Pesan Dalam Pantun Tersebut Adalah

Salah suatu kisi-kisi cak bimbingan bahasa Indonesia dalam Testing Sekolah Dasar/ Madrasah adalah menentukan pesan pantun. Pantun yakni karya sastra lama yang satu baitnya terdiri atas empat larik/baris. Lajur mula-mula dan kedua termasuk sampiran, sedangkan leret ketiga dan keempat adalah isinya. Kerjakan menemukan pesan dalam pantun, kita sepan membaca ririt ketiga dan keempat. Larik ketiga dan keempat inilah yang mengandung pesan/amanat. Kita pas meringkas isi jajar ketiga dan keempat cak bagi mengetahui pesan puisi lama.

(Baca juga:
Unduh Soal US/M Sekolah Pangkal Kelas VI)

 


Perhatikan dan baca kelong berikut!

Beli onde-onde ke pasarSampai di pasar malah beli petaiSelalu rajinlah belajar

Semoga kau menjadi pandai

Untuk mencari pesan dalam puisi lama di atas, cukup membaca banjar ketiga dan keempat, ialah:

Gegares rajinlah belajar
Seharusnya kau menjadi pandai


Setelah membaca derek ketiga dan keempat, marilah kita simpulkan larik tersebut lakukan memaklumi pesan pantun. Wanti-wanti pantun itu adalah “Undangan lakukan comar rajin belajar kiranya menjadi pandai“.

(Baca juga:
Pengertian, tipe, dan contoh kalimat aktif, karuan peka)

Seyogiannya makin paham tentang soal menentukan pesan pantun,
DapurImajinasi
sajikan 10 soal mengenai menentukan wanti-wanti puisi lama.

1. Perhatikan pantun berikut!

Bunga melati semerbak yang wangiterlihat mekar gilanggemilang di dalam tamanHilangkanlah snobis dan hasad hati

Sepatutnya banyak teman hidup lagi nyaman

Wanti-wanti dalam pantun di atas adalah … .a. Kita harus bebas dari rasa congkak dan iri lever agar dipuji teman.b. Orang yang bergaduk dan iri lever, hidupnya nyaman serta banyak temanc. Kita tak bisa keki lever terhadap teman yang hidupnya nyaman.d. Jadi khalayak jangan rangah dan iri lever agar hidup nyaman dan banyak teman

2. Perhatikan pantun berikut!

Ada salam berpunca sang PujiSalam manis untuk semuaSiang lilin batik belajar mengaji

Moga pandai teologi

Wanti-wanti privat pantun di atas adalah ….a. Belajar mengaji setiap saat agar ahli hobatan agamab. Belajar setiap saat agar pandai ilmu agamac. Puji mengajak belajar ilmu agamad. Puji adalah momongan yang pandai ilmu agama

3. Perhatikan kelong berikut!

Parang ditetak ke batang sena,belah buluh taruhlah sua.Barang dikerja takkan teoretis,

bila tidak mumbung menaruh ilmu.

Pesan n domestik pantun di atas adalah … .a. kita harus mengejar ilmu karena makhluk enggak cak semau yang sempurnab. pekerjaan bukan dapat terjamah dengan baik kalau tidak dikerjakan dengan pengetahuanc. pekerjaan akan selesai secara sempurna bila diniatkan untuk mencari ilmud. hobatan yang kita miliki tidak sempurna apabila tidak bekerja

4. Perhatikan pantun berikut!

Kalau keladi sudah ditanamJangan juga menunangi balasKalau budi mutakadim ditanam

Jangan juga menunangi balas

Pesan kelong di atas adalah … .a. Kita harus membalas kemujaraban orang tak.b. Membagi itu harus asli dan jangan pamrih.c. Kebaikan akan dibalas dengan kelebihan, begitu pun sebaliknya.d. Kita harus pamrih ketika menerimakan sesuatu kepada turunan lain.

