Lirik Lagu Anak Rajin Belajar

Menghafaz privat kebudayaan Indonesia yang lalu majemuk, kita n kepunyaan sejumlah kumpulan lagu-lagu pengasuh anak-anak asuh, maka sudah patutlah kita untuk turut melestarikannya. Kita mungkin caruk mendengarkan lagu-lagu seperti mana ini sepanjang masa mungil kita. Di ketika kita sedang diasuh, siapapun pengasuh kita sangat, kali pernah terngiang lagu-lagu indonesia berikut.

Berikut merupakan lirik
lagu-lagu anak Indonesia. Banyak dari lagu-lagu di radiks ini masih tak diketahui cap kreator maupun status kepunyaan ciptanya peristiwa itu dikarenakan kurangnya Wikipedia menulusuri pemberitaan akan sejarah yang dimiliki lagu berpangkal Indonesia. Lain karena tak diketahui label penciptanya.

B

{{:Lirik Lagu-lagu Anak Indonesia/Balonku versi mileu:))

Lagu Tentang Raka

Pencipta: __________

Satu dua, tiga empat

Lima Enam, tujuh delapan
siapa rajin kesekolah
cari aji-aji sampai bisa

Sungguh senang amat senang
pulang ingatan pagi pagi
sungguh demen

Bangun Tidur

Penggubah:Sampul Kasur

Pulang ingatan tidur kuterus mandi
Enggak lupa menggosok gigi
Habis Mandi kutolong ibu
Menerangkan tempat tidurku

Bintang Mungil

Pencipta:Daljono.

Bintang kecil, di langit yang panjang

Amat banyak, menghias angkasa

Aku cak hendak, mencacau dan menari

jauh hierarki ke tempat kau berada

Venus

Penggubah:_____AT Mahmud___

Kupandang langit penuh bintang bertebaran

Berkelap kelip seumpama intan permata

Terpandang sebuah bertambah binar cahayanya

Itulah bintangku Medali Kejora nan indah s’lalu

Kesayangan

Penggubah:Cangkang Dal ( Daljono )

Bila kuingat lelah ayah bunda
Bunda piara piara akan daku
sehingga aku besarlah sepertimu oh yeah

Waktuku kecil hidupku amatlah suka

senang dipangku dipangku dipeluknya

serta dicium dicium dimanjakan

namanya kesayangan

Bila ku kecil hidupku amatlah senang senang di riba di pangku di peluk nya serta di cium di cium di manjakan cap nya ke sayangan …

Bunga Hiasan

Penggubah: __________

Bunga-anakan di dalam taman

Pancarona untuk paesan

Kupetik bunga lakukan kenangan

Buat ibu dan handai taulan

____

Waktu menyingsing subuh

Pagi mati nyenyat

Syamsu bersinar

Mengganti lilin batik g’lap

Nampak sekuntum bunga

Di tampang rumahku

Kepala Mas Juita

Daunnya beledu

Datang orang berjalan ditoleh ke tepi
Diulurkannya tangan bungaku dipetik
Kendatipun hilang sudah, bungaku nan permai
Kuncup yang masih muda kupelihara baik

Titit Kakaktua

Kreator: “R.C Hardjosubroro”

Pelir tang

hinggap di sirkulasi udara

nenek sudah berida

giginya tinggal dua

Trek-dung … trek-dung …

Trek-dung tra-la-la

Trek-dung … trek-dung …

Trek-dung tra-la-la

Trek-dung … trek-dung …

Trek-dung tra-la-la

Burung kakaktua

Ceceh Kutilang

dipucuk pohon cempaka
butuh kutilang berbunyi
bersiul, siul sepanjang pagi

dengan tak jemu jemu
menganggut angguk berbarengan berseru
Trilili lilili lilili

sinkron berlompat lonjak
paruhnya slalu terbuka
digeleng gelengkan kepalanya
menentang langit spektakuler
tandanya suka ia berseru
Trilili lilili lilili

Burung Unta

Penggarap: __________

Cak semau sebangsa zakar

yang tidak bisa berpendar

Tubuhnya tinggal jangkung

seperti naik engrang

Panjanglah kakinya

Panjanglah lehernya

Datang berpokok Afrika

Itulah kalam unta

C

Cicak-Cicak di Dinding

Pembentuk: N. Falak

Cicak-Cicak di dinding
Diam diam merayap
Menclok seekor nyamuk gajah
Hap! Tinggal ditangkap

