Soal Pengembangan Kurikulum Dan Pembelajaran Di Sd


Nama : Syaiyam Maskur


Nim     : 10914A0091


Prodi   : Geografi V F


1.


Kurikulum KBK dan KTSP merupakan kurikulum yang dilaksanakan bersendikan aspek-aspek:

Uraikan kajian anda bagaimana bentuk tuntutan berusul aspek tersebut.?


Jawaban.,.,.,,,.,.,.,:

NO

ASPEK

KBK

KTSP

1

Landasan syariat

Tap MPR/GBHN Periode 1999-2004

UU No. 20/1999 – Pemerintah-an Area

UU Sisdiknas No 2/1989 kemudian diganti dengan UU No. 20/2003

PP No. 25 Hari 2000 tentang pembagian kewenangan


UU No. 20/2003 – Sisdiknas

PP No. 19/2005 – SPN

Permendiknas No. 22/2006 – Standar Isi

Permendiknas No. 23/2006 – Tolok Kompetensi Lulusan


2

implementasi

Bukan dengan Keputusan/ Peraturan Mendiknas RI

Keputusan Dirjen Dikdasmen No.399a/C.C2/Kep/DS/2004 Waktu 2004.

Keputusan Direktur Dikme-num No. 766a/C4/MN/2003 Tahun 2003, dan No. 1247a/ C4/MN/2003 Masa 2003.


Peraturan Mendiknas RI No. 24/2006 tentang Pelaksanaan Statuta Menteri No. 22 akan halnya Si dan No. 23 adapun SKL


3

ideologi

Liberalisme Pendidikan : terciptanya SDM yang cerdas, kompeten, profesional dan kompetitif


Liberalisme Pendidikan : terciptanya SDM nan cerdas, kompeten, profesional dan kompetitif


4

pendekatan

Berbasis Kompetensi

Terdiri atas : SK, KD, MP dan Parameter Pencapaian


Berbasis Kompetensi

Sekadar terdiri atas : SK dan KD. Suku cadang lain dikembangkan oleh guru


5

struktur

Berubahan nisbi banyak dibandingkan kurikulum sebelumnya (1994 suplemen 1999)

Ada perubahan merek mata pelajaran

Terserah penambahan mata les (TIK) atau penggabungan mata pelajaran (KN dan PS di SD)


Penambahan mata tutorial untuk Mulok dan Pengem-bangan diri buat semua jenjang sekolah

Ada pengurangan mata pelajaran (Seumpama TIK di SD)

Ada perlintasan stempel mata les

KN dan IPS di SD dipisah lagi

Cak semau perubahan jumlah jam pelajaran setiap ain pelajaran



2.


Prinsip ekspansi kurikulum pada dasarnya meliputi beberapa keriteria, jelaskan keriteria keseimbangan:


Jawaban,.,.,,.,:


a

.etika

Barometer keseimbangan Etika berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kemustajaban peserta tuntun dan lingkungannya.Kurikulum dikembangkan berdasarkan mandu bahwa peserta ajar memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia nan beriman dan bertakwa kepada Sang pencipta Yang Maha Esa, berakhlak mulia, segak, berilmu, elok, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta berkewajiban. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi petatar didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kekuatan peserta jaga serta petisi lingkungan. membentuk murid menjadi manusia beriman dan takwa dan berahlak luhur. Mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan berusul pendidikan agama.


b

. logika

Tolok keseimbangan Logika

berpusat sreg kepentingan (stakeholders) lakukan menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termaktub di dalamnya hayat kemasyarakatan, dunia usaha dan bumi kerja. Oleh karena itu, peluasan kecekatan pribadi, kecekatan berpikir, kelincahan sosial, keterampilan akademik, dan kelincahan vokasional merupakan keniscayaan.

untuk memperoleh kompetensi lanjut iptek serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, berlambak dan mandiri.


c

. estetika

Patokan keseimbangan Estetika

berfokus pada kemampuan mengapresiasi keindahan dan keselarasan

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu spirit dan isi kurikulum mendorong pesuluh didik lakukan mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan aji-aji wara-wara, teknologi, dan seni.


3.


Cara pelaksanaan kurikulum meliputi sejumlah keriteria, uraikan dan jelaskan  prinsip pelaksanaan KBK dan KTSP?