Baca juga: 10 Puisi lama dengan Tema Kesehatan


5. Perhatikan pantun berikut!

Tinta hitam cak bagi menulisMenulis indah tangan bergetarIlmu itu tak akan dulu

Asal kita cak hendak belajar

Pesan dalam kelong di atas adalah ….a. Mantra tak akan adv amat walau sonder belajar.b. Ilmu tak akan dahulu jika asal dipelajari.c. Ilmu akan habis jika dipelajari.d. Ilmu enggak akan dahulu jika kita pelajari

6. Perhatikan pantun berikut!

Kelap-kelip lampu berpijarAnak kapal main sekociMasih kecil rajin belajar

Sudah raksasa senanglah diri

Pesan dalam pantun tersebut adalah … .a. Anak kapal terlihat lampu kelap kelip berpijar.b. Kelap kerdip pijar bola lampu di kapal tampak cerah.c. Moga musim kecil dan besar harus sayang mudah-mudahan doyan.d. Masih kecil sudah sayang membiasakan, besar tulat pastilah berhasil dan dirinya merasa doyan.

7. Perhatikan pantun berikut!

Perkembangan-perkembangan ke pasar anyarJangan tengung-tenging membeli kacaKalau ia mau berilmu

Haruslah burung laut mendaras

Pesan kerumahtanggaan pantun di atas adalah… .a. Kalau kronologi-jalan harus membeli beling.b. Kalau kepingin pintar harus membeli kaca.c. Kalau mau sakti harus cak acap belajar.d. Jika jalan-jalan harus dengan membaca.

8. Perhatikan pantun berikut!

Di comberan kali saya singgahMenghilang erak menahan jeratOrang lanjut usia jangan disanggah

Sepatutnya selamat manjapada akhirat

Pesan bersumber kelong tersebut adalah …a. Sekiranya lelah istirahatlah di riol sungai. b. Kita kadang-kadang harus menghormati orang tua.c. Kita enggak boleh membantah perintah orang tua.d. Kita harus mencintai ayah bunda.

9. Perhatikan pantun berikut!

Momongan ayam jantan turun sepuluhMati satu tinggallah sembilanTuntutlah ilmu bersungguh-betapa

Satupun jangan utang

Wanti-wanti dalam pantun di atas adalah ….a. Semua ilmu pasti bergunab. Semua mantra harus dicaric. Mencari ilmu dengan santaid. Berburu ilmu harus bersungguh-sungguh

10. Perhatikan kelong berikut!

Mangsi hitam untuk menulisPensil warna untuk melukisIlmu itu tak persaudaraan habis

Turun temurun ke ahli waris

Pesan dalam puisi lama di atas merupakan…a. Ilmu yakni sesuatu yang dapat diwariskan secara ambruk temurunb. Mantra adalah harta yang dapat diberikan kepada ahli warisc. Aji-aji boleh takhlik kita memiliki banyak pusaka

d. Hobatan ternilai harganya sehingga bisa menjadi sebuah pusaka


(Baca kembali:
Signifikasi dan Eksemplar Kalimat Pasti, Yakin Sinkron Paham)

Setelah mengerjakan soal tentang mencari pesan kerumahtanggaan pantun di atas, waktu ini cek jawaban dengan kunci jawaban berikut!

Kalian pasti sudah tahu apa itu kelong, sahaja belum mengetahui mengenai
signifikasi puisi lama
secara istilah dan berbagai macam jenisnya. Gramedi.com mana tahu ini akan share seputar pantun, agar bisa menjadi literatur bagi kalian yang ingin mencari teks seputar pantun yang masih yakni syair lama ini.

“Masak aer biar mateng!”

“Cakep!”

Siapa kita tak asing dengan pantun di atas. Safri , seorang pelawak di salah suatu televisi swasta sering meneriakkannya

Atau untuk anak-anak bani adam Jarjit di serial Upin-Ipin juga kental dengan pantunnya. Engkau belalah memulai dengan kalimat

” dua, tiga …” sebagai pembuka kelong

Ataupun mungkin penghabisan-akhir ini kita sering tangkap suara juga di televisi sebuah pantun

“Ikan hiu makan tomat
“I love you so much”

Kelong kini sekali lagi familiar di telinga kita. Apakah puisi lama itu? Sejauh mana kita mengenal pantun? Bagaimana jikalau kita mengenal lebih dalam lagi tentang kelong?

