Macam Macam Lettuce Dan Gambarnya

Istilah selada tentunya lain asing di kuping kita.. Selada berasal dari salad, yaitu paduan sayuran daun yang diberi rasa tertinggal seperti garam dan cuka. Sayuran daun yang sering digunakan adalah nan terjadwal dalam keluarga lettuce. Itu sebabnya kita menerjemahkan lettuce ibarat selada.  Selada yang paling kita kenal rata-rata bercelup yunior cukup umur, punya rasa renyah dan sehat, dan digunakan dalam selat segar, burger, alias salad, maupun sebagai lalapan.

Tapi tahukah kamu, ternyata ada lebih bersumber 10 keberagaman selada di dunia, dengan rasa, warna, dan lambung gizi yang berlainan. Sejumlah di antaranya bisa ditemukan di Indonesia. Simak informasi berikut dan ketahui perbedaannya.

  1. Selada Ikal
    Suka-suka 2 jenis selada berkeluk-keluk yang bisa ditemukan di Indonesia, yaitu yang bercelup yunior (lollo verde) dan berwarna bangkang (lollo rosso). Selada ini berukuran lebih boncel dan relatif bukan serenyah jenis selada lainnya. Daunnya tipis dengan ujungnya berdelan.  Rasanya sangat ringan, hampir tidak terserah rasa pahitnya, sehingga selada keriting hijau sering dijadikan lalapan berdekatan dengan mentimun. Sedangkan selada ahmar sering menjadi senyawa salad bakal memasrahkan penampilan nan mengganjur.
  2. Selada romain
    (Romaine lettuce)

    Selada ini berbentuk oval memanjang seperti mana sawi kalis, tapi dengan patera bercat plonco tua renta. Tulang daunnya kaku dan nisbi tebal, sehingga minimal renyah dibandingkan macam selada lainnya. Tapi karena tulang daunnya yang tebal juga, rasanya cukup pahit. Selada ini paling mudah ditemukan di kodian dan paling digemari bagi fusi salad.

    Selada ini disebut sebagai selada paling bergizi di antara selada lainnya. Kandungan vitamin K, nutrisi A, gizi C, dan folat kerumahtanggaan selada romain memadai tataran. Setiap 100 gram cegak, selada ini mengandung vitamin A sebanyak 277 µg, vitamin K sebanyak 210,4  µg, vitamin C 11,5mg dan 129 µg folat.

  3. Selada batavia
    (Escarole)

    Selada ini punya bonggol besar dan jika dilihat dari atas, sama dengan anakan mawar. Gelombang pada daunnya nisbi segara dan melebar. Daun terluar biasanya bertambah liar. Rasa pahitnya layak ringan, dan paisan daun terluar biasanya yang paling kecil pahit. Lembaran patera nan pahit cocok untuk tumisan, sedangkan yang tidak ki getir sepakat digunakan untuk salad.
  4. Radicchio
    Selada ini mirip sama dengan kubis, tapi daunnya berwarna merah keunguan dengan tulang patera bercelup kalis. Enggak sebagaimana selada lainnya, radicchio mempunyai rasa pahit dan pedas, sehingga biasanya mesti dimasak. Selepas dimasak, warnanya akan berubah menjadi coklat, dan rasanya menjadi manis.
  5. Selada hudai
    (Iceberg lettuce)

    Selada ini dinamakan selada bokor karena masing-masing lembarannya melengkung seperti mangkuk. Mirip kubis, lembaran-kepingan daun selada ini ganti bertajuk padat dan hingga hampir bulat. Kerenyahan selada ini hanya mengotot sekitar 24 jam, sehingga harus segera dikonsumsi.  Selain cerbak jadi campuran intern salad, selada ini juga semupakat untuk ditumis. Selada ini biasanya digunakan dalam masakan singularis Italia seperti risotto, kendatipun ada juga yang mencapurnya dalam salad.

    Dibandingkan selada lainnya, nafkah gizi selada bokor yaitu nan paling rendah. Cuma justru karena tidak padat gizi, selada ini nisbi aman dikonsumsi maka itu bani adam-bani adam yang mengalami gangguan kerinjal, kolesterol tahapan, asam urat, ataupun diabetes.
    (vno)

Kaprikornus, sudah tahu butuh selada yang mana?

Source: https://tanilink.com/bacaberita/184/5-jenis-selada-ini-banyak-disukai/