan pendoktrinan ini menjadi dahulu relevan seiring dengan implementasi soal HOTS.

Oleh karena itu, tips belajar berpunca Zenius
ga jauh selisih dengan apa yang sudah kamishare dari tahun ke tahun.

Nih gue
share link
artikel Zenius Blog tentang tips belajar bakal tiap mata cak bimbingan yang diujikan di Ujian Nasional dan SBMPTN. Untuk latihan soal HOTS, karena pertanyaan UN tahun-tahun sebelumnya belum ada cak bertanya HOTS-nya, elo bisa tiba belajar dari tanya-pertanyaan SBMPTN.

Kalau elo udah terbiasa melakukan cak bertanya SBMPTN, elo bisa mendaki level dengan mengerjakan soal SIMAK UI.

Ibaratnya
battlefield
di sebuah
game,
pertanyaan SIMAK UI itu adalah bos mulai sejak segala bos. Bisa dibilang, SIMAK UI itu banyak memuat soal HOTS tingkat berat. Jika elo bisa membiasakan diri dengan pertanyaan SIMAK UI, elo kerjakan mempunyai bekal yang mantap.

Ilmu hitung

  • Panduan Belajar UN SMA Matematika IPA
  • Panduan Belajar UN SMA Matematika IPS
  • Panduan Belajar SBMPTN Matematika Dasar & Saintek
  • Pembahasan cak bertanya SBMPTN Matematika Bawah tahun 2002-2020
  • Pembahasan soal SBMPTN Matematika Saintek tahun 2002-2019
  • Pembahasan tanya SIMAK UI Matematika Asal tahun 2009-2019
  • Pembahasan cak bertanya SIMAK UI Matematika IPA perian 2009-2019

Bahasa Indonesia

  • Panduan Belajar UN Bahasa Indonesia
  • Panduan Sparing SBMPTN Bahasa Indonesia
  • Pembahasan soal SBMPTN Bahasa Indonesia 2008-2020
  • Pembahasan soal SIMAK UI Bahasa Indonesia tahun 2009-2019

Bahasa Inggris

  • Panduan Belajar UN Bahasa Inggris
  • Tips Ngerjain soal Reading pada SBMPTN Bahasa Inggris
  • Pembahasan Soal SBMPTN Bahasa Inggris 2022-2020
  • Pembahasan tanya SIMAK UI Bahasa Inggris hari 2010-2019

Fisika

  • Panduan Belajar UN Fisika
  • Panduan Sparing SBMPTN Fisika
  • Pembahasan soal SBMPTN Fisika tahun 2022-2018
  • Pembahasan soal SIMAK UI Fisika tahun 2009-2019

Ilmu pisah

  • Panduan Sparing UN Ilmu pisah
  • Panduan Belajar SBMPTN Kimia
  • Pembahasan pertanyaan SBMPTN Kimia tahun 2001-2019
  • Pembahasan tanya SIMAK UI Kimia musim 2009-2019

Biologi

  • Panduan Berlatih UN Biologi
  • Panduan Membiasakan SBMPTN Biologi
  • Pembahasan Cak bertanya SBMPTN Biologi 2022-2019
  • Pembahasan cak bertanya SIMAK UI Biologi tahun 2009-2019

Ilmu masyarakat

  • Panduan Belajar UN Ilmu masyarakat
  • Panduan Belajar SBMPTN Ilmu masyarakat
  • Pembahasan cak bertanya SBMPTN Sosiologi tahun 2022-2019
  • Pembahasan cak bertanya SIMAK UI Sosiologi tahun 2022-2019

Ekonomi

  • Panduan Sparing UN Ekonomi
  • Panduan Belajar SBMPTN Ekonomi
  • Pembahasan soal SBMPTN Ekonomi tahun 1998-2018
  • Pembahasan soal SIMAK UI Ekonomi tahun 2022-2019

Geografi

  • Panduan Belajar UN Geografi
  • Panduan Belajar SBMPTN Geografi
  • Pembahasan soal SBMPTN Ilmu permukaan bumi 1998-2019
  • Pembahasan pertanyaan SIMAK UI Geografi hari 2022-2019

Rekaman

  • Biaya siluman Panduan Berlatih SBMPTN Sejarah
  • Pembahasan soal SBMPTN Album tahun 1998-2019
  • Pembahasan pertanyaan SIMAK UI Ki kenangan musim 2022-2019

Elo bisa
download pertanyaan-soal di atas dalam bentuk pdf GRATIS! Jikalau elo mentok, cak semau juga
cak kenapa
video pembahasannya.

Zenius juga udah punya ribuan paket tanya komplet yang dapat elo
download
secara Percuma.

Tanya-pertanyaan ini dibuat sama tutor Zenius dengan referensi nan berkualitas. Setiap soalnya juga sudah pasti mengandung tanya HOTS.
Seandainya elo mau
download
soalnya, elo dapat download aja di zenius.seser ya!

Provisional itu, ketika tulisan ini dibuat, para tutor Zenius sedang terus berkarya keras meracik antologi soal HOTS yang bisa menjadi ajang latihan lakukan elo nantinya.
Stay tune aja
ya, kata sandang ini pasti akan buru-buru kami
update.

Baiklah, Sobat Zenius, sekian dulu kisahan janjang gempal gue adapun soal HOTS. Semoga apa nan gue jelaskan di atas bisa memberi pencerahan atas kebingungan elo sepanjang ini adapun soal HOTS.

Hendaknya juga semua artikel panduan belajar yang gue
share
di atas dapat membantu elo untuk mulai belajar. Sudah cukup cemasnya. Saatnya beraksi untuk mengejar impian elo.

Ingatlah, saat elo cuma bisa cemas dan berayun-ayun kaki, terserah beribu-ribu pesaing nan sedang belajar giat-giatnya. Oke deh, selamat belajar dan salam HOTS! 🙂

Updated by:

Maulana Adieb

Date:

January 12, 2022

Source: https://www.zenius.net/blog/soal-hots