Pengertian Pantun

Pantun yakni keseleo suatu bentuk karya sastra yang terpesona dengan kebiasaan.

Awal mulanya Pantun adalah sastra lisan, masyarakat tempo dahulu terbiasa berjawab kelong. Mereka menitahkan langsung secara lisan minus pikir janjang. Saja Seiring hari melanglang, sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.

Ialah Haji Ibrahim Tetua Kaya Muda Riau, seorang sastrawan yang hidup seabad dengan Tuanku Ali Haji yang pertama bisa jadi berhasil membukukan sastra lisan ini. Antologi kelong nan pertama itu diberi berjudul “Jamiah Pantun-Kelong Melayu”

Ciri unik dari sebuah puisi lama lain yakni pantun tak mengikutsertakan cap penggubahnya (anonim). Situasi ini dikarenakan penyebaran puisi lama dilakukan dari tuturan ke perkataan.

Kelong pun yaitu puisi lama, yang telah melegenda di Nusantara. Nyaris semua provinsi n kepunyaan pantun. Pantun koteng mulai sejak dari bahasa Minangkabau. Alas kata aslinya adalah Kelong yang jika diterjemahkan penuntun.

Bagi Grameds yang n kepunyaan kohesi untuk menggambar diary, tembang, dan narasi fiksi serta berbagai karya ilmiah lainnya dapat mempelajari caranya lega taktik Mari, Menggambar! Diary, Puisi, Dan Narasi Fiksi.

Ternyata meskipun serupa ,di daerah lain namanya berbeda. Dalam bahasa Jawa, kelong dikenal dengan Parikan.Sementara dalam bahasa Jawa kuno, Tuntun yang bermakna benang alias Atuntun nan berarti integral dan Matuntun yang berarti memelopori.

Di kawasan tatar Sunda , pantun disebut Paparikan. Sementara bagi suku Batak pantun mereka ucap Umpasa. Kelong pun terdapat dalam bahasa Pampanga, Asuh yang berarti terkonsolidasi.

Sementara itu internal bahasa Tagalog ada Tonton yang berharga bercakap menurut aturan tertentu. Bahasa Toba adapula kata Pantun yang berharga kesopanan dan kehormatan.

Biasanya, pantun dibangun oleh catur derek (atau catur saf bila dituliskan), tiap larik n kepunyaan 8-12 suku kata.

Contoh:
Iwak hiu bersantap tomat

I-kan hi-u ma-kan to- mat ,(8 suku pembukaan)

Kemudian Pantun bersajak pengunci mempunyai komplet a-b-a-b Contoh: Ikan hiu makan tomat (a) Tomat matang dari tanaman (b) Jika kamu ingin kapok (a)

Pada halikuljabbar kamu memohon (b)

ataupun a-a-a-a Maupun akhirannya separas Pola: Anak uang mawar bunga melati Paling kecil suka warna ahmar hati Luka bonyok bisa diobati

Luka rajin mewujudkan mati

Bisa juga memilih berakhiran a-a-b-b ataupun a-b-b-a yaitu wejangan seling
Misalkan

Biji pelir apel buah tomat Dipotong ukuran halus Usah memikir pikulan jarang

Jadikanlah seperti mana kerikil

Tapi pulang ingatan jangan akhirannya a-a lalu b- b ya atau sebaliknya . Kaprikornus jangan seperti ini simak deh,

Burung Tiung panik tangga Berpapasan dengan Kenari Berusahalah sekuat tenaga

Sepatutnya semua doa jadi nyata

Sungguhpun isinya bagus, kurang enak centung terdengarnya ya teko?

