Tanda Ain Dalam Al Quran

Di dalam Alquran, sering kita jumpai cap-tanda yang ditulis kecil, nan merupakan rambu-pancang internal pembacaan dan waqof (berhenti).

Berikut merek pancang-rambu tersebut dan artinya


م


Harus berhenti


لا


Dilarang berhenti


صلى


Disambung bertambah baik


قلى


Berhenti kian baik


ج


Dapat berhenti


؞؞


Boleh mengetem puas salah satunya cuma dilarang berhenti plong kedua-duanya


°


Lain boleh dibaca tahapan baik momen disambung atau berhenti


o


Dibaca pangkat detik berhenti dan dibaca ringkas ketika disambung


سكتة


Nongkrong sesaat tanpa bernafas dengan niat melanjutkan bacaan


تسهيل


Mengeluarkan bunyi antaraاdanهـ


امالة


Mengkhususkan suara antara bunyi fathah dan bunyi kasroh atau antara bunyi ا dan ى sehingga berbunyi [e]


نقل


Menjangkitkan harakat berusul lambang bunyi yang hayat kepada aksara yang mati


اشمام


Membaca kata :la ta’manna plong manuskrip Yusuf dengan kaidah didengungkan simultan mengerudungi bibir.


ن


Tera nun kecil ialah nun penghubung


ع



























ق
ف





ق







ز








ص

ط


Tanda satu ‘Mata :Adalah cap Ruku’, yaitu apabila Qori (Yang Mengaji Al-Qur’an)
plong sholat, dan ia bermaksud kerjakan Ruku’, maka bertambah baik untuknya ruku’ saat terserah tanda (‘Ain) ini, karena (‘Netra) ialah tanda-tanda sempurnanya Kisah atau Satu Pembahasan di dalam Al-Qur’an.





maksudnya adalah, lazimnya Para Hafidz (penghapal Al-Qur’an) mereka juga hapal tanda-cap baca nan ada di Al-Qur’an, nah…ketika mereka sholat, biasanya menjadi imam, jika mereka kepingin menyudahi bacaannya, maka Sebaiknya mereka menyudahinya pada ayat y

ang suka-suka tanda ‘ainnya, karena cap ‘ain itu merupakan batasnya pembahasan maupun suatu kisah.



lambang bunyi (kof bersambung dengan fa) adalah menyuruh untuk waqof,dan ma’nanya adalah ”Berhenti” dalam keadaan berhenti yang kecil-kecil, sesungguhnya stempel ini menunjukkan kian utamanya waqof daripada washol,tanda ini menunjukkan bahwa waqof itu makin berfaidah sreg maknanya.

abc (Kof) menurut pendapat kebanyakan Qurroo adalah tanda washol (Lanjut)dan boleh juga waqof (Mengetem).

huruf (Za), menunjukkan bahwa washol (Lanjur) itu lebih baik dari pada Waqof (berhenti).








abjad (shod) Adalah logo Rukhsoh (keringanan),maksudnya yakni apabila nafas pembaca mutakadim suntuk (tidak sanggup lagi) maka boleh memangkal puas cap shod ini, jika sudah berhenti, kita tidak teristiadat mengulanginya kembali kepada beberapa kalimat sebelumnya,langsung sekadar terus baca kalimat berikutnya.











huruf (Tho), merupakan tanda bagi waqof mutlaq, yaitu waqof nan tidak lazm dan juga enggak jaiz, bintang sartan kita dapat berhenti, boleh pula washol (lanjut).

Source: http://musthof.blogspot.com/2011/08/tanda-rambu-rambu-dalam-alquran.html