Pantun Nasehat Tentang Rajin Belajar





pantun semangat belajar

Apakah semangat belajarmu atau temanmu tertumbuk pandangan melandai? Apakah kamu mulai merasa indolen cak bagi menyingkapkan buku, dan bertambah banyak menghabiskan tahun bikin main game online, nonton video dan chatting-an? Seandainya demikian, ia harus menyepadankan lagi waktumu moga kebutuhan akan hiburan dan kebutuhan terhadap peningkatan daya produksi diri menjadi sebanding.

Mungkin pusparagam kelong mengenai semangat belajar nan dipaparkan di bawah ini dapat menjadi wahana kerjakan sira dalam memotivasi diri. Dengan demikian diharapkan engkau tidak terlalu banyak membuang-buang perian bikin peristiwa-keadaan nan adv minim berkecukupan. Adapun bait-bait kelong nasehat belajar ini tidak hanya ditujukan kerjakan vitalitas membiasakan di sekolah, doang pula motivasi membiasakan di rumah, umur belajar online momen musim pendemi dan endemi Covid-19.

Kelong Menggiatkan Vitalitas Belajar

1. Kiai Bupati datang bertamu
Menclok koteng momen fajar
Kalau cak hendak bernasib baik ilmu
Sering-rajinlah kerumahtanggaan belajar.

2. Angin semilir binasakan jenuh
Dengarlah merdu sang ceceh gelatuk
Awali belajar dengan hidup penuh
Walaupun mendung membuat ngantuk.

3. Minum surat panas kuku-suam
Angin bertiup ke sebelah barat
Pagi-pagi berlatih hayat
Tantangan hidup semakin runyam.

4. Adik berburu sebuah wajan
Wajan lama telah compeng
Biar hari dibasahi hujan angin
Kukuh hidup berangkat sekolah.

5. Sebelum dini hari membangun kemah
Kemah di jenggala, belum tergarap
Kendati belajar hanya di rumah
Kalau serius, tentu bernasib baik hikmah.

6. Tampang merona gadis Badui
Tak karena pakai air kepurun
Walau corona nomplok menghantui
Tetaplah belajar dengan rajin.

7. Suket liar merecup merambat
Daunnya coklat terbantah pucat
Kalau membiasakan sering keteter
Dapat-bisa prestasinya terbatas.

8. Kakek sakit berangkat ke tegal
Bersama ayah cari ilalang
Tutorial terik bukan penghadang
Sifat culas nan jadi perintang.

9. Terserah bocil mencari ayah
Menghindari ke pasar bajunya basah
Sejak kecil kelesa dan letih
Nanti besar hidupnya runyam.

10. Kuda meloncat kencang berlari
Bapak Marzuki mengangkut kenari
Tibalah sudah di awal perian
Moga skor baik menjangkiti.

11. Minum segelas air tajin
Rasanya pahit, tiada asin
Roh sparing tetaplah bosor makan
Tuanku-raja dipetik berlusin-lusin.

12. Lampu katai berpijar-marak
Bopong sebentar masuk ke goa
Bangun pagi menjelang subuh
Sebelum belajar harus beribadat.

13. Kulit keriput Bapak penanam
Surya menyengat pakai bikini
Sesulit apapun pelajaran ini
Dengan atma harus dijalani.

14. Ngilu tifus karena bakteri
Kendati hilang makanlah stroberi
Berlatih fokus sejauh musim
Jangan nyontek kanan dan kidal.

15. Burung nuri dipatuk tekukur
Ayam aduan ranah jatuh di sumber
Songsong hari dengan bersyukur
Kesuksesan sparing semakin makmur.

16. Mayit cerutu jangan dibuang
Letakkan saja di atas kayu
Sekolah itu wadah berjuang
Hendaknya siap di hari depan.

17. Banyak ikan dibuat terasi
Ikan dijaring simpan di peti
Jangan risaukan tentang prestasi
Yang utama berlatih sepenuh lever.

18. Bila bicara jangan ngelantur
Tambahan pula ketika main-main catur
Jangan lelah sparing integral
Siapa senggang nanti makara direktur.

19. Coba berjoget di atas pipa
Honcoe abadi dibakar ujungnya
Selamat sparing, salam sua
Mudahmudahan cegak kenyataan semuanya.

20. Perahu panjang berbunga Yunani
Berlayar ke Pengetuk membawa menteri
Selamat berjumpa di hari ini
Moga perasaan secerah mentari.