Pengertian Pantun Menurut Para Ahli

Terdapat bilang pengertian puisi lama menurut para pakar diantaranya:

1. Abdul Berlimpah (2006:23)

Abdul Rani mendeskripsikan pantun umpama berikut:

  • Terdiri semenjak 4 larik
  • Tiap saf terdiri dari 9-10 kata
  • 2 baris pertama disebut sampaian, darurat 2 jajar berikutnya disebut isi pantun

2. Fang (1993:95)

Pantun muncul pertama kali intern sejarah jawi. Pantun terdapat dalam beberapa hikayat-hikayat nan melegenda.

Puisi lama serupa karma mulai sejak kata parik dalam bahasa Jawa. Parik sendiri artinya pari atau paribahasa. Dalam bahasa melayu adagium. Sementara di India koteng pantun serupa Seumpama maupun Seloka.

3. Dr. R. Brandstetter

Kelong bermula berpunca akar tunggang kata “tun” dimana banyak kaum nusantara nan memilikinya.

Seperti dalam bahasa Pampanga, tuntun memiliki arti integral. Bahasa Tagalog pun memiliki “tonton” yang berguna cakap menurut aturan tertentu.

Sementara intern bahasa Jawa kuno, jaga nan memiliki arti benang atau atuntun yang dimaknai bagaikan keserasian dan matuntun yang artinya mengarak.

Bahasa Toba pun punya pengenalan pantun. Pantun bermakna kesopanan dan kehormatan.

4. Surana (2010:31)

Surana menyatakan pantun sebuah bentuk pantun yang terdiri atas empat lajur, yang berima simpang (a-b-a-b). Derek pertama dan kedua dikategorikan dengan gantungan atau bagian objektif.

Biasanya sampiram berupa sebuah lukisan alam alias situasi segala apa saja jikalau dapat diambil sebagai suatu kiasan

5. Edi dan Farika (2008:89)

Pantun merupakan bentuk puisi lama nan mutakadim dikenal luas dalam berbagai bahasa di nusantara. Di dalam bahasa Jawa pantun dikenal sebagai parikan, sedangkan privat bahasa sunda puisi lama dikenal sebagai paparikan.

6. Alisyahbana (2004:1)

Pantun adalah sajak lama nan begitu dikenal makanya makhluk jaman dahulu Pantun adv amat dikenal pada publik lama.

Kelong mempunyai ciri-ciri seperti tiap bait terdiri dari empat baris.

Setiap larik terdiri atas 4-6 kata atau 8-12 suku kata. Dimana leret pertama dan kedua disebut dengan penyangkut
Sementata saf ketiga dan keempat disebut dengan isi.

7. Hidayat (2010:1)

Puisi lama ialah salah suatu jenis syair melayu lama yang sudah dikenal secara luas di watan kita.

8. Sunarti (2005:11)

Pantun merupakan salah satu rencana puisi lama, memiliki keindahan distingtif dari segi bahasa, yang keseleo satu ciri kegagahan bahasa dalam puisi lama ditandai oleh rima a-b-a-b.

9. R.O Winstedt

Pantun itu bukan cuma sebatas goresan satu kalimat yang mempunyai rima serta irama, tapi juga sebuah rangkaian kata yang indah untuk melukiskan suatu kehangatan ,asmara, cinta, belas kasih sayang , rindu lebih-lebih dendam dari penuturnya.

10. Kamus raksasa Bahasa Indonesia (2008:1016)

Pantun ialah satu bentuk puisi Indonesia “jawi”, tiap stanza “stanza” terdiri berpokok sebuah catur lajur yang bersajak “a-b-a-b”, pada tiap larik biasanya terdiri atas sebuah empat perkenalan awal, baris mula-mula dan jejer kedua galibnya untuk suatu sandar “sampiran” saja sedangkan puas deret ketiga dan keempat merupakan isi; pribahasa travesti.

Pantun sejatinya memiliki 2 partikel. Zarah segala sajakah?

1. Anasir intrinsik

Anasir intrinsik adalah molekul yang bermula dari struktur pantun itu koteng.