D

Dua Ain Saya

Penyelenggara:Pak Kasur

dua ain saya
alat pencium saya satu
dua kaki saya pakai sepatu baru

dua telinga saya yang kiri dan kanan

satu mulut saya bukan berhenti makan

G

Kerokot Sipaku Gelang

Pencipta : Adikarso

gelang sipaku gelang kerokot si ramai ramai

mari pulang marilah pulang marilah pulang sekalian

yuk pulang marilah pulang marilah pulang bersama-ekuivalen

Sayonara sayonara Sampai berjumpa pula

Sayonara sayonara Sampai berjumpa lagi

Buat apa susah Buat segala rumit Susah itu tak ada gunanya

buat barang apa jarang buat segala apa susah berat itu tidak ada gunanya.

I

Ibu Kita Kartini

Penggubah: WR Supratman

Bag (1)
Ibu kita Kartini, upik sejati
Putri Indonesia, harum namanya

Ibu kita Kartini, pesilat bangsa
Pendekar kaumnya untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh osean cita-citanya
Bagi Indonesia

Bag (2)
Ibu kita Kartini, gadis cendekiawan
Putri yang berjasa, se-Indonesia

Ibu kita Kartini, perawan nan suci
Putri yang merdeka cita-citanya

Wahai ibu kita kartini

putri yang mulia
sungguh besar cita-citanya untuk indonesia

Bag (3)
Ibu kita Kartini, pesilat dayang
Pesilat suku bangsa ibu Lahan Airku

Ibu kita Kartini, penyuluh budi
Pengajar kaumnya denah’na cintanya

Aduhai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh ki akbar cita-citanya cak bagi Indonesia

Ibu Pertiwi

Penggubah:______
(Melodi diambil dari lagu himne basilika ‘ what a friend we have in Jesus’)

kulihat tanah tumpah
sedang bersusah hati
air indra penglihatan nya berlinang
mas intanmu terbayang

hutan ardi sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang lara
merintih dan berdoa

kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu

ibu kami tetap gelojoh
putramu yang tetap
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan nasion

K

Kapal Api

Pembentuk: __________

Lihatlah sebuah bintik jauh di tengah laut,

s’kian lama s’makin jelas

rajah rupanya

Itulah kapal api nan sedang berlayar,

asapnya yang putih mengepul di udara

Kasih Ibu

Penghasil: ___Sm. Mochtar______

Kasih ibu,

kepada beta

tak terhingga sepanjang periode

Hanya membagi,
tak harap kembali,
Bagai sang matahari, menyinari bumi.

Kebunku

Penggubah: Ibu Sud

Lihat kebunku

penuh dengan bunga

ada yang masif,
dan ada yang merah

saban hari
kusiram semua

mawar melati,

semuanya indah!

Keranjang sampah

Penggubah: _________

Jangan lepaskan sampah

Jangan lempar sampah

Keluarkan merambang

Buanglah ditempat

Yanf disediakan

Kamu tau itu loak

Jika kumakan pisang

tak dengan kulitnya

Alat peraba kulempar k’ranjang

Keranjang segala apa namanya

Keranjang sampah namanya

Jika makan rambutan aceh

Tidak dengan kulitnya

Kulit kulempar k’peraduan

Keranjang apa namanya

Keranjang sampah namanya

Jangan buang sampah

Jangan buang sampah

Buang sembarangan

Buanglah ditempat

Yanf disediakan

Kamu tau itu loak

Ke Pasar Ikan

Penggubah: __________

Waktu Minggu, hari Minggu ke Pasar Ikan

dengan ayah dengan ibu beserta om

Kulihat ikan di kerumahtanggaan kolam

berbisik-bisik memberi salam

Kring Kring…

Penggubah: __________

(1)

Kring-kring-kring ada sepeda

Sepedaku roda tiga

Kudapat bersumber ayah

karena gelojoh sekolah

(2)

Tok-tok-tok ada sepatu

Sepatuku kulit lembu

Kudapat dari ibu

karena rajin kondusif

Kunang-Kunang

Pelaksana: A.T Mahmud

(1)

Kunang-kunang, hendak ke mana

Kelap-kelip sani sekali

Gemerlap, bersinar

seperti bintang di malam hari

(2)