21. Kirim surat lama dibalas
Saat dibalas mintanya beling
Ayo vitalitas janganlah celih
Poin menurun, bukan panjat kayu bawah.

22. Angsa melanglang dengan tertib
Pulang kandang di saat maghrib
Pelahap berlatih itu terbiasa
Agar boleh mengubah jiwa.

23. Roti panggang diisi zabib
Basung bersama kue kukis
Patuh umur, sparing optimis
Jangan biarkan hayat gogos.

24. Tambah segelas air hangat
Biar manis tambahlah coklat
Assalamu alaikum duhai sahabat
Sparing zakiah loyal atma.

25. Kijang bawah tangan badannya kurus
Dikejar macan jalannya harfiah
Seandainya sparing lain perhubungan betul-betul
Kala nanti takkan keurus.

26. Ke Flores membeli lahan
Lahan luas pinggir tepian
Sosok sukses berburu kronologi
Insan berat ekor nanang privat-dalam alasan.

27. Dua tiga belanjanya nyicil
Banyak belajar di masa kecil.

28. Di kaki bukit cak semau petani
Menengah wicara sekufu regen
Boleh jadi nan khusyuk masa ini
Akan sukses di periode nanti.

29. Jaran bepergian jangan dikejar
Jikalau dikejar larinya ke ii kabupaten
Makara anak rajinlah berlatih
Demi meraih cita-cita.

30. Makan lilin batik, masaknya kalkun
Kalkun ditangkap di paruh padang pasir
Hendaklah beliau belajar sungguh-sungguh
Semoga skor enggak jadi drop.

Sebelum lanjut ke


pantun kehidupan sparing

berikutnya, yuk baca pula:

Kelong Parak Tersentuh perasaan



pantun perpisahan

Pantun Bersajak AA AA



PANTUN BERSAJAK AAAA

Kelong Bulan April



PANTUN BULAN APRIL

Pantun Bulan Ramadhan



pantun sambut bulan ramadhan

Kumpulan Puisi lama Assalamualaikum



Pantun assalamualaikum

Pantun Nasehat Perkawinan



pantun nasehat perkawinan

Koleksi Kelong Berkait



contoh pantun berkait

Puisi lama Selamat Menanggang perut



pantun selamat menunaikan ibadah puasa

Puisi lama Peroleh Karunia Hawa



pantun terima kasih guru

31. Ros berduri, rente melati
Makara lamin dekoratif
Kuatkan jasad, tegarkan hati
Perkembangan ke sekolah dengan faktual.

32. Hutan baplang banyak tentara
Bawa bedil tercabut wajar
Bikin sahabat se-Nusantara
Selamat pagi, atma belajar.

33. Anak asuh Pak Kades demen meronggeng
Istrinya marah hisap kretek
Tetap kehidupan mencari target
Jangan senang belajar nyontek.

34. Cak semau daluang diberi perekat
Kertasnya kalis dalamnya panas kuku
Selamat berlatih duhai sahabat
Hendaknya harimu pelahap spirit.

35. Jalan terbambang digali pria
Tembok susun dipasang galah
Selamat menclok hari zakiah
Ayo bangun, siap ke sekolah.

36. Kalau macan mutakadim lalu bertempik
Suaranya gentur dan berirama
Jikalau cak semau ulangan umum
Yuk kita berlatih bersama.

37. Momongan asuh kancil ditangkap jin
Induknya meloncat ke atas peti
Saat kerdil membiasakan demap
Selepas lautan senanglah tentu.

38. Barisan cak bertengger tangkap penyelinap
Gendong senjata yang tertutup
Hidup sparing tidak dapat merembas
Agar bahagia menjalani jiwa.

39. Pandang rembulan tiada jemu
Sinarnya terpantul di air sumur
Sekiranya mempunyai banyak hobatan
Jiwa kreatif sepanjang umur.

40. Beli murah biji kemaluan kelapa
Hujan baplang basahlah kemeja
Periode tulen aku menyapa
Sahabat sparing di mana namun.

41. Kereta nomplok sepenggal wagon
Angkut seuntil pohon binahong
Jikalau pintar enggak bisa berlagak
Apa lagi kerap berbohong.

42. Pagi-pagi bersantap ketupat bangkahulu tangan
Rampai sayur seperempat
Biar secuil guna-kemustajaban didapat
Loyal berterima kasih cak seharusnya berlipat.

43. Lagu lawas dinyanyikan Ganjar
Lemak didengar ketika petang
Mari kita vitalitas berlatih
Rasa malas jangan dimanja.

44. Duduk santai di tengah ujana
Tatap kuntum madya berkeluyuran
Selamat bersekolah duhai kutub
Moga belajarmu penuh keberhasilan.

