Pertanyaan Tentang Akhlak Dalam Islam

Cak bertanya:

Apakah tata susila nan baik itu didapat dengan prinsip bawaan (fitrah) ataukah dengan dipelajari (dan dilatih dengan usaha yang gentur)?


Jawaban:

Sebagian kebiasaan yang baik adalah bawaan dan sebagainnya diusahakan.

Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Asyajj Abdul Qais,

إِنَّ فِيْكَ لَخُلُقَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللهُ: اَلْحِلْمُ وَلْأَنَاةُ

“Selayaknya dalam dirimu terdapat dua perangai, nan keduanya dicintai makanya Halikuljabbar, yaitu santun dan kalem (mati dan panjang hati, lain tergesa-gesa).”

Ia bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kedua perangai ini karena usahaku privat melakukannya ataukah Allah menganugerahkannya kepadaku?”

Beliau menjawab,

بَلْ جَبَلَكَ اللهُ عَلَيْهِمَا

“Sampai-sampai Yang mahakuasa sudah menganugerahkan keduanya kepadamu.”

Ia mengatakan, “Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku sesuatu yang Dia cintai.”

Akhlak nan baik dikatakan alami (bawaan), artinya bahwa sejak semula seseorang telah dianugerahi akhlak yang baik. Adapun diperoleh dengan usaha, artinya bahwa seseorang membiasakan hal itu dalam kehidupannya, sehingga ia bermartabat-bersusila memilikinya.

Nan minimum prestisius dari semua itu, bahwa kepatutan yang baik membuahkan ketenangan dan kedamaian batin bagi pemiliknya, dan dia tidak akan risau karena ia merasa tenteram dalam bermuamalah dengan orang lain.

Sumber: Lektur Hadits Arba’in, Imam Nawawi, Pustaka Ibnu Katsir.
(Dengan beberapa pengubahan nahu dan aksara oleh sidang pengarang www.konsultasisyariah.com)

🔍 Hukum Memegang Cengkok Dlm Selam, Ebook Agama Selam, Pengelolaan Prinsip Mandi besar Sesuai Sunnah, Ajaran Syeh Siti Jenar, Ratib Doa Sholat Tahajud, Kata Kata Ucapan Selamat Menempati Apartemen Baru

KLIK GAMBAR Untuk MEMBELI FLASHDISK VIDEO CARA SHOLAT, Atau HUBUNGI: +62813 26 3333 28


0%

pengarang:
Team Islam Quest

Indonesia 2010-07-07 08:01:45


Page 2

  • Mengenang Al-Husain dan Peristiwa Karbala

    Dipublikasi pada:
    Aug 10, 2022

  • Imam Sajjad, Penyampai Risalah Asyura

    Dipublikasi pada:
    Aug 10, 2022

  • Mengapa Teristiadat Menghidupkan Majelis Asyura?

    Dipublikasi lega:
    Aug 9, 2022

  • Husein, Tokoh Kebebasan terbesar di Sejarah

    Dipublikasi lega:
    Aug 8, 2022

  • Asyura, Mengukir Hayat Juang dan Gegares

    Dipublikasi pada:
    Aug 7, 2022

Unduh Ebook:Khutbah Rasulullah saw di Ghadir Khum
pengarang: AL-ALLAMAH AL-TABARSI


Marilah unduh ebook dengan klik link berikut >> Download File


Page 3

Kepatutan merupakan ilmu nan menentukan takat antara baik dan buruk, terpuji atau tercela menyangkut perilaku manusia nan meliputi bacot, manah dan perbuatan hamba allah lahir maupun batin. Aktualisasi tata susila yaitu bagaimana seseorang boleh mengimplementasikan iman yang dimilikinya dengan mengaplikasikan seluruh ajaran Islam dalam setiap tingkah laris sehari-hari, dan kesusilaan yang moga diaktualisasikan dalam kehidupan koteng muslim merupakan:

1) Budi pekerti kepada Allah- Mentauhidkan Allah dan tidak syirik kepada Halikuljabbar, percaya kepada Allah dan sahaja menyembah Allah enggak menduakan Allah.Teladan : menyembah pohon, pujaan.- Berdzikir kepada Halikuljabbar, memohon ampunan-Nya karena kita cucu adam karuan melakukan kesalahan.

Hipotetis : kita merasa paling bermoral dibandingkan orang tidak.

2) Kesusilaan terhadap Rasulullah-Menirukan dan menjalankan Sunnah Rasul.Contoh: mengaji, datang ke pengajian.

– Bersholawat kepada Rasul, karena memang sudah barang bawaan yang diberikan Yang mahakuasa kepada umatnya lakukan senantiasa bersholawat kepada Rasul agar kita bisa mendapatkan syafaatnya kelak baik di manjapada atau di akhirat.

3) Akhlak terhadap diri sendiri- Sikap sabar, kita harus cerbak sabar n domestik keadaan apapun dan bersikap sabar dapat memanjatkan derajat manusia.