Jawaban.,.,.,,.,.:

Dalam pelaksanaan kurikulum di setiap eceran pendidikan memperalat prinsip-prinsip sebagai berikut.

a. Pelaksanaan kurikulum didasarkan puas potensi, perkembangan dan kondisi siswa didik untuk menguasai kompetensi nan bermakna bagi dirinya. Dalam hal ini petatar didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan bikin mengekspresikan dirinya secara adil, dinamis dan menyenangkan.

b. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar, adalah: (a) membiasakan untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk mengerti dan menghayati, (c) berlatih bagi berlimpah melaksanakan dan mengerjakan secara efektif, (d) belajar untuk spirit bersama dan bermanfaat bagi hamba allah lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melintasi proses pembelajaran nan aktif, rani, efektif, dan menyenangkan.

c. Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta ajar mendapat pelayanan yang bertabiat perbaikan, pengayaan, dan/atau percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisi peserta ajar dengan patuh mengamati keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik nan berukuran ke-Tuhanan, keindividuan, kesosialan, dan adab.

d. Kurikulum dilaksanakan intern suasana hubungan petatar didik dan pendidik nan tukar mengakui dan menghargai, akrab, mangap, dan panas kuku, dengan prinsip tut wuri handayani, ing madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada (di bokong menyerahkan daya dan kebaikan, di tengah membangun arwah dan prakarsa, di depan menerimakan contoh dan teladan).

e. Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, mata air belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekeliling perumpamaan sumber belajar, dengan prinsip alam takambang makara guru (semua nan terjadi, tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan dunia semesta dijadikan sumber berlatih, lengkap dan kamil).

f. Kurikulum dilaksanakan dengan mengefektifkan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan wilayah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh objek amatan secara optimal.

g. Kurikulum yang mencaplok seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan lokal dan ekspansi diri diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan.



4.


Qanun pendidikan Nasional no 22/2006 akan halnya standar isi menghampari apa sekadar?


Jawaban.,.,.,.,.,.,.:

Pelaksanaan Qanun Menteri Pendidikan Kebangsaan Nomor 22 hari 2006 tentang kriteria Isi bagi satuan pendidikan Sumber akar dan Menengah

Memuat :

    1. Rencana Pangkal Kurikulum

5 Keramaian mapel :

a.Agama dan Ahlak Mulia

b.Kewargane-garaan  dan Kepribadian

c. Iptek



d.


Estetika

e. Fisik Gerak badan Kesehatan

    1. Struktur Kurikulum

a. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan internal kompetensi yang harus dikuasai siswa dengan pikulan belajar yang tertera kerumahtanggaan struktur kurikulum

b. Merupakan transendental dan pernah matapelajaran yang harus ditempuh oleh siswa privat kegiatan pendedahan

c. Kompetensi terdiri berpokok Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan Patokan Kompetensi Lulusan (SKL)

d. Tanggung Lokal dan Pengembangan Diri merupakan bagian terintegrasi dari struktur kurikulum sekolah

    1. Beban Belajar

Beban sparing diartikan sebagai waktu nan dibutuhkan oleh peserta ajar lakukan mengimak kegiatan pembelajaran dengan sistem :



 Tatap Muka (TM)



 Penugasan Terstruktur (PT)



 Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT)

    1. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan



Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing asongan pendidikan



Sekolah dan Kepala Sekolah melebarkan KTSP dan silabus berdasarkan :

a.

Susuk dasar kurikulum, dan

b.

Standar kompetensi

5.

Kalender Pendidikan

Takwim pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran pesuluh didik sepanjang satu tahun ajaran.Takwim pendidikan mencakup mula-mula tahun ajaran, minggu efektif belajar, dan hari libur.


5.


Fungsi buku teks uraikan dengan jelas implementasi dan tuntutan rahasia wacana terhadap kurikulum?


Jawaban.,.,,.,:

Sebagai halnya kita ketahui signifikansi buku teks yaitu

sekumpulan tulisan yang dibuat secara sistematis weduk tentang suatu materi pelajaran tertentu, nan disiapkan oleh pengarangnya dengan menggunakan acuan kurikulum yang main-main.