45. Api membara berwana ahmar
Abang panasnya telah berpindah
Hinggap ke sekolah terasa cerah
Senyum Bu Guru begitu indah.

46. Kereta bergerak kecepatan maksimum
Menyingkir ke kota bawa mentimun
Kalau cak semau ulangan umum
Pelahap belajar, jangan bermimpi.

47. Kronologi-jalan berburu kerang
Ikan bandeng tiada berangka
Majuh membiasakan dari waktu ini
Untuk bekal di kemudian hari.

48. Suka-suka kelelawar di atas bukit
Bedudak tataran sedang merembet
Takdirnya belajarnya rendah-abnormal
Momen dewasa hidupnya berat.

49. Hujan turun basahi ranting
Ranting runtuh diinjak bajing
Membiasakan itu sangatlah utama
Kiranya cita-citamu bisa teraih.

50. Beli rantang isinya zabib
Rasanya renyah diminta pengemis
Hari nomplok terasa manis
Lakoni sparing dengan optimis.

51. Kepala remai kuping berdengung
Lihat uang tiada di kocek
Kalau ia medium bingung
Kian baik mengaji gerendel.

52. Pohon kapuk dipanjat anjing
Tangan bertindak kaki melangkah
Silakan belajar dengan gembira
Sebaiknya mantra menjadi berkah.

53. Anak sekolah telah gaib
Dapat hadiah sekaligus
Belajarlah secara suci
Besok akhirnya akan bagus.

54. Pecah Kediri ke kota Malang
Membawa duku disukai hamba allah
Pagi hari datang menjelang
Semoga otakku kian cemerlang.

55. Tumbuhan pepaya terlihat kerempeng
Buahnya masak, kulitnya halus
Belajar keras merupakan harus
Iringi dengan takbir nan safi.

56. Kuda berlari ke tanah datar
Harimau cak bertengger menyingkir mengejar
Sekiranya cak hendak lebih kebal
Tentu kita harus berlatih.

57. Buah tomat disayat-sayat
Bijinya banyak jatuh bertebaran
Mari membiasakan sejauh hayat
Semenjak buaian hingga kuba.

58. Putih kudrati gumpalan gegana
Sayap nasar dikepak-kepakan
Barang apa manifesto perseroan-kawan
Selamat belajar aku ucapkan.

59. Seandainya cari rumahnya Agus
Lihat saja ki sebatang kacang pinus
Seandainya kita belajarnya bagus
Juara tiang radiks perumpamaan bonus.

60. Bunga gilanggemilang kumbang merapat
Tabuhan bangkang suka menyengat
Kilap matahari terasa hangat
Pergi sekolah dengan spirit.

61. Cahaya muka dirawat supaya bersemarak
Selerang panas dijalari syamsu
Loyal roh di hari ini
Janganlah malas dan pangling diri.

62. Daging dibagi dicampur bihun
Nasinya mentah diberi timun
Pagi pagi lekaslah sadar
Marilah belajar jangan berfantasi.

63. Tanah sawah harus diselesaikan
Padi berbuah dipanen Jamilah
Timbrung ujar-ujar guru di sekolah
Jangan indolen dan senang membalik.

64. Nilai kuaci dicampur delima serikaya
Rasanya lemak, sungguh dahsyat
Ilmu dicari tiada cuma-cuma
Kongkalikong kerjakan bekalan sepanjang hidup.

65. Ular kobra datang remai kas dapur
Ceceh pipit dan walang sangit
Hidup tak akan terasa sulit
Bekerja sengit, berdoa selangit.

66. Hutan tebal tumbuh selaras
Menyingkir ke sana sama majikan
Peserta nan hebat rajin belajar
Karuan bangga menjadi konseptual.

67. Wulan lilin lebah terpandang kilap
Biduk tersesat kehabisan arah
Taat hidup jangan takluk
Untuk PR dengan gairah.

68. Lauk patin banyak duri
Rendang bersama lauk teri
Belajar sayang setiap hari
Sukses menclok di ujung jemari.

69. Takdirnya adv pernah pergi ke kota
Jangan lupa bakal bertamu
Dari pada berlaku pelahap
Makin baik mengejar aji-aji.

70. Busana dicuci harus dibilas
Detik dijemur, diinjak unggas
Makara murid tidak bisa celih
Harus bagi semua tugas.

71. Air hujan di patera talas
Simpan umbinya di intern kulkas
Jauhi segenap rasam pemalas
Agar cita-cita teraih segera.

72. Mobil tua bikin polusi
Mutakadim berkarat di tiap arah
Sekiranya hendak jadi polisi
Latihan raga, otaknya diisi.

73. Tangkap pencuri lain boleh lolos
Dalam tangsi beliau dijeblos
Jadi murid enggak bisa mangkir
Demap sekolah dan beraksi ceria.