– Sikap syukur, kita harus buruk perut bersyukur atas apa hal yang telah Almalik berikan kepada kita.

4) Akhlak terhadap keluarga- Menggembleng tanggungan kiranya menjadi tanggungan yang baik.Contoh: ayah bunda mengajari anaknya tata cara sholat dan membaca

– Membudidayakan keturunan, artinya kita harus menghindarkan anak atau keturunan kita dari hal yang lain baik. Karena keturunan merupakan penerus kita besok.

5) Akhlak terhadap sesama basyar- Menganyam interelasi- Ubah tolong menolong, jikalau ada orang yang kesusahan kita wajib mendukung sesanggup kita

– Menepati janji, merupakan sebagian dari iman.

6) Adab terhadap sesama makhluk- Memanfaatkan alam, bukan berartimenghabiskan semua nan ada di pataka.Cermin: adanya persil terjamah mudah-mudahan bisamenjadi persil perladangan.

– Menjaga standard, tidak negatif alam. Ideal: tidak membakar alas, tidak menebang pohon sembarangan.

Semoga kata sandang ini boleh berjasa bagi teman-p versus. Sekian~


Page 2

Akhlak merupakan mantra yang menentukan batas antara baik dan buruk, terpuji atau tercacat menyangkut perilaku orang yang membentangi perkataan, manah dan perbuatan individu lahir ataupun batin. Aktualisasi tata susila ialah bagaimana seseorang dapat mengimplementasikan iman nan dimilikinya dengan mengaplikasikan seluruh ilham Islam dalam setiap tingkah laku sehari-musim, dan akhlak yang seharusnya diaktualisasikan dalam kehidupan seorang muslim adalah:

1) Kesopansantunan kepada Almalik- Mentauhidkan Yang mahakuasa dan tidak penyekutuan allah kepada Allah, beriktikad kepada Allah dan tetapi menyembah Allah tidak menduakan Allah.Contoh : menyembah pokok kayu, berhala.- Berdzikir kepada Allah, memohon belas kasihan-Nya karena kita manusia pasti melakukan kesalahan.

Contoh : kita merasa paling benar dibandingkan orang lain.

2) Moral terhadap Rasulullah-Mengikuti dan menjalankan Sunnah Nabi.Arketipe: membaca, datang ke pengajian.

– Bersholawat kepada Rasul, karena memang sudah kewajiban nan diberikan Yang mahakuasa kepada umatnya bakal senantiasa bersholawat kepada Rasul agar kita bisa mendapatkan syafaatnya tulat baik di manjapada atau di akhirat.

3) Akhlak terhadap diri seorang- Sikap kepala dingin, kita harus cinta sabar dalam keadaan apapun dan bersikap sabar dapat menaikkan derajat insan.

– Sikap syukur, kita harus selalu bersyukur atas segala kejadian yang sudah Halikuljabbar berikan kepada kita.

4) Akhlak terhadap batih- Mendidik keluarga seyogiannya menjadi keluarga nan baik.Komplet: ayah bunda mengajari anaknya tata prinsip sholat dan mengaji

– Memelihara keturunan, artinya kita harus menghindarkan anak atau keturunan kita dari kejadian yang enggak baik. Karena nasab merupakan penerus kita lusa.

5) Akhlak terhadap sesama insan- Menjalin persaudaraan- Ganti tolong menolong, jika ada orang yang kesusahan kita wajib kontributif semampu kita

– Menepati janji, adalah sebagian dari iman.

6) Akhlak terhadap sesama makhluk- Memanfaatkan alam, bukan berartimenghabiskan semua yang ada di liwa.Contoh: adanya tanah diolah agar bisamenjadi persil pertanian.

– Menjaga pan-ji-panji, tidak merusak standard. Hipotetis: enggak membakar hutan, lain menebang pokok kayu main tubruk.

Semoga artikel ini bisa signifikan buat padanan-teman. Sekian~

Lihat Aji-aji Sosbud Selengkapnya


Page 3

Akhlak merupakan ilmu yang menentukan batas antara baik dan buruk, terpuji alias tercela mencantol perilaku bani adam yang meliputi perkataan, pikiran dan perbuatan sosok lahir ataupun batin. Aktualisasi akhlak adalah bagaimana seseorang boleh mengimplementasikan iman yang dimilikinya dengan mengaplikasikan seluruh ajaran Islam internal setiap tingkah laku sehari-masa, dan akhlak nan hendaknya diaktualisasikan dalam vitalitas seorang muslim merupakan:

1) Akhlak kepada Halikuljabbar- Mentauhidkan Allah dan tidak syirik kepada Allah, beriman kepada Tuhan dan hanya menyembah Halikuljabbar tidak menduakan Allah.Hipotetis : menyembah pohon, berhala.- Berdzikir kepada Yang mahakuasa, memohon ampunan-Nya karena kita turunan tentu melakukan kesalahan.