Zarah intrinsik privat puisi lama diantaranya tokoh, tema, amanat, setting ataupun bidang medan dan waktu, plot atau galur, dan lain sebagainya. Ciri spesial pantun sebagai unsur intrinsik adalah rima. Rima dalam puisi lama mempunyai akhiran nan serupa sehingga berharta menjadi daya tarik unik untuk para pendengarnya.

Contohnya: Pak mamat menjauhi mancing Mancing ikan menyinkronkan meong Komandan teramat pusing

Ingin makan tak ada piring

Nah disini sampiran dengan rima nan nanti akan menjadi sesuatu yang menarik bagi dibaca

2. Unsur ekstrinsik pantun

Partikel ekstrinsik merupakan unsur nan berasal berbunga asing struktur pantun. Atom ekstrinsik ini bisa disebut jugai latar belakang maupun sebuah situasi yangnmenjadi penyebab terbentuknya pantun.

Atom ekstrinsik menjadi fragmen yang sangat penting yang akan menentukan isi pantun. Unsur ini menjadi penguat diperlukan unsur intrinsik yang yaitu struktur pantun itu sendiri.

Selain puisi lama, berbagai karya sastra lainnya juga mempunyai patok penulisan yang harus diikuti, seperti salah satunya adalah cerpe. Pelajari bagaimana cara membuat cerpen dan uang pelicin menulisnya puas Siasat Sakti Menggambar Cerpen.

Peranan dan Fungsi Pantun

Untuk apa sebenarnya pantun itu?

Purwa, Kelong tercipta ibarat organ pemelihara bahasa.

Kedua, jika khalayak masih menggunakan kelong,itu artinya ia telah berusaha menjaga faedah kata serta mampu menjaga silsilah berfikir. Kendatipun akan memberikan nasihat, namun khalayak yang berpantun akan memilih mulut sebelum mengutarakan.

Ketiga puisi lama melatih seseorang berfikir tentang makna yang ingin disampaikan pembukaan sebelum mengucapkan sreg orang yang dituju agar tidak menyakitkan.

Keempat, orang yang akan berpantun akan terjaga untuk berfikir asosiatif. Dia akan hati-hati dalam mencoket suatu pembukaan, karena pengenalan yang dipilihnya akan mempunyai kaitan dengan kata yang lain.

Kelima, dalam segi pergaulan, pantun n kepunyaan keefektifan yang awet, itulah mengapa pantun ki ajek enak untuk dimainkan dalam berkomunikasi.

Membuat pantun tidak mudah ,saat basyar akan membuat pantun, orang tersebut harus berfikir lampau agar apa yang disampaikan taat dalam koridor puisi lama.

Padalah, keenam pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam berfikir dan memainkan kata- kata. Meskipun, secara umum peran sosial puisi lama merupakan radas penguat penyampaian pesan.

Ketujuh Peranan kelong adalah bahwa pantun mampu menjadi penjaga dan media kebudayaan untuk memperkenalkan serta memastikan nilai-nilai masyarakat taat cak semau.

Kok bisa? filosofi pantun sebenarnya menjadi sediakala mula munculnya Kedekatan nilai sosial. Filosofi pantun yang melekat sekali ialah “pantang melantun” .

Pantang melentur mengisyaratkan bahwa puisi lama akrab dengan biji-nilai sosial dan lain hanya sekedar imajinasi. Di belahan Nusantara, di Sumatera Barat tepatnya suku Minangkabau, pantun digunakan dalam berbagai acara adat.

Programa yang menggunakan puisi lama antara enggak program manjapuik marapulai (menjemput mempelai pria), batagak gala (upacara penobatan gelar), batagak penghulu (upacara penobatan penghulu), alias kerumahtanggaan pidato upacara kebiasaan lainnya.

Struktur Pantun

Puisi lama n kepunyaan dua bagian. Bagian purwa merupakan ampaian.nah bagian keduanya isi. Sampiran seperti mempersiapkan babak isi dengan rima dan musik yang setara.

Sampiran siapa tidak ada hubungannya dengan isi. Belaka sampaian memberikan bayangan sebagai halnya apa nanti obstulen isi pantun. Kalimat privat sampiran biasanya dibuat khusus seyogiannya mustami tercabut.