Kunang-kunang, terbang ke sini

Ke tempatku singgah dahulu

Kemari, kemari

Hinggaplah di telapak tanganku


Kupu-kupu

Kupu-kupu nan lucu

kemana anda pening

hilir mudik mencari

bunga-rente yang kembang

berayun ayun


puas nanyan nan lemah


tidakkah sayapmu


merasa letih

rama-rama yang cantik
bolehkah saya serta
mencium bunga-anakan
nan semerbak baunya
sambil bersenda

semua kauhampiri

bolehkah kuturut

bersama pergi

Unduh lagu

Kucingku

Penggubah: Bungkusan Kasur

Kucingku belang tiga
sungguh manis rupanya
Meong meong bunyinya
Karena lapar perutnya

Kucingku belang tiga
sungguh manis rupanya
Meong meong bunyinya
Karena lapar perutnya

Kucingku belang tiga
sungguh manis rupanya
Kucing meong bunyinya
Karena lapar perutnya

Kucing meong bunyinya
Karena lapar perutnya


kakak:
Adik mana tahu itu

punya catur mata
bisa jadi berburu dia
lekaslah sedia

adik:

idih, idih, aku tidak takut itu paman dullah pakai kacamata embok: adik siapa itu yang berkaki tiga mana tahu mencari engkau lekaslah sedia adik: idih, idih, aku tidak kabur itu mamanda dullah membawa tongkatnya


jangan campakkan kulit pisang sembarangan
disana lengkung langit’lah ada keranjang hajat
bila adik nan baru pandai berjalan
terinjak selerang mauz di kaki kanan
adik terban menangis raung erang
sebab salah sipembuang kulit pisang

Kereta Baru

Produsen: Buntelan Kasur

Tatap ibu keretaku yang baru
cukup ki akbar buat ayah dan ibu
roda empat buatanku sendiri
dari jangat biji kemaluan jeruk bali

L

Layang-layang

Penggubah: Selongsong Kasur

Kuambil aur sebatang

Kupotong sama panjang

Kuraut dan kutimbang dengan benang

Kujadikan layang-layang

Bermain berlari

Bermain layang-layang

Berlari kubawa ke pelan

Hatiku riang dan senang

Kuturunkan layang layang Hari nah petang Kawanku kondusif menggulung benang Kuberlari pulang

Bermain berlari Berlaku layang layang Berlari kubawa ke petak lapanng Hatiku riang dan suka

M

Mengantar Ibu

Penggubah:Buntelan Kasur

(1)

Jika ku sudah lalu besar nanti

Ku pergi dengan ibu

Ibu boleh pilih sendiri

Kemana nan dituju

(2)

Ibu bisa pilih Jogya, Bandung maupun Semarang

Aku yang beli karcisnya

Karcis Kapal terbang

Mobilku

Kreator: __________


(1)

Dodoli dodoli pret

celaan mobilku

Rodanya dari perca

Warnanya biru

(2)

Dodoli dodoli pret

nyetir sendiri

Disetop kemasan polisi

Kuharus b’renti

N

Naik Angkong

saya cak hendak tamasya

keliling gelintar ii kabupaten
hendak melihat-lihat keramaian yang ada
saya panggilkan trica
kereta tak berkuda
becak, angkong, tolong bawa saya

saya duduk sendiri berbarengan mengangkat kaki
mematamatai dengan propaganda
ke kanan dan ke kidal
tatap becakku lari

bagai takkan berhenti
becak, becak, jalan hati-lever
becak, becak, urut-urutan ketat

Naik Cikar Idiosinkratis

Penghasil: Pak Kasur


Pada Periode Minggu kuturut ayah ke kota

Naik gerobak istimewa kududuk di muka

Kududuk di samping pak kusir nan madya berkreasi
Mengendali jaran meski baik jalanya, Hei!
tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk

tuk tik tak tik tuk tik bukan suara miring tapak kuku

Menaiki Gunung

Penggubah: Kresnayana

Mendaki – naik, ke puncak dolok

tinggi – tataran sekali

Naik – menanjak, ke puncak ancala

hierarki – tinggi sekali

Kidal – kanan kulihat tetapi

banyak tanaman cemara

Kiri – kanan kulihat saja

banyak pohon eru

Menaiki Kereta Jago merah

Penggubah: __________

Naik kereta jago merah … tut … tut … tut

Siapa hendak turut

Ke Bandung … Surabaya

Bolehlah naik dengan prodeo
Marilah kawanku lekas naik

Keretaku tak berhenti lama

Taajul kretaku perkembangan …tut…tut…tut

Banyak penumpang timbrung

K’retaku sudah erak

Karena beban plus pelik

Di sinilah ada stasiun

Penumpang semua turun

Nenek Moyangku Sendiri Pelaut

nenek moyangku seorang awak kapal
gemar mengarung luas samudra
mendepak ombak tiada takut
menempuh angin indra bayu telah biasa

angin bertiup jib terkembang
ombak berdebur di tepi pantai
pemuda b’rani angot sekarang
ke laut kita beramai-ramai

Nina Bobo

Penggubah:

Nina bobo oh Nina bobo
Kalau tidak bobo digigit nyamuk gajah
Nina bobo oh Nina bobo

Sekiranya tidak bobo digigit nyamuk harimau

P

Pelangi

Pembuat: AT. Mahmud

Pelangi pelangi
bukan main indahmu
Bangkang, kuning, yunior

di langit nan biru

Pelukismu Agung, siapa gerangan

Pelangi, pelangi, ciptaan Almalik!

