Sebutkan Hikmah Menghindari Perilaku Judi

REPUBLIKA.CO.ID,

Assalamualaikum wr wb

Saya tersentuh perasaan dengan merebaknya kasus hamil di luar perikatan di masyarakat saya sangat saat ini. Sepertinya doktrin bahwa zina itu merupakan kelakuan keji dan dosa osean bukan membuat para pelaku takut menjangak. Mungkin dengan menguraikan hik mah dibalik pengharaman zinah masyarakat akan semakin pulang ingatan dan bersama-setara menekan budaya perzinahan ini. Segala sajakah hikmah di mengsol pengharaman zina?

Hamba Allah

Waalaikumussalam wr wb

Sungguh besarnya bahaya dan kerusakan yang ditimbulkan perbuatan zina itu bagi individu, keluarga, dan masyarakat Islam sehingga Allah SWT meletakkannya setelah pembunuhan dan mempersekutukan Allah (syirik). “Dan, orang-orang yang tidak menyembah allah nan enggak beserta Halikuljabbar dan tidak membunuh semangat yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) nan benar, dan enggak berzina, siapa saja yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia asian (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan ikab untuknya puas hari kiamat dan dia akan kekal intern azab itu, dalam peristiwa terhina.” (QS al-Furqan [25]: 68-69)

Padri Syathibi dalam kitabnya al- Muwafaqatmenegaskan, sepantasnya syariat itu yakni demi kemaslahatan anak adam, di mana semua taklif (perintah dan tabu) adalah untuk menyingkir mafsadah (kehancuran), bikin mendapatkan kepentingan (kemaslahatan), atau untuk mendapatkan kedua-duanya. Pendeta Ibnu Qayyim lagi menjelaskan dalam kitabnya I’lam al-Mu waqqi’inbahwa sepatutnya ada syariat Islam itu dasar dan asasnya yakni di atas hikmah dan cak bagi arti umat manusia, baik dalam hayat di dunia maupun di akhirat. Syariat itu seluruhnya adalah keadilan, belas kasih, kebaikan, dan hikmah.

Di antara hikmah pengharaman zina adalah, purwa, menjaga kehormatan perempuan agar tidak dijadikan barang yang diperjualbelikan karena Selam hinggap kerjakan memuliakan cucu adam, baik junjungan-laki dan perempuan. Kedua, mencegah percampuran zuriat karena dengan dibolehkan zina berarti memasukkan anak yang bukan berpunca benihnya ke dalam anak bini nan nantinya akan mewarisi. Tak anaknya dan memperlakukannya sebagai mahram padahal bukan mahramnya.

Ketiga, mencegah banyaknya anak yang ditelantarkan orang tua akibat sipu anaknya lahir berbunga hasil perzinahan. Dan, mereservasi bayi-kanak-kanak anyir yang dibunuh ibunya sendiri momen masih dalam nafkah (aborsi). Keempat, menjaga keutuhan dan kesejahteraan dalam rumah hierarki.

Kelima, pengharaman zina sesuai dengan fitrah manusia yang n kepunyaan rasa ghirah/cemburu terhadap kehormatannya, di mana tidak bisa jadi seseorang bisa menerima dan rela melihat istri, anak asuh, ibu, dan saudari nya menjadi dagangan nan diperjualbelikan dan dijadikan pemuas nafsu orang lain. Bagaikan mana nasihat Utusan tuhan dalam hadis nan diriwayatkan Imam Ahmad, Baihaqi, dan Thabrani, kepada pemuda nan meminta pembebasan kepada Anda kerjakan dibiarkan melakukan zina, dengan menanya morong kepada dia apakah rela orang lain berzina dengan ibu, anak, sau dari dan anggota keluarganya yang tak.

Keenam, mencegah menyebarnya karas hati, khususnya genosida, disebabkan rasa sentimen, di mana sendiri suami bisa membantai istrinya dan lelaki nan berzina dengannya karena rasa marah, dengki ketika melihat istrinya berzina dengan lelaki lain, alias lanang bisa membunuh suami wanita yang dizinahinya.

Ketujuh, mencegah penyebaran penyakit menjangkit yang adalah ikab berasal Allah atas menyebarnya polah keji tersebut, seperti mana HIV/AIDS. Rasulullah mengomong, “Tidaklah tampak zina di suatu suku bangsa, kemudian dilakukan secara sinar-terangan kecuali akan tersebar di paruh-tengah mereka tha’un (wabah) dan problem-penyakit yang tidak susunan menimpa generasi sebelumnya.” (HR. Ibnu Majah, al-Hakim dan Abu Nu’aim).
Wallahu a’lam bish shawab.


Ustaz Bachtiar Nasir

sumber : konsultasi agama Republika

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Source: https://republika.co.id/berita/m5rise/inilah-tujuh-hikmah-diharamkannya-zina