Ideal : kita merasa minimal bersusila dibandingkan orang lain.

2) Akhlak terhadap Rasulullah-Mengikuti dan menjalankan Sunnah Rasul.Contoh: mengaji, datang ke pengajian.

– Bersholawat kepada Rasul, karena memang telah kewajiban yang diberikan Tuhan kepada umatnya untuk senantiasa bersholawat kepada Rasul agar kita bisa mendapatkan syafaatnya nanti baik di bumi maupun di akhirat.

3) Akhlak terhadap diri sendiri- Sikap sabar, kita harus selalu sabar n domestik keadaan apapun dan bersikap sabar dapat memanjatkan derajat manusia.

– Sikap syukur, kita harus sering bersyukur atas barang apa hal yang sudah lalu Tuhan berikan kepada kita.

4) Kesusilaan terhadap tanggungan- Menempa batih agar menjadi keluarga yang baik.Contoh: orang tua mengajari anaknya penyelenggaraan prinsip sholat dan mengaji

– Membudidayakan keturunan, artinya kita harus menghindarkan anak atau keturunan kita dari hal yang tak baik. Karena keturunan yakni penerus kita kelak.

5) Akhlak terhadap sesama hamba allah- Menjalin persaudaraan- Saling tolong menolong, jika terserah sosok nan kesusahan kita wajib mendukung sebisa kita

– Memenuhi ikrar, merupakan sebagian terbit iman.

6) Akhlak terhadap sesama orang- Memanfaatkan alam, bukan berartimenghabiskan semua yang cak semau di umbul-umbul.Contoh: adanya persil tergarap seyogiannya bisamenjadi lahan pertanian.

– Menjaga alam, tidak merusak alam. Contoh: tidak membakar hutan, tidak menebang pohon merampus.

Mudahmudahan kata sandang ini bisa bermanfaat buat teman-oponen. Sekian~

Lihat Mantra Sosbud Selengkapnya


Page 4

Etik merupakan ilmu nan menentukan batas antara baik dan buruk, terpuji atau tercela menyangkut perilaku manusia yang meliputi perkataan, pikiran dan perbuatan manusia lahir maupun batin. Aktualisasi akhlak adalah bagaimana seseorang dapat mengimplementasikan iman nan dimilikinya dengan mengaplikasikan seluruh ajaran Islam dalam setiap tingkah laku sehari-hari, dan tata krama nan moga diaktualisasikan dalam usia seorang muslim adalah:

1) Etik kepada Tuhan- Mentauhidkan Allah dan bukan penyekutuan allah kepada Allah, beriman kepada Sang pencipta dan hanya menyembah Yang mahakuasa bukan menduakan Allah.Sempurna : menyembah pohon, berhala.- Berdzikir kepada Tuhan, memohon pemaafan-Nya karena kita khalayak tentu mengerjakan kesalahan.

Transendental : kita merasa minimal moralistis dibandingkan anak adam lain.

2) Budi pekerti terhadap Rasulullah-Mengikuti dan menjalankan Sunnah Rasul.Cermin: mengaji, nomplok ke pengajian.

– Bersholawat kepada Rasul, karena memang sudah kewajiban nan diberikan Sang pencipta kepada umatnya untuk senantiasa bersholawat kepada Rasul agar kita bisa mendapatkan syafaatnya besok baik di bumi ataupun di akhirat.

3) Etik terhadap diri sendiri- Sikap sabar, kita harus sayang sabar dalam keadaan apapun dan bersikap sabar dapat menaikkan derajat hamba allah.

– Sikap syukur, kita harus selalu berterima kasih atas barang apa hal nan telah Allah berikan kepada kita.

4) Akhlak terhadap anak bini- Menempa anak bini hendaknya menjadi keluarga yang baik.Contoh: ibu bapak mengajari anaknya tata cara sholat dan membaca

– Memelihara keturunan, artinya kita harus menghindarkan anak atau keturunan kita dari peristiwa yang tidak baik. Karena keturunan merupakan penerus kita kelak.

5) Tata susila terhadap sesama manusia- Menjalin persaudaraan- Saling tolong menolong, jika cak semau sosok yang kesusahan kita wajib membantu sebisa kita

– Menepati taki, merupakan sebagian berpangkal iman.

6) Tata krama terhadap sesama insan- Memanfaatkan alam, bukan berartimenghabiskan semua yang ada di bendera.Paradigma: adanya kapling terjamah seharusnya bisamenjadi lahan persawahan.

– Menjaga pataka, tidak negatif alam. Abstrak: tidak membakar hutan, tidak menebang pohon sembarangan.

Agar artikel ini bisa signifikan untuk musuh-teman. Sekian~

Lihat Mantra Sosbud Sepenuhnya

Source: https://memenangkan.com/pertanyaan-tentang-akhlak-dan-aktualisasinya-dalam-kehidupan