Pengharapan Dalam Tuhan Tidak Mengecewakan




Oleh: P. Adriyanto

*_”Jangan berharap sreg manusia, sebab ia enggak kian daripada embusan nafas, dan misal apakah ia dapat dianggap?_*

*_Yesaya 2:22_*

Kita patut menghargai sambil bersimpati kepada pak Mahfud MD tercalit dengan pernyataannya di ILC semalam. Banyak hamba allah mengatakan bahwa Mahmud MD menjadi korban PHONE (penantian palsu??), betapa tidak, karena ia telah dipanggil ke istana, diminta mengukur baju karena dipilih makanya Kepala negara sebagai unggulan Wapres. Semata-mata, the last minute, Presiden mengubah pilihannya kepada Kiayi Haji Ma’ruf Amin bersendikan pertimbangan-pertimbangan tertentu.

Siapapun bani adam, apapun jabatannya, engkau kita tidak dapat berharap kepadanya, seperti dinyatakan internal nas di atas.

Firman juga memberi warning kepada kita seperti tertulis dalam Mazmur 33:17~18 berikut ini.

*”Kuda merupakan harapan batal lakukan mencecah kemenangan, nan sekalipun lautan ketangkasannya enggak dapat memberi keluputan. Sesungguhnya, mata Almalik tertuju kepada mereka yang takut akan Anda, kepada mereka yang berhasrat akan karunia taat-Nya.”*

Kita bercita-cita kepada Halikuljabbar privat doa berdasarkan iman yang kokoh, bahwa Ia nan prospektif bakal menetapi penantian kita adalah setia (Yahudi 10: 2~3).

Tuhan tidak pernah dan tidak akan mengecewakan kita, Engkau gelojoh menepati janji-Nya bakal memenuhi intensi kita, radiks kita ingin menahan perasaan.

Simak lirik lagu *Whispering Hope* nan dibawakan oleh Jim Reeves di pangkal renungan ini. Tuhan pasti memenuhi pengharapan kita dan kita harus menunggunya pasti liar dan angin indra bayu akan berlalu.

*”Bersukacitalah internal penggarapan, sabarlah intern kesesakan, dan bertekunlah n domestik doa!”*

*Roma 12:12*

Apabila kita sedang gelisah menghadapi topan kehidupan, kita harus berharap kepada Allah.

*”Mengapa engkau tertekan hai jiwaku dan mamang di privat diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, perlindunganku dan Allahku!”*

*Mazmur 42:6*

Arwah kita akan antap bila kita bersama dengan Sang pencipta, sebab hanya Ia-lah harapan kita (Mazmur 62:6). Bahkan kerumahtanggaan penderitaan kita harus tetap tunak, karena siksaan akan menyebabkan ketekunan dan ketekunan menimbulkan resistan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan karena kasih Almalik akan dicurahkan kepada kita (Roma 5:3~5).

Jangan pernah berputus agak kerumahtanggaan menghadapi permasalahan apapun, kita harus serius beribadat dan berharap hanya pada pertolongan Tuhan.

Amin.

Source: https://www.suarakristen.com/2018/08/16/pengharapan-kepada-tuhan-tidak-pernah-mengecewakan/