Isi pantun adalah inti dari pikiran pereka cipta pantun. Apa yang cak hendak disampaikan pembuat pantun dituangkan disitu. Tapi jangan sampai rimanya tak sama dengan sampiran hendaknya mak-nyus didengar

Lakukan dapat lebih mengerti puisi lama nan menjadi adegan dari kebudayaan nasion Indonesia, Grameds bisa menyibuk bermacam ragam paradigma bacaan nan cak semau pada Kompilasi Lengkap Petitih Pantun & Majas dibawah ini.

Macam Variasi Pantun dan Contohnya

Ternyata pantun mempunyai beberapa variasi. Berikut jenis kelong beserta contohnya.

1. Pantun Kiasan

Pantun tipe ini galibnya isi puisi lama berbentuk kiasan jadi, artinya tidak sederum terlihat cuma tersirat

Arketipe: Berjalan kerumahtanggaan gelap Dapatkan i beludak dandan hitam Berkenalan minus menatap

Bagai meraba dalam kelam

2. Pantun cinta

Pantun ini berisi pesan-pesan tentang cinta, keromantisan ,perasaan rindu antara dua insan yang sedang dimabuk asmara.

Puisi lama ini bisa juga digunakan lakukan merayu.
Ini sira contoh pantunnya

Walaupun laut dikayuh Tapi cak kenapa terasa rata Lamun kamu jauh

Cuma mengapa aku cinta

Temukan pantun cinta lainnya nan dapat kamu gunakan kerjakan merayu pasanganmu pada gerendel Himpunan Pantun Sering Terdahsyat dibawah ini.

3. Pantun Nasehat

Pantun selang biasanya berisi pesan kepatutan atau bermakna untuk ki melatih. Pesan -wanti-wanti kerumahtanggaan kelong ini lagi menebar kebaikan.

Berwisata ke daerah tingkat Bandung Jangan lupa mengisi saku Kalau kamu sedang bingung

Jangan lupa mengaji buku

4. Pantun jenaka

Pantun jenaka biasanya digunakan bikin menyejukkan. Kadang pantun ini lagi digunakan buat saling menyindir belaka dalam suasana hangat dan akrab

Ada ketek mirip buaya Keduanya naik kereta kuda Dikira mirip luna maya

Ternyata yang dilirik Mpok Ati

5. Pantun Teka-teki

Pantun yang satu ini dapat menghangatkan suasana karena mengajak pendengarnya buat berpikir. Kelong ini n kepunyaan pertanyaan di bagian isi .

Kalau tuan sekuat halilintar Pakai gaun sejenis itu kecondongan Sekiranya tuan memang pintar

Hewan apa yang lewat kaya

6. Pantun agama

Pantun ini mengingatkan plong cak bimbingan agama. Korespondensi manusia dengan halikuljabbar dan nilai-skor religi yang kuat
Pola pantun agama:

Ketika peniti patah Jangan gantikan dengan busa Momen hati leleh

Jangan lupakan Yang Maha Esa

Berbagai kompilasi kelong agama lainnya yang mengemukakan nilai ajaran agama Islam bisa Grameds temukan puas sendi Antologi Pantun Dakwah Menggugah.

7. Kelong Peribahasa

Pantun ini tentu saja penuh dengan peribahasa.

Siapa yang tak mengenal puisi lama peribahasa yang satu ini

Berakit-ancu ke hulu Berenang-renang ke tepian Berpenat-penat lewat

Bersenang-doyan kemudian

Klasifikasi dan Ciri-ciri Pantun

Klasifikasi puisi lama

a. Berdasarkan usia

Pantun anak-anak Pantun cucu adam muda

Kelong ayah bunda

b. Bersendikan isi

Puisi lama Jenaka Pantun nasehat Pantun tebakan

Kelong kiasan

Ciri-ciri kelong

Berikut adalah ciri-ciri pantun:

Memiliki 4 baris, 2 sampiran dan 2 leret isi Setiap baris memuat 8-12 suku prolog Sampiran yaitu pengantar bagi mengemukakan isi pantun. Sungguhpun kadang tak cak semau hubungannya dengan isi namun rima sampiran menjadi penanda rima isi

Berakhiran a-a-a-a maupun a-b-a-b boleh juga b-a-b-a

Model puisi lama dan penjelasannya

Kiranya makin memahami lebih intern kita kupas konseptual-model pantun berdasarkan klasifikasi pantun.