Dari segi fungsinya, selain n kepunyaan kemujaraban umum sebagai  manusia buku, siasat teks memupunyai kemustajaban sebagai

(a) sarana pengembang bahan dan program internal kurikulum pendidikan,

(b) sarana pemerlancar tugas akademik hawa,

(c) alat angkut pemerlancar ketercapaian harapan penelaahan, dan

(d) sarana pemerlancar efisiensi dan efektivitas kegiatan pembelajaran.

Implementasi  siasat teks terhadap kurikulum, buku teks merupakan sajian bahan ajar yang menimang faktor

(a) tujuan pembelajaran,

(b) kurikulum dan struktur program pendidikan,

(c) tingkat perkembangan petatar sasaran,

(d) kondisi dan fasilitas sekolah, dan

(e) kondisi temperatur pengguna.

Aplikasi buku bacaan terhadap kurikulum. buku teks yaitu buku nan digdaya jabaran bahan ajar bidang tertentu, untuk jenjang pendidikan tertentu, dan pada kurun ilham tertentu pula.


6.


Uraikan dengan jelas  UUD yang mengatur  tentang limbung pengembangan silabus?


Jawaba.,.,.,,..,,.,:

1.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 waktu 2005 adapun Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat (2).

Sekolah dan komite sekolah, alias madrasah dan komite madrasah, mengembangkan kurikulum tingkat asongan pendidikan dan
silabusnya
berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan patokan kompetensi lulusan, di dasar supervisi biro kabupaten/kota yang bertanggung jawab di latar pendidikan bikin SD, SMP, SMA, dan SMK, dan departemen yang menindak urusan pemerintahan di latar agama untuk MI. MTs, MA, dan MAK.





2.

Ordinansi Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 musim 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20.

Perencanaan proses pembelajaran membentangi
silabus
dan rencana pelaksanaan penataran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi bimbing, metode indoktrinasi, sumur berlatih, dan penilaian hasil belajar






7.


Jawablah pertanyaan dibawah ini:


Jawaban.,.,.,..,.,.,.:


a.


 Apa komptensi yang harus dikuasai peserta?

Komptensi yang harus dikuasai siswa antara lain:



Sendang belajar ialah rujukan, alamat dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan penataran.





Sumber belajar dapat berupa alat angkut cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya.




Penentuan perigi membiasakan didasarkan pada patokan kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.





b.


Bagaimana kaidah mencapainya?

Cara mencapainya

Menerimakan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional




Memuat jalinan kegiatan yang harus dilakukan petatar

                        asuh secara berurutan bikin mencapai kompetensi pangkal



Penentuan bujuk kegiatan pembelajaran harus sesuai

                        dengan hierarki konsep materi pembelajaran



Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua elemen penciri yang mencerminkan manajemen pengalaman belajar peserta didik ialah kegiatan siswa dan materi.


c.


Bagaimana cara mengarifi pencapaiannya?

Cara mengetahui pencapaiannya dengan memonten atau memberikan penilaian

Penilaian ialah serangkaian kegiatan u
falak
cakrawala
u
k


memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar siswa jaga yang dilakukan secara berstruktur dan berkesinambungan, sehingga menjadi kenyataan yang bermakna dalam pemungutan keputusan.




Penilaian dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan ulang dan non pembuktian dalam susuk tertulis alias lisan, pengamatan prestasi, sikap, penilaian hasil karya berupa proyek atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.





8.


Ekspansi silabus, jawablah cak bertanya dibawah ini?


Jawaban.,.,.,..,.,:

Materi pokok/pembelajaran adalah granula-butir incaran pelajaran yang dibutuhkan oleh siswa bagi mencapai satu kompetensi dasar.

Mengenali materi kunci/pendedahan perlu mempertimbangkan



-Potensi peserta didik

-Relevansi dan karakteristik wilayah

-Tingkat urut-urutan fisik, intlektual, romantis, sosial, dan spiritual peserta didik

-Kebermanfaatan untuk pelajar didik

-Struktur keilmuan

-Aktualitas, kedalaman dan keluasan materi pembelajaran

-Relevansi dengan kebutuhan pesuluh didik dan tuntutan lingkungan

-Alokasi periode


b.


Kegiatan pembelajaran

Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melangkahi interaksi antar petatar ajar, peserta didik dengan master, lingkungan, dan mata air berlatih lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi

.





Asam garam belajar dimaksud dapat terlampiaskan melalui pendekatan pendedahan yang bermacam ragam dan berpusat lega siswa pelihara. Pengalaman Belajar memuat kecakapan atma yang mesti dikuasai murid didik.



Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh persilihan perilaku nan dapat diukur nan mencakup sikap, pesiaran, dan keterampilan




Indeks dikembangkan sesuai dengan karakteristik


pelajar didik, satuan pendidikan, dan potensi daerah




Digunakan sebagai dasar buat menyusun alat penilaian.

Sumber sparing yaitu rujukan, objek dan/atau bulan-bulanan yang digunakan cak bagi kegiatan penerimaan.



Sendang sparing dapat berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta mileu fisik, alam, sosial, dan budaya.


Penentuan sumber belajar didasarkan pada patokan kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan penelaahan, dan indikator pencapaian kompetensi.




Penilaian adalah serangkaian kegiatan u
n
t
u
k


memperoleh, menganalisis, dan memungkiri data adapun proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara berstruktur dan per-sisten, sehingga menjadi informasi yang berfaedah internal pengambilan keputusan.




Penilaian dilakukan dengan menunggangi tes dan non verifikasi kerumahtanggaan lembaga tersurat maupun oral, pengamatan kinerja, sikap, penilaian hasil karya berupa proyek atau produk, pemakaian portofolio, dan penilaian diri.




Keadaan-Situasi Nan PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENENTUKAN PENILAIAN
:

a.

Bagi mengukur pencapaian kompetensi peserta tuntun, yang dilakukan berdasarkan indikator


b.

Memperalat acuan patokan


c.

Menggunakan sistem penilaian terus-menerus


d.

Hasil penilaian dianalisis bagi menentukan tindak lanjut


e.

Sesuai dengan pengalaman membiasakan yang ditempuh n domestik kegiatan pembelajaran





9.


Segala apa pendapat anda tentang pentingnya menentukan kriteria komptensi dan komptensi pangkal dalam sebuah proses pembelajaran jika dikaitkan dengan hasil yang ingin dicapai?


Jawaban.,.,.,,,?

Begitu juga yang kita ketahui pengertian dari standar komptensi adalah:

sebagai satu ukuran atau tolok adapun siaran, kegesitan, dan sikap kerja yang harus dimiliki oleh seseorang untuk mengamalkan suatu pekerjaan maupun tugas sesuai dengan unjuk kerja yang dipersyaratkan.

Sedangkan pengertian berasal komptensi dasar adalah: yakni pernyataan paling kecil atau memadai tentang pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai- nilai nan direfleksikan internal kebiasaan berpikir dan bertindak sehabis peserta membereskan suatu aspek atau sub aspek mata pelajaran tertentu.


            Pentingnya menentukan barometer komptensi dan komptensi bawah dalam sebuah proses pembelajaran  jika dikaitkan dengan hasil nan ingin di capai oleh sendiri suhu membujur kemudahan diantaranya:

a.

Bagaimana mengerjakan satu tugas/karier.

b. Bagaimana mengorganisasikannya agar karier tersebut dapat dilaksanakan.

c. Apa nan harus dilakukan pron bila terjadi sesuatu yang berbeda dengan rencana sediakala. d.Bagaimana menggunakan kemampuan yang dimilikinya buat  menguasai masalah dan atau melaksanakan tugas/pekerjaan dengan kondisi yang farik.


10.


Apa pendapat anda adapun ?


Jawaban.,.,.,.,.,:


a.


Pentingnya belajar remidial?

Dengan adanya remidial seorang guru dapat memberikan umpan serong(penguatan) bagi pelajar didik, dan keuntungannya cak bagi peserta ajar disini bahwa pesuluh didik akan termotivasi akan semangat belajar karena dengan remidial peserta didik boleh mengetahui seorang, menilai sendiri keberhasilan intern proses belajarnya.


b.


Menentukan sumber belajar ?

Dengan menentukan sumber belajar sendiri guru dengan mudah memberikan pembelajaran terhadap petatar didiknya dan terjalin satu proses belajar yang efektif dan efisien.


c.


Dilaksanakan evaluasi?

Pentingnya dilaksanakan evaluasi untuk mengetahui mana peserta didik nan berhasil maupun tidak dalam proses belajar mengajar dan dapat menilai kualitas peserta pelihara dalam belajar.

Source: https://syaiyammaskur.blogspot.com/2011/12/rangkuman-soal-dan-jawaban-mengenai.html