74. Pohon kurma di bukit padas
Rasanya lemak, tidur lagi pulas
Rasa percuma berasio cerdas
Takdirnya dipakai mengerjakan culas.

75. Lewat lalang menjelang subuh
Setia siaga selama jalan
Salam kudus merdeka sparing
Kerjakan sahabat serta handai taulan.

Pantun Nasehat Nyawa Membiasakan untuk Para Pesuluh se-Indonesia

76. Hitam putih bersaf-jejer
Keraton meriah di Balikpapan
Salam literasi para pelajar
Jangan tengung-tenging bikin sarapan.

77. Arsip segelas di depan atrium
Berteman dengan kue serabi
Met sparing pelajar Jambi
Mudah-mudahan tahun penuh warna-warni.

78. Di pasar raya, jualan pepaya
Harganya murah gemi biaya
Met membiasakan pelajar Surabaya
Tambah hebat dan makin menang.

79. Kemeja atas lakukan berpose
Busana cewek namanya kebaya
Met berlatih siswa Palangkaraya
Guna-guna didapat semakin berbenda.

80. Belanja online namun sebentar
Nanti barangnya akan diantar
Rajin mendaras supaya pintar
Waktu depan takkan terlantar.

81. Biji kemaluan menguning aneka manca
Bopong ke pasar dengan kereta kuda
Barang siapa culas membaca
Kalau segara menyesal karuan.

82. Parut kelapa dibuat santen
Disaring dengan kain linen
Met sparing pelajar Banten
Seharusnya paduka-baginda banyak dipanen.

83. Baju subur berbahan tiras
Bunga mekar minta disiram
Boleh jadi momongan yang enggan mendaras
Tahun depannya kelihatan berawan.

84. Tidur pulas kongkalikong bertemu penghulu
Mau kawin menjelang pemilu
Met berlatih pelajar Bengkulu
Sepatutnya mantra datang bertalu-talu.

85. Beli rantang isinya zabib
Rasanya renyah diminta pengemis
Hari datang terasa manis
Lakoni mengaji dengan optimis.

86. Yang sedang pentas sendiri balita
Disayang bunda begitu pula permata
Met sparing pelajar Jakarta
Semoga perian mumbung suka cita.

87. Selembar daluang dibakar arang
Baunya mengantup bagai sulfur
Met belajar pelajar Semarang
Ilmu pas, tiada nan adv minim.

88. Di kunarpa air Brantas banyak badam
Pohonnya jenjang, dahannya rimpang
Met belajar pelajar Ketepeng
Moga les terasa gampang.

89. Anak asuh itik makan rica-rica
Lusa meloncat ke perdua pasar
Di periode katai enggan membaca
Pasti menyesal di momen besar.

90. Pencet jerawat hinggap komedo
Sambil menyantap sambal balado
Met sparing pelajar Manado
Cepat cekatan bagai torpedo.

91. Beli murah buah kelapa
Hujan abu rimbun basahlah kemeja
Perian jati aku menyapa
Sahabat mengaji di mana tetapi.

92. Harimau Sumatera sedikit berambut
Jangan dikejar, jangan diburu
Seandainya mendaras tekunlah kerap
Janganlah ingkar nasehat guru.

93. Lihat sepintas mempekerjakan kerudung
Lirik matanya, suku tersandung
Met belajar pelajar Bandung
Kekuatan-guna makmur sejajar gedung.

94. Celana membedabedakan disebut kolor
Dibeli empat setara Buntelan Mandor
Met belajar petatar Semenanjung Selor
Tarik semangat, janganlah kendor.

95. Bila wicara jangan ngelantur
Malah saat bermain catur
Jangan capek mendaras teratur
Siapa tahu esok jadi direktur.

96. Hujan kilangangin kincir turun basahi ranting
Ranting turun diinjak bajing
Membaca itu sangatlah utama
Seharusnya cita-citamu bisa terulur.

97. Ferum ditebas dengan gerinda
Disambung empat, di atas bivak
Met aktivitas pelajar Samarinda
Membiasakan hayat jangan ditunda.

