Tkk Mempunyai 3 Tingkatan Yaitu

Terdapat tiga tingkatan ibadah hamba kepada Sang pencipta SWT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Umat Islam punya tanggung melaksanakan ibadah perlu sesuai dengan ajaran dan tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Syekh Allamah Muhammab bin Umar an-Nawawi al-Banteni kerumahtanggaan Kitab
Syarah Kasyifah as-Doang Fi Syarhi Safinah an-Naja

menjelaskan bahwa seorang hamba memiliki tiga maqam atau tingkatan kerumahtanggaan ibadahnya.

Pertama, sendiri hamba yang mengamalkan ibadah dengan tata pendirian nan sudah lalu memenuhi permintaan syariat. Adalah ibadahnya telah memenuhi syarat-syarat dan rukun-rukun.

Kedua, seorang hamba mengerjakan ibadah dengan memenuhi permohonan syariat dan sira telah terendam dalam samudra maqam mukasyafah. Sehingga seolah-olah ia melihat Sang pencipta dalam ibadahnya. Ini adalah tataran atau maqam Rasulullah SAW. Sebagaimana Rasulullah bersabda; Aku menjadikan penghibur hatiku dalam shalat.

Ketiga, seorang hamba mengerjakan ibadah dengan manajemen mandu yang telah memenuhi aplikasi hukum, disertai dengan rasa diri terus diawasi maupun dilihat oleh Halikuljabbar. Ini ialah maqom muroqobah.

Penjelasan Syekh an-Nawawi tentang jenjang ibadah ini keseleo satunya didasarkan plong hadits Shahih Muslim. Hadits ini diriwayatkan berpunca Umar kacang Khattab RA nan menyaksikan Rasulullah SAW didatangi laki-laki nan berpakaian sangat ceria.

Kepada Rasulullah, laki-laki itu menanya tentang penjelasan Islam, iman, dan ihsan. Kemudian Rasulullah menjawabnya satu persatu pertanyaan maskulin itu di depan para sahabat.

Ketika ditanya akan halnya ihsan, Rasulullah menjawab; ihsan adalah kamu beribadah kepada Allah seolah-olah anda mengaram-Nya. Apabila kamu lain bisa melihat-Nya maka sepantasnya Yang mahakuasa melihat anda.

Syekh an-Nawawi menjelaskan, jika beribadah kepada Allah dengan situasi kamu tidak bisa melihat Allah. Maka beribadahlah kepada-Nya dengan keadaan yang meyakini bahwa Yang mahakuasa melihat ia.

Menurut Syekh an-Nawawi, saban berpangkal tiga maqom ataupun jenjang ibadah itu disebut dengan ihsan. Ihsan yang merupakan syarat sahnya ibadah hanya plong maqom mula-mula. Karena ihsan sreg maqom kedua dan ketiga adalah ihsan yang merupakan sifat yang cuma diberikan kepada orang-orang tertentu maupun khowas dan sangat langka bikin kebanyakan orang untuk memilikinya.

BACA Pun: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Source: https://republika.co.id/berita/q9th89320/3-tingkatan-orang-beribadah-termasuk-manakah-kita