Temukan berbagai abstrak puisi lama di siasat Sakti Pantun & Puisi Dilengkapi Kata-Kata Dur karya Andi Soenaryo yang ada di bawah ini.

1. Lengkap Pantun Anak-anak

a. Kelong sukacita

Pantun ini akan menggambarkan perasaan suka dari anak-anak Konseptual: Kontol kenari butuh perkutut Hilang akal riang kesana kemari Hatiku takkan cemberut

Ayahku pulang hati bersemarak

Puisi lama ini menggambarkan kebahagiaan koteng momongan menyibuk ayahnya datang

b. Pantun makan hati

Pantun ini menunjukkan rasa sedih atas segala apa yang terjadi

Cak bagi apa membeli kera Lebih baik beli parkit Trenyuh hati tak terkira

Melihat nenek terbaring sakit

Pantun ini digdaya kepedihan seorang cucu menyibuk nenek tercintanya sakit

2. Transendental Pantun jenaka

Pantun nan satu ini bisa digunakan buat mengakrabkan suasana. Meskipun kadang ganti sindir, sekadar karena dibawa penuh canda maka pantun ini boleh meluluhkan suasana
Ini ia contoh pantun jenaka

Pokok kayu manggis di tepi pandau Di sana kudis di kepala memakai topi Nenek menyernyih berbarengan tertawa

Gigi kakek drop ke kopi

Tentu akan sangat gecul meluluk kejadian privat pantun ini. Seorang nenek tak boleh menghalangi gelak melihat gigi palsu kakek anjlok ke intern cangkir kopi.

3, Contoh Pantun anak muda

Pantun mumbung asmara atau godaan menjadi ciri spesial pantun momongan muda.
Ini beliau beberapa puisi lama nan patut jadul atau lama doang konsisten enak untuk dibagi :

Tanding jaka di depan tamu Belah kayu kebasahan Aku rindu kepadamu

Apakah kamu merasakan

Pantun ini berisi kemauan yang mendalam seseorang lega nan beliau sayangi dan mau senggang apakah individu yang disayangi merasaannya

Dari mana datangnya lintah Semenjak sawah turun ke boleh jadi Bermula mana datangnya cinta

Dari mata turun ke lever

Ini pantun begitu mengena. Ya katanya cinta menclok karena sering bertatapan. Dari tatapan mata menjalarlah rasa ke hati

Maupun dulu juga ada kelong rayuan yang mantap seandainya ingin dipakai sekarang

Sejenis ini bunyinya

Beremak bintang di langit Sekadar satu yang bercahaya Beremak wanita cantik

Hanya engkau yang aku comar

Weh boleh “klepek-klepek” wanita sekiranya dirayu menggunakan kelong ini. Boleh jadi yang takkan merona kalau dipuji bagaikan satu-satunya nan dicinta.

Masih banyak puisi lama yang dapat dipelajari maknanya. Jangan ragu bakal menggunakan pantun dalam berkomunikasi menggunakan pantun. Dengan begitu kita telah memelihara budaya kakek moyang kita.

Takhlik kelong itu lain sulitkan, gimana siap mencoba?

Rekomendasi Buku & Artikel Tercalit

  • Custom log
  • Akses ke ribuan muslihat terbit penerbit berkualitas
  • Kemudahan intern mengakses dan mengontrol perpustakaan Sira
  • Tersuguh dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat amanat kajian
  • Pemberitaan perangkaan lengkap
  • Tuntutan kesatuan hati, praktis, dan efisien

Source: https://memperoleh.com/pesan-apa-yang-ingin-disampaikan-dalam-pantun-tersebut