Aku momongan afiat

Aku anak bugar tubuhku langgeng
Karena ibuku rajin dan irit
semasa aku kanak-kanak anyir sayang diberi ASI,
makanan bervitamin dan penyuntikan

Berat badanku ditimbang burung laut
Posyandu menunggu setiap musim
Bila aku diare ibu selalu waspada
pertolongan oralit telah siap sedia

Pok Ame-ame

Penggubah:

Pok ame ame
Belalang kupu kupu
Siang makan nasi
Kalau malam minum tetek

= S =
===Suatu satu aku sering ibu===
Penggubah:______

satu satu aku sayang ibu

dua dua juga pelalah ayah

tiga tiga sayang adik kakak

satu dua tiga sayang semuanya

===Selamat Ulang Tahun===
Produsen: Adikarso

Selamat Ulang tahun

Kami ucapkan

Selamat Panjang umur

Kita ‘kan doakan

Selamat Sejahtera

Segak sentosa

Selamat pahit darah

dan bahagia!

===Sang Kancil Nakal===
Pereka cipta: “anonim”

Si Kancil anak nakal

Panjang tangan timun

Silakan taajul dikurung

Jangan diberi ampun

Si Kancil anak nakal

Suka mencuri ketimun

Ayo lekas diburu

Jangan diberi ampun

===Soleram===
Pembentuk: __________

Soleram soleram

Soleram anak asuh yang manis

Anak asuh manis janganlah dicium, besar perut,

Kalau dicium merahlah pipinya

Anak manis janganlah dicium, sayang,

Kalau dicium merahlah pipinya

Suatu dua tiga dan empat

Lima heksa- tujuh delapan

Kalau tuan punya kawan baru, rajin,

Kongsi lama, dilupakan jangan

= Tepi langit =
===Yojana Kanak-Kanak===
Penggubah: __________

Taman yang paling luhur

hanya yojana kami

Taman yang minimal indah

tetapi taman kami

Tempat berperan

bersekutu banyak

itulah taman kami

taman kanak-kanak

===Tari Topeng===
Penggubah:__________

Tari masker bergembira

siapa suka dapat coba

diiringi lagu riang

tampar tangan sama-selevel

tari topeng berhiaskan

===Kuluk Saya Melingkar===
Pencipta: Soerjono/ Pak Kasur

Kulah-kulah saya bundar.

Bundar ketopong saya.

Kalau tidak bundar,

bukan topi saya!

===Tukang Kayu===
Penyusun: __________

Katakan padaku hei pakar kayu

bagaimana caranya

memotong kayu

Lihat, lihat anakku

beginilah caranya

memotong tiang

===Tukang Pos===
Pembuat: __________

Aku tukang pos rajin sekali

Tindasan kubawa mendaki roda

mana tahu namun aku layani

bukan kupilih miskin dan kaya

Kring … kring … pos!

Surat Sutini harus kuantar

Untuk Komara terlazim kubawa

Ke sana kini roda kuputar

Kabar yang baik khalayak gembira

Kring … kring … kring … kring … pos!

= U =
===Ulang Waktu===
Penggarap: __________

<poem>
Panjang umurnya .. panjang umurnya
Hierarki umurnya … serta luhur
Serta mulia … serta luhur

Panjang umurnya .. panjang umurnya
Janjang umurnya … serta mulia
Serta mulia … serta mulia

Selamat ulang hari kami ucapkan
Selamat pahit darah kita kan doakan
Selamat sejahtera sehat sentosa
Selamat pahit darah dan bahagia

Selamat dies natalis kami ucapkan
Selamat panjang umur kita kan doakan
Selamat sejahtera sehat sentosa
Selamat panjang jiwa dan bahagia
Selamat hierarki umur dan bahagia

Source: https://id.wikibooks.org/wiki/Lirik_Lagu-lagu_Anak_Indonesia