98. Hutan baplang banyak barisan
Panggul bedil dan juga merica
Buat sahabat se-Nusantara
Selamat pagi, semangat mengaji.

99. Biji pelir nanas di atas amben
Biji zakar langsat dibuat jamu
Jangan culas membaca taktik
Karena buku sendang ilmu.

100. Anak kancil ditangkap jin
Induknya meloncat ke atas peti
Momen kecil mendaras cangap
Pasca- besar senanglah pasti.

101. Celeng rimba dibuat abon
Dimakan sedikit sambil menonton
Met belajar murid Ambon
Hayat kuat sebagai halnya beton.

102. Binar fajar tertentang semu
Warnanya ungu di atas bencana
Banyak mengaji sejuta guna-guna
Agar jiwa makin bermutu.

103. Belibis bepergian dengan tertib
Pulang kandang di momen maghrib
Cerbak mengaji itu teristiadat
Mudah-mudahan bisa mengingkari nasib.

104. Zakar katedral di perdua ujana
Pelir beo menari ranca
Aku mengajak teman-teman
Mari buruk perut bakal mengaji.

105. Langit di atas bercelup biru
Mega mendung di atas waru
Met membiasakan pelajar Pekanbaru
Semoga sekolah semakin seru.

106. Anjing mencari ke tanah landai
Ayah berburu asian talas
Pelalah mengaji bawah juru
Roh terus jangan malas.

107. Lauk patin banyak duri
Goreng bersama ikan teri
Membaca cangap saban hari
Sukses datang di ujung ujung tangan.

108. Daging dibagi dicampur bihun
Nasinya yunior diberi timun
Pagi pagi lekaslah sadar
Mari membaca jangan melamun.

109. Lampu pulang balik sangkil temaram
Membuat jalanan terasa suram
Met belajar peserta Mataram
Hendaknya suasana semakin tenteram.

110. Dari utara berorientasi ke barat
Baya sayur dan biji pelir tomat
Walau mendaras rasanya elusif
Nanti umur terasa nikmat.

111. Sambal menggiurkan rasanya asin
Beli di pasar, habislah bensin
Met belajar pelajar Banjarmasin
Sunan-prabu melimpah berlusin-lusin.

112. Beli kemeja bisa dicicil
Kemeja mewah artifisial Brasil
Banyak mendaras di masa katai
Di waktu besar karuan berhasil.

113. Cak semau jeluang diberi perekat
Kertasnya ikhlas dalamnya pesam
Selamat membaca wahai sahabat
Mudah-mudahan harimu besar perut kehidupan.

114. Anak ke kelas bawah, datanglah mertua
Sehabis makan bersama Joshua
Met membiasakan pesuluh Papua
Ilmunya lancar buat semua.

115. Cuaca hambar mencari kutu
Bisa dasa bakar di anglo
Jika ingin kampiun suatu
Rajinlah camar membaca gerendel.

116. Jahe dan madu harus diramu
Tumbuk akarnya dibuat jamu
Gunakan tahun mencari ilmu
Banyak mengaji tidak jemu-jemu.

117. Dua tiga gunting kuku
Jangan malas mendaras trik.

118. Kaprikornus orang jangan gemar mencerca
Agar kita disayang Sang pencipta
Bila tak resistan lelahnya membaca
Kan menanggung capeknya ketololan.

119. Ayam nyali ayam jago nan tangguh
Induknya dijual di Kualanamu
Membacalah dengan sungguh-alangkah
Kiranya pembesar munjung dengan ilmu.

120. Angin semilir binasakan jenuh
Dengarlah merdu si burung gelatuk
Awali membaca dengan semangat penuh
Sungguhpun kelam takhlik ngantuk.

121. Iwak kerapu ditangkap Bung Hanca
Kapal berlayar mempekerjakan sonar
Manfaatkan waktu untuk sparing
Agar musim depan makara bersinar.

122. Kaprikornus orang janganlah usil
Jika usil banyak musuhnya
Sekiranya ingin jadi orang berhasil
Mendaras itu adalah kuncinya.

123. Dua tiga belanjanya nyicil
Banyak membaca sedari mungil.

124. Marilah bersabda, silakan tarik suara
Jangan tengung-tenging mempekerjakan selendang
Met belajar pelajar Padang
Kepentingan-kelebihan numpuk, sedap dipandang.

125. Ke angkasa pake apollo
Lalu mendarat di rumah joglo
Met sparing pelajar Gorontalo
Moga guna-maslahat datang berkilo-kilo.

126. Jalan sedikit menuju kampung
Buya pergi membeli tepung
Met membiasakan pelajar Lampung
Mudah-mudahan guna-guna banyak tertampung.

127. Buya Regen datang bertamu
Hinggap sendiri membawa reca
Jika ingin mendapat ilmu
Gegares-rajinlah kerumahtanggaan mengaji.

128. Celana segeh, bajunya kemeja
Dibeli Bapak di depan geraja
Met pagi pelajar Jogja
Dapat berlatih di mana hanya.

129. Elok ayamnya, bernama bekisar
Dibeli sepasang oleh kaisar
Met membiasakan peserta Makasar
Aji-aji berkembang semakin samudra.

130. Lauk dikupas kulitnya berkerangka
Dipancing di bisa jadi sama Mas Feri
Met belajar pelajar Kendari
Mudah-mudahan masa semakin gilanggemilang.

131. Dagang jamu selendangnya belang
Jamu disimpan di lemari gelas
Saat waktumu sedang luang
Marilah manfaatkan dengan mengaji.

132. Pokok kayu beluntas di pinggir bisa jadi
Tempat menyepi di rembulan Juli
Met belajar pelajar Bali
Semoga hepi, tanpa terkecuali.

133. Coba berjoget di atas pipa
Honcoe kuat dibakar ujungnya
Selamat membaca, salam jumpa
Semoga sehat proklamasi semuanya.

134. Buah keminting jangan dibelah
Jikalau dibelah, marahlah Soimah
Cinta-rajinlah belajar di sekolah
Banyak mengaji saat di rumah.

135. Cak semau mega, gelaplah cuaca
Bulan bintang terdapat setimpal
Silakan serikat dagang kita membaca
Agar cita-cita mudah dikejar.

136. Embuk kelas berlatih menghitung
Pucang sebatang jamur dibuat arca
Met berlatih petatar Belitung
Kita membiasakan timbal-mengukur.

137. Momongan selebritas membawa keju
Silam sembunyi di perigi akar busana
Met sparing pelajar Mamuju
Semoga jaya dan makin modern.

138. Busana daluang pakai di bodi
Diambil dua sederajat Bu bidan
Met berlatih murid Medan
Cak acap mengaji, medali kanser contoh.

139. Membeli tas pakai uang lelah uang lelah kecil
Raginya hancur karena taksa wajah
Met belajar pelajar Aceh
Moga ilmu banyak diperoleh.

140. Sahifah segelas terasa mak-nyus
Sambil berpikir intern-intern termenung sejemang
Met belajar pelajar Pontianak
Moga kecerdesannya beranak pinak.

141. Kucing hutan demen canggung
Meong raksasa berpangkal Honolulu
Met belajar petatar Palu
Sebaiknya ilmunya bertambah selalu.

142. Anak didik sekolah sudah hirap
Boleh belas anugerah sekaligus
Membacalah secara nirmala
Kelak risikonya akan bagus.

143. Pakaian kemeja dimakan ngengat
Ngengat cak bertengger dari arah barat
Kalau membaca tanpa hidup
Pasti produk bawaan terasa elusif.

144. Kembang daluang dihisap tabuhan
Kumbang pergi ke dalam gua
Met belajar pelajar Palembang
Fokuskan manah jangan bercabang.

145. Telur menetas di kolam renang
Airnya jernih membuat demen
Met belajar pelajar Jazirah Jambe
Sekolah rukun dan gelojoh hening.

Nah, demikianlah deretan puisi lama mengenai usia membiasakan buat anak asuh-momongan asuh, baik di sekolah alias di flat, atau di mana namun, karena belajar enggak mengenal medan dan masa.

Puisi lama Wulan Oktober



pantun bulan oktober

Puisi lama Demap Tulen



pantun cinta sejati

Kelong Gombal Bahasa Inggris



pantun gombal bahasa inggris

Pantun Pelalah Melayu



pantun cinta melayu

Pantun Perian Senin



pantun hari senin

Abstrak Pantun 8 Baris



pantun 8 baris

Kumpulan Puisi lama Kanak-kanak



pantun berbalas nasihat belajar pendidikan

Pantun Parodi Bayar Hutang



pantun bayar utang

Puisi lama Lamaran Jenaka



pantun lamaran lucu

Pantun 2 Kerat Selamat Pagi



pantun 2 kerat selamat pagi

Pantun Terhibur Sentimental





Source: https://caribes.net/pantun-nasehat-tentang-rajin